I Miss You My Best Friend

I Miss You My Best Friend
16. Minta tuker tempat duduk



Mereka saling menatap penuh arti masing-masing, setelah itu Satria kembali ke bangku untuk mengerjakan soal yang sudah di bagikan oleh teman-teman sebayanya


Tanpa pikir panjang Satria mengerjakan soal itu dengan membuka catatan yang di berikan oleh ibu guru Elly


"Tulisan Elly masih terlihat sama seperti kita sekolah dulu. Masih rapi" gumam Sandra bertubuh Satria


Tiba-tiba saja ketika anak-anak sedang menatap lembaran soal ulangan dadakan tersebut, kepala sekolah mendatangi mereka ke ruang kelas untuk mengantarkan seorang siswi baru bernama Violin


"Perkenalkan nama saya Violin,"ucap Vio dengan senyum tipis


Semua mata pria memandang ke arah Vio yang sangat cantik dengan rambut bergelombang berwarna coklat mempesona setiap lawan jenis yang memandang ke arahnya


"Vio, kamu bisa duduk di bangku kosong di sebelah dia" tunjuk kepala sekolah


"Baik, Pak. Terima kasih" ucap Vio


Vio membulatkan matanya melirik tajam ke arah Aldi dengan tatapan yang sulit di artikan


"Kenalin gw Vio" ucap Vio


"Tadi kan lu udah kenalin diri di depan kelas! ngapain juga kenalin diri lagi" ketus Satria


"Iah sih barusan aku udah kenalin, tapi aku belum tahu nama kamu" ucap Vio menyodorkan tangannya


"Gw Satria" ucap Satria


"Astaga pria ini dingin sekali, tapi aku suka dia dari wajahnya yang tampan. Aku harus jadi pacar dia" gumam Vio


"Satria"panggil Bu guru


"Iah, Bu?" tanya satria


"Kamu tolong ambilkan semua soal ulangan teman-teman lain ya" ucap Elly


"Baik, Bu" ucap satria


"Dan untuk anak baru tolong kamu ambil ke sini ulangan dadakan ini serta kamu pinjam ke salah satu teman kamu catatan karena ini ulangan open book" ucap Elly


"Baik, Bu" ucap Vio


Vio pun mulai menuruti keinginan gurunya dan mengambil kertas ulangan lalu meminjam catatan ke salah satu teman di belakang tempat duduknya


"Hai, gw boleh pinjem buku catatan lu" ucap Vio


"Boleh, ini" ucap Rio


"Terima kasih" ucap Vio


Rio pun memanggil Satria pelan, namun Satria tak menggubris maka Rio pun menarik baju sebelah kiri


"Satria!!" panggil Rio dengan nada pelan


"Apa?"tanya Satria


"Tukeran tempat duduk, yuk!" ucap Vio


"Males, gw dah nyaman di depan sini "ucap Satria


"Ayolah tukeran, gw lagi ingin deketin si vio" bisik Rio


"Oh, jadi lu suka sama dia" teriak Satria


Mulut satria di Bungkal seketika oleh tangan besar Rio


"Bau tahu! paku bungkam mulut segala!" geram Satria


"Sorry deh abis lu nyebelin di suruh tuker tempat duduk nggak mau" ucap Rio


"Lu itu bodoh?! tempat duduk itu di atur sama kepala sekolah dan guru-guru di sini. Kita nggak bisa memilih! terima takdir saja," ucap satria sambil terkekeh


"Dasar nyebelin lu" ucap Rio


"Kalian ributin apa sih?" tanya vio


"Rebutin kamu" ucap Rio


"Hah?! serius?!" ucap Vio


"Becanda ini anak! nggak usah lu dengerin" ucap Satria


"Oh, yasudah," ucap Vio sambil meneruskan menulis kertas ulangannya


"Lu jangan bicara keras-keras lagi! nanti kedengaran dia kalau kita lagi membicarakannya" bisik Rio


"Iya-iya!!" ucap Satria mengangguk-anggukan kepalanya


bersambung ..


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua di sini...