
Aku sangat senang Sepertinya Dewi Fortuna Berpihak Pada ku, Dia menggiring aku ketempat ini dan mempertemukan Aku dengan Seorang yang Baik Hati.
ya..namanya Reno Pria yang berumur 30 tahun dan memiliki 2 Anak kembar yang lucu.
pria dermawan tetapi seorang Duda, nasib sepertinya tidak berpihak semua kepadanya, Dia memang pria kaya yang sukses tapi Dia Harus kehilangan Istrinya.
Aku mulai menjajakan kaki kembali ke kampus semakin menggebu di hatiku menggapai Cita-cita ku.
Aku harus Fokus dan Pintar membagi waktu, sehabis kuliah aku harus segera pulang dan mengerjakan Pekerjaan ku yang sesungguhnya yaitu menjaga si kembar.
Baru tiga hari aku melakukan pekerjaan ini tetapi Revi & Reva langsung Akrab dengan ku, dan aku pun seakan bertambah sayang dengan mereka yang lucu dan membuat hati damai karena senyum mereka.
Jika si kembar sudah tidur aku akan memakai sisa waktu ku untuk belajar.
Pak Reno tidak pernah mempermasalahkan cara ku mengerjakannya yang dia mau adalah agar Anak-anaknya tidak merasa terabaikan, sebab Reno merasa bersalah selalu meninggalkan mereka dengan kesibukannya di Kantor.
Yang aku kagum lagi dari Reno, dia tidak menilai diriku Buruk, bayangkan saja wanita seperti apa yang berkeliaran di tengah malam saat hujan deras, pasti semua orang yang melihat ku akan mencibir aku sebagai gadis yang tidak baik.
tetapi Pak Reno berbeda dia menolong ku dan tidak mencelakai ku walau kemarin sempat akan terjadi kehilafan dan dia segera minta maaf akan perbuatannya. Dia menolongku dan menawarkan untuk tinggal dan memberikan aku Pekerjaan ini.
aku sangat Senang dapat Bertemu orang yang menurutku sebagai Malaikat.
Tetapi yang masih membuat ku Bingung adalah kenapa Pegawai di Rumah ini seakan Menganggap aku Nyonya di Rumah ini.
dan mereka seperti telah lama mengenal ku seakan dulu aku pernah tinggal di sini.
Aku Sempat berfikir Revi & Reva merasa sangat nyaman denganku dan menganggap aku Ibu mereka.
aarrghh...Itu mungkin perasaan ku saja, anak-anak kan dapat menjiwai setiap orang yang benar-benar tulus sayang dengan Anak-anak itu yang ada di pikiran ku saat itu tanpa ada hal lainnya.
Aku senang dengan keadaan ku saat ini tapi disisi lain aku memikirkan keadaan Bibi Elma, apakah dia sehat?.
apakah Om Robert memperhatikannya ?.
Rasanya aku ingin Terbang dan menjemput Bibi Elma untuk tinggal dengan ku saat ini.
Reno mengatakan jika penghuni rumah ini tak Boleh tau Jika Istrinya telah meninggal, ntah apa maksudnya itu bukan urusanku pikirku keras.
hmm...Sepertinya Reva dan Revi sudah tertidur lelap, mereka masih Anak-anak jadi butuh jam tidur siang pikirku.
ooh..betapa malaikat ada di hadapannku saat ini.
ya.., Senyum mereka seperti malaikat bersih tak ada Dosa, betapa beruntungnya Ibu kalian Nak, memiliki Malaikat kecil seperti kalian.
lalu aku kecup kening mereka masing-masing.
Saat aku akan beranjak meninggalkan mereka Baju ku seakan ada yang menarik, ternyata sejak tadi tangan Revi menggengam Pinggir baju ku.
-Bersambung-
*hai...! Pembaca kesayangan semangati aku dengan LiKE, Comment dan Vote kalian yaa.. 😍😘😘
Baca juga karya aku lainnya "Jodoh..Aku Cinta Kamu" & "Penglihatan Sora" tetap tanamkan Semangat Membaca ya.. 🤗