
Ainsley berlari tergesa-gesa ketika seorang pria yang tidak dikenalnya dengan pakaian yang sedikit beracak-acakan semakin mendekat kearahnya.
"Hey Nona? apa yang membuatmu takut! " Kata pria itu dengan berlari semakin mendekati Ainsley.
Ainsley hampir kehabisan nafas, suara nafasnya sekarang tidak teratur lagi. Dilihatnya sebuah mobil berwarna hitam yang terparkir di samping jalan itu, dengan cepat Ia berlari menyusup masuk kedalam mobil yang sedang terparkir itu. Ternyata di dalam mobil itu tidak sedang dalam keadaan kosong melainkan didalamnya nampak dua seorang pria muda.
"Kamu siapa? " tanya dari Gilang salah satu pria muda itu, tidak terlepas ia menampakkan wajah keheranannya.
"Tolong aku Tuan, aku dikejar-kejar oleh Pria yang tidak aku kenal! " Jawaban polos Ainsley
"Kamu pasti wanita penghibur yang berpura-pura pada kami, sehingga dengan mudahnya kamu dapat bertemu dengan Neon. " Kata Gilang tidak percaya
"Tidak Tuan! nama Neon itu pun sangat asing bagiku, aku tidak mengenalnya sama sekali!" Kata Ainsley yakin
"Mungkin dia benar!" Kata Keanu mulai menyahut
"Jadi kamu tidak mengenal Neon Alison!" kata Gilang dengan ketus
"Apa Neon Alison! matanya terbelalak kaget
A..ku sudah tahu Tuan."
" Jadi kamu sudah tahu dia siapa? jangan berpura pura lagi deh, cepat katakan apa maksud mu menyusup di mobil kami! " penekanan dari Gilang
Ainsley tidak meresponnya dan lebih fokus menundukkan tubuhnya untuk tetap bersembunyi dari pria bejat yang sedari tadi mengikutinya terus menerus.
Keanu menyalakan mesin mobilnya dengan melaju pada tempat dimana Neon telah berada.
Tidak membutuhkan waktu terlalu lama mereka tiba di sebuah kafe xxx. Gilang dan Keanu memasuki kafe itu, namun sebelum masuk kedalam, Keanu terlebih dahulu mengajak Ainsley untuk ikut bersamanya. tapi Ainsley menolak ajakan dari kedua pria muda itu, karena Ainsley menolak tawaran dari mereka dengan begitu mereka melanjutkan langkahnya untuk masuk kedalam kafe itu.
Didalam kafe terlihat jelas Neon sedang duduk disamping beberapa wanita. Bau alkohol sangat tercium dari tubuh Neon.
"Keanu? " sepertinya Neon mabuk !" Gilang terbawah rasa kepanikan dengan sahabatnya itu.
Keanu dan Gilang tidak banyak bercerita, ia mengusir wanita-wanita penghibur itu untuk segera menjauh dari tubuh Neon.
"Pergi sana! " dorongan tangan dari Gilang kepada wanita-wanita itu yang sengaja mendekati Neon.
Neon yang sudah tidak bisa mengontrol dirinya, ia justru tambah meminum minuman alkohol itu tanpa henti.
" Brakk!!...." Suara pecahan gelas yang sengaja dijatuhkan oleh Gilang.
Kegeraman Gilang meluap dengan melihat sahabatnya, seolah ada yang sengaja membuatnya mabuk seperti ini, ia membuat kegaduhan dengan melemparkan pecahan ketembok lantai sebagai tanda tidak terimanya.
Keanu semakin bingung dengan kedua sahabatnya ini, keduanya hampir memiliki sikap yang keras dan susah untuk mengampuni. Keanu yang memiliki sisi kelembutan, dialah yang selama ini selalu berusaha untuk menenangkan kedua sahabatnya ini. karena sisi kelembutannya ia berhasil menenangkan amarah Gilang dan kembali fokus untuk membawah Neon sebelum para media tahu kalau saat ini Neon sedang mabuk dan akan merusak reputasinya sendiri.
Neon sangat susah untuk ditenangkan rupanya orang yang menjebaknya telah menyimpan obat perangsang pada minuman Neon.
Orang itu benar-benar ingin merusak reputasi Neon! Geram Gilang
Gilang menyuruh Keanu untuk membawah Neon masuk kedalam kamar yang selalu menjadi kamar andalan mereka bertiga.
" Kamu mau kemana? " Keanu merasa heran dengan Gilang, yang sepertinya Gilang pada saat ini mencari sesuatu.
" Aku akan mencarikan obat untuk Neon! " kata Gilang melangkahkan kakinya keluar.
Ainsley kaget dengan seseorang yang telah membuka pintu mobil dengan begitu kasar.
"Cepat ikut Aku! " Gilang masih sulit untuk mengontrol emosinya.
" Kita mau kemana?" kata Ainsley menolak untuk pergi.
Karena Ainsley berusaha untuk menolak, Gilang membawa Ainsley dengan secara paksa hingga mereka tiba di mana Neon sedang terbaring kepanasan. Gilang kembali memaksa mendorong tubuh Ainsley sehingga tubuh itu benar-benar masuk dalam kamar sahabatnya itu.
" Maksud kamu apa dengan membawa wanita itu? kenapa kamu mengorbankan wanita itu kepada Neon? " tanya Keanu bingung dengan pikiran Gilang
" Hanya itu satu-satunya obat untuk Neon! " Gilang menjawab dengan singkat dan jelas menurutnya.
" Tapi kita tidak tahu wanita itu siapa! kita bisa mencarikan wanita lain saja! " Kata Keanu yang kurang setuju dengan tindakan yang diambil oleh Gilang
" Karena kita tidak tahu dia siapa, makanya aku memilihnya untuk t*dur bersama Neon. Bisa saja dia itu benar-benar wanita penghibur, lihat saja dia memasuki mobil kita dimalam seperti ini. Kata Gilang mengungkapkan ketidaksukaan nya pada Ainsley.
Keanu yang mendengarnya, ia sama sekali tidak bisa menentang kata-kata dari sahabatnya ini. " Terus bagaimana kalau Neon tahu, kita membuatnya tidur dengan wanita yang tidak dia kenal, kamu tahu sendiri kalau Neon tidak suka bermain dengan sembarang wanita. "
" Itu gampang kita menunggu saja hingga subuh dikamar sebelah, sebelum Neon bangun kita mengusir wanita itu pergi dari sini. " Kata Gilang seolah rencananya itu adalah benar.
" Bagaimana caranya? " penuturan dari Keanu yang seakan ragu dengan rencana dari Gilang.
" Setelah melakukan itu, pasti wanita itu tidak tidur semalaman, jadi kita akan menghubungi nomor hp Neon, dan yang pasti wanita itu yang akan mengangkatnya, dan kita akan menyuruhnya untuk keluar dari kamar itu. Sekalipun dia wanita matre yang memanfaatkan keadaan, kita membayarnya dengan nominal yang cukup tinggi, sehingga dia mau ikut rencana kita. Wanita mana sih, yang menolak uang seperti ini! apalagi wanita seperti dia!!" perkataan Gilang yang seolah-olah merendahkan.
Keanu cuman bisa mengangguk sebagai tanda setuju.
Otak Gilang benar-benar ada kelicikannya, namun dia sebenarnya sangat baik. Ia melakukan ini sebagai bukti kepeduliannya pada Neon! Mungkin inilah yang sering dikatakan oleh orang-orang di luar sana bahwa (Licik seperti ular, namun tulus seperti merpati). Batin Keanu kembali memikirkan rencana licik dari Gilang.
Tidak ada perdebatan lagi yang muncul diantara keduanya. dengan begitu mereka berdua pun akhirnya meninggalkan kamar yang ditempati oleh Ainsley dan Neon. Dan memilih untuk beristirahat di kamar sebelahnya.
.
.
.
.
.
Hallo Readers 🤗 untuk memberi dukungan pada Author, jangan lupa untuk Like, Vote dan favoritkan. Agar kalian tidak ketinggalan dengan episode-episode barunya.
Dan jangan lupa juga untuk memberikan masukan berupa komentar🙏biar Author kembali dapat belajar 🌻
.
.
Dan sepertinya Novel ini tidak update tiap hari, Author tidak bisa mengatakan kapan waktunya atau jamnya untuk update! karena selama Pendemi ini Author banyak pekerjaan diluar.
Tetap jaga kesehatan, dan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ada.
Mari berdoa dengan kepercayaan masing-masing sehingga corona ini segera hilang 🙏
Terimakasih semua 💋