I'M Sorry My Love

I'M Sorry My Love
Pukulan untuk Gilang!.



" Bagaimana bisa kau mengatakan kalau itu anakmu? Kau jangan percaya ucapannya, mungkin saja dia sedang mempermainkan mu." Ucap Theo Alison sulit mempercayai ucapan dari Neon barusan


" Aku sendiri yang melihatnya langsung, anak itu begitu mirip denganku. Dia adalah aku kecil." Ujar Neon.


" Itu tidak mungkin, aku berani pastikan itu bukan anakmu. Bukankah kau sendiri yang mengakuinya juga kalau kejadian malam itu kau tidak menyentuh wanita mana pun." Theo berusaha mengingat ucapan Neon lima tahun lalu.


Neon memukul kepalanya, pikirannya kembali mengingatkan pada bercak darah yang dilihatnya di kasur itu. "Gilang dan Keanu, aku harus menemuinya" guman Neon


" Dad? .." ucapan tidak jelas, sesaat sebelum Neon benar meninggalkan ruangan itu.


Dia kenapa lagi? guman Theo menatap kearah Neon yang perlahan menghilang dari hadapannya.


..


Neon mendesis kesal, saat tiba di Apartemen Gilang. Hampir sejam ia menunggu kedatangan Gilang namun tak kunjung datang. Dengan rasa kesalnya ia menendang pintu itu dengan sekeras mungkin, tiba-tiba orang yang masih tertidur nyenyak terbangun lantaran suara yang begitu merusak gendang telinganya. Neon melayangkan satu tinjuan pada perut Gilang. Ketika melihat Gilang yang tiba-tiba muncul dengan penguapan dimulutnya. Gilang menatapnya dengan banyak pertanyaan. "Neon, kau kenapa langsung menghajarku, apa salahku"


" Dari tadi, aku mengetok pintumu, tapi kau tidak membukanya. Aku hampir sejam menunggu mu diluar." Kesal Neon menyoroti Gilang yang terus memandanginya dengan cara yang berbeda. Yah; Gilang tidak bisa mengubris ucapan dari Neon, karena itu memang salahnya. Gilang adalah tipecal orang kalau tidur suka mendengarkan musik, atau memakai headset ditelinganya.


" Apa tujuanmu kau datang kemari?" Gilang menebak kalau tujuan Neon datang menghampirinya karena alasan yang sangat penting, apalagi dengan penampilan Neon terlihat begitu kacau.


" Kau harus jujur padaku, kalau kau sebenarnya sudah tahu bahwa wanita yang pernah aku tiduri kejadian lima tahun yang lalu adalah Ainsley?" ucap Neon dengan serius


" Neon, apa maksud mu, kau tiba-tiba datang, lalu membahas ini, bukankah itu kejadian dimasa lalu, untuk apa kau ungkit kembali?" Gilang menatap Neon


" Kau bilang untuk apa diungkit kembali" Neon kembali melayangkan satu pukulan tinju pada perut Gilang. "Kau sisa jawab? apakah kau tahu bahwa aku benar Pernah meniduri wanita lain, dan wanita itu ialah Ainsley." Neon menatapnya begitu serius dengan bermaksud agar Gilang menjawabnya dengan jujur


" Kau jangan berbohong, sedari dulu aku hanya berpura-pura bohong pada kalian, bahwa aku tidak pernah tidur dengan seorang wanita. Itu salah, nyatanya aku sendiri yang merasakannya bahwa aku nyata meniduri wanita. Dan kau bersama Keanu berani-beraninya membohongiku." Neon menggertak


Darimana dia tahu semua ini. Apakah dari Keanu? Awas kau Keanu. guman Gilang geram


" Kami berdua tidak tahu menahu mengenai itu, karena pada saat kejadian itu, kami juga sedang beristirahat dikamar lain." ucap Gilang kesal


Awalnya Neon mengada-ngada ceritanya, tapi setelah sesaat ia melihat ekspresi yang terpancar diwajah Gilang, membuatnya mulai curiga. "Aku akan tanyakan kembali pada Keanu, dan ku yakin Keanu tidak memiliki jawaban seperti dirimu." ujar Neon.


" Percuma saja kau tanyakan pada Keanu, sekarang Keanu sedang tidak berada di Negara ini. Aku sendiri juga tidak tahu, setelah putus dengan Carroll ia meninggalkan Negara ini, dengan alasan yang belum aku sendiri ketahui." Kali ini Neon bisa menebak ekspresi dari wajah Gilang. Yah; Gilang mengatakannya dengan jujur. Karena sebelum berangkat kesini, ia mencoba menghubungi nomor Hp Keanu namun tidak terhubung, dan ia mencoba menghubungi nomor telepon rumahnya, namun jawaban yang ia dapatkan sama persis dengan penuturan dari Gilang barusan.


Neon beranjak pergi karena percuma terus menerus, menginterview Gilang. Gilang tidak akan jujur padanya. Namun sebelum ia benar meninggalkan tempat itu, Gilang memanggilnya balik.


" Ada apa" tanya Neon bingung


Apakah aku harus jujur padanya? lebih baik aku jujur daripada dikemudian hari Gilang baru tahu, kalau aku sebenarnya adalah dalang dibalik perseteruan ranjang mereka, aku yang sudah mencobloskan keduanya. Guman Gilang bertanya-tanya


" Oke baiklah, akan ku ceritakan semuanya padamu. Tapi kau jangan marah." ucap Gilang memberi syarat karena sudah terlanjur takut


" Apa yang ingin kau katakan? asal itu berita yang baik, aku tidak akan marah." Neon masih terbawah suasana emosi


..


Dan Gilang mengatakan nanti siang yahh diteruskan. Gilang akan benar menceritakan semuanya. Authornya Gilang mau istirahat dulu! hehe ❤️Gilang janji 🤗 Terimakasih untuk semuanya