I'M Sorry My Love

I'M Sorry My Love
Aku tidak pernah merebut pacarmu!



Ainsley mengembuskan nafasnya, bunyi-bunyian seperti barang-barang yang berjatuhan sangat menganggu pendengarannya dipagi hari. Dengan langkah penasarannya, langkahnya terhenti ketika mendapati Bert lagi sedang berdiri diatas kursi plastik. Rupanya Bert sedang ingin memasak, karena badannya yang masih pendek, maka ia menggunakan kursi plastik sebagai ganjalannya agar ia dapat sejajar dengan kompor itu.


" Bert..! apa yang kau lakukan?" teriak Ainsley yang cemas. Langkah kakinya segera ia percepat untuk menghampiri Bert.


" Mommy lambat bangun!" kata Bert dengan wajah dinginnya.


" Tapi kau masih kecil, kau tidak boleh sekali-kali menyentuh dapur, kenapa tidak membangunkan Mommy saja?" tanya Ainsley kesal


" Baiklah Mom!" Kata singkat Bert


Bert hanya ingin memasak sendiri, sebenarnya ia tidak membangunkan Mommy nya dari tidur, karena ingin membiarkan Mommy nya istirahat lebih banyak.


" Kau mau makan apa sayang?" kata lembut Ainsley, menyadari ucapannya yang barusan terlalu kasar.


" Aku tidak mau makan!" kata Bert cuek, langsung melangkah pergi meninggalkan Mommy nya.


Tidak ada pilihan lain, Ainsley hanya memilih untuk tinggal di dapur itu, dan membuatkan sarapan mereka. Bert kenapa kau seolah menjadi dewasa? Guman Ainsley


Sarapan itu telah siap dihidangkan, bahkan telah tersusun rapi diatas meja. Muncullah Bert yang telah rapi, segala perlengkapan sekolahnya sudah menempel pada dirinya.


" Sayang kau sudah siap?" Ainsley menghampiri tempat Bert berdiri, yang tengah berdiri tegap


" Iya...!" singkat sekali kata yang dikeluarkan oleh Bert.


" Sayang, simpan dulu ranselmu, Mommy akan suapin Bert makan!" kata Ainsley membujuk


" Aku tidak lapar Mom!" jawab Bert dingin. Bert mengambil ransel itu kembali dari tangan Mommy Ainsley untuk segera dipakainya lagi.


" Sayang jangan bohong sama Mommy, kau tidak benar lapar? lalu bagaimana dengan nasi goreng ini." Ainsley tetap berusaha membujuk Bert


" Mommy..?" kata Bert


" Iya sayang?" kata Ainsley menyerahkan satu piring nasi goreng pada Bert


" Mommy makan sendiri saja, Mommy? kan sudah tahu, kalau aku tidak lapar!" sikap dingin Bert


" Baiklah sayang! Mommy akan memakannya sendiri" Kata Ainsley menyerah, tidak tahu harus bagaimana lagi membujuk putranya itu. Terpaksa pun harus duduk sendiri memakan sarapan itu sendiri.


" Mom? kemari, biar aku memakannya!" kata Bert


Tidak ingin terus mengucapkan kata sepatah pun, takutnya nanti Ainsley salah bicara. Bisa-bisa moodnya Bert kembali makin dingin padanya.


Seperti biasanya, setelah mengantarkan Bert ke sekolah, ia pun tidak lupa untuk selalu hadir di kantor Algroup. Ia mendudukkan dirinya dibangku yang memang menjadi tempat tugasnya. Arka datang mengangetkannya ;Yah, Arka memang selalu usil pada karyawan-karyawan Algroup.


" Astaga! Arka kau mengangetkanku saja!" kata Ainsley mengelus dadanya


" Aku hanya penasaran dengan wajah jelek mu, ketika sedang kaget!" kata Arka ngeledek Ainsley


Candaan mereka berdua berhenti ketika melihat seorang wanita muda mendekat kearahnya. " Arka? Neon kemana? aku dari ruangannya, tapi aku tidak melihat Neon disana?" tanya Lita


" Maaf Lita! Sepertinya Tuan Neon hari ini akan datang terlambat!" Kata Arka


" Sejak dari dulu aku mengatakan, kau harus memanggilku nyonya muda, rupanya kau benar-benar ingin dikeluarkan dari kantor ini." Ancam dari Lita


" Maaf nyonya, aku tidak lagi mengulanginya." kata Arka menundukkan kepalanya.


Bukankah Tuan sudah putus? bagaimana bisa ia kembali ke kantor ini. Batin Arka


Meskipun Arka adalah orang yang usil pada karyawan lainnya, tapi ia juga adalah orang yang sangat penurut. Baginya yang paling ditakuti ketika Lita selalu menampakkan wajah di kantor itu. Beberapa tahun yang lalu, Hidupnya tentram-tentram saja, karena tidak ada lagi Lita memunculkan dirinya di kantor itu. Lita memang pandai menyembunyikan kesombongannya di depan Neon, semua karyawan tidak ada yang berani melaporkan tingkahnya, karena Lita berulang kali mengancam mereka termasuk Arka.


" Ternyata kau tidak hanya merebut Neon dariku, tapi kau juga berhasil kerja di kantor ini?" kata Lita


Neon memang mencintai Ainsley, bisa-bisanya dia mau memperkerjakan Ainsley, sedangkan aku berulang kali membujuknya selalu saja menolaknya, ini tidak bisa dibiarkan, meskipun Ainsley berhasil merebut Neon, tapi jangan sampai Tuan Theo Alison menyukainya juga. Aku harus mencari cara agar Neon membencinya. Batin Lita


" Aku peringatkan pada kau, aku tidak pernah merebut Neon darimu, wajar saja ketika aku berpacaran dengan Neon, karena kalian sudah putus!" Kata Ainsley tidak mau kalah


" Karena kau tidak tahu, kalau aku dan Neon sudah pernah tunangan, dan sebentar lagi kami akan segera menikah, tapi kau hadir sebagai pengacau dihubugan kami, kau benar wanita j*alang yang tak tahu diri!" Lita semakin geram dengan ucapan Ainsley


Kurang ajar, Ainsley semakin berani padaku! Batin Lita kesal


Lita berlari dengan cepat, ketika matanya melirik lift akan segera terbuka. Tapi ternyata yang keluar dari dalam lift itu bukan Neon melainkan Gilang.


Dia lagi, dia lagi! Guman Lita kesal


" Lita? Kau juga ada disini!" Kata Gilang memperhatikan Lita pass dihadapannya


" Kau kenapa ada disini?" tanya Lita menjauh sedikit dari tubuh Gilang


" Aku datang karena ada urusan dengan Neon, kau sendiri ada apa?" tanya Gilang penasaran, barusan lagi melihat Lita dikantor ini.


" Aku juga ingin bertemu dengan Neon, karena kami ingin membahas pernikahan kami." Kata Lita


" Tapi bukankah Neon sudah memiliki kekasih baru? dan kau mengatakan bahwa akan segera menikah dengannya?" kata Gilang kebingungan


" Aku juga bingung, aku sebenarnya sudah berulang kali menolak akan pernikahan itu, tapi Tuan Theo Alison terus memaksaku untuk terus menikah dengan Neon." Kata Lita berpura-pura sedih.


" Kau tenanglah, kau jangan sedih, nanti aku akan berusaha membujuk Neon." kata Gilang


Kau sungguh bodoh Neon, kenapa kau meninggalkan wanita sebaik Lita, dan lebih memilih wanita j*lang itu. Guman Gilang


" Kau tidak perlu membantuku, aku wanita jahat!" kata Lita berpura-pura dengan mengeluarkan air matanya.


.


.


.


Hallo🤗


Author minta maaf 🙏 atas kesalahan typo yang masih sering bertebaran.


Kemarin ada yang nanya masalah Ig Author. Kebetulan sekali aku baru buat akun baru; @Jee_Meca


Nah, teman-teman kalau ingin makin akrab bisa follow akun Ig Author. Nanti setiap informasi atau kendala ataupun hal-hal lainnya. Nanti Author cantumkan di Ig.


.


Terimakasih mau dengar 🤗🌻


Love you❤️


Tetap kirim komentar untuk saya, biar Author terus dapat belajar 🙏