I'm not Your Wife

I'm not Your Wife
Hilang Ingatan



Sudah hampir satu jam dan Operasi yang dilakukan Team medis belum menunjukkan Titik Terang.


Aira terus memohon dalam Doanya Agar Reno selamat dan Operasinya berjalan Lancar.


*Tuhan ampuni aku, aku yang bersalah bukan Reno, jangan Ambil dia.


Si kembar masih membutuhkan Reno Ayahnya.


Bukankah Reno adalah Malaikat yang Kau kirimkan untuk menolong dan Menjagaku.


Saat aku berdoa memohon seseorang untuk menolongku dan kau menghadirkan Reno ke hadapan ku.


Tolong Tuhan Aku butuh Reno, Jangan Ambil dia Aku mohon Kepada Mu.


Jangan kau Ambil lagi Orang-orang yang ku Cintai*.


Aira terus berdoa dalam Hatinya, berharap Tuhan menedengar Doanya.


Pintu Ruangan Terbuka dan Dokter yang menangani Reno keluar menemui keluarga Pasien.


Lani segera menghampiri Dokter tersebut.


"Dok, bagai mana Operasi Anak saya apakah Berhasil ?" tanya lani Cemas.


"Maaf Kami sudah berusaha Semaksimal Mungkin, kami sudah menyedot gumpalan darah yang ada di Otak Reno.


Nanti setelah sadar Kemungkinan Tuan Reno Mengalami kelumpuhan dan Sedikit Ingatan nya ada yang Hilang. "


"maksud Dokter bagaimana.? "


"Begini bu, pak Reno akan mengalami Retrograde Amnesia, yaitu tak dapat mengingat Memori yang baru terjadi setahun atau beberapa hari Lalu. "


Jelas Dokter yang menangani Reno.


"Tapi saya sebagai ibunya dan Anak-anak Reno apakah dia juga Akan lupa Dok.? " lani semakin takut akan apa yang menimpa Reno.


"Ibu tidak Usah khawatir, Untuk memori jangka panjang atau bagian Hidup pak Reno selama ini masih dapat di ingat, hanya kenangan Baru saja yang tidak dapat Di Ingat, dan ini bisa terjadi dalam waktu 1 atau 3 tahun lamanya. "


"Tapi.. anak Saya dapat Sembuh kan Dok, sebab hanya Reno anak saya yang saya punya.. " lani menangis dan tak sadar bersandar di Bahu Aira. "


"Ibu tenang saja, dengan Perawatan yang teratur dari keluarga, pak Reno bisa cepat Pulih dan Mengingat kembali, kelumpuhannya adalah bagian dari kerja syaraf nya di bagian Otak, jadi Pak Reno harus sering Terapi agar cepat bisa berjalan kembali. Saya permisi dulu, nanti setelah 15 menit pak Reno akan sadar dari efek bius nya."


Dokter dan para suster berlalu dari hadapan mereka.


Lani terus menangis dan sedih Aira memeluk nya dan mengusap Bahu lani agar lani sedikit tenang.


Tiba-tiba ponsel lani berdering.


"hallo Aswin, Reno.. hiks.. hiks.. Reno win."


"hallo kak, ada Apa dengan Keponakan ku Reno. "


"Reno..Lumpuh dan sekarang Kakak masih di Rs menunggu Reno Sadar. hiks..hiks.. "


"Ok, kakak jangan menangis, kakak kirim alamatnya Saya segera Ke jakarta hari ini juga."


Aswin adalah Adik dari Papa Reno yang juga menjalankan Bisnis keluarga Reno di Negara Asing.


Aswin memiliki Sifat yang Hampir sama dengan Reno, Bahkan Aswin sangat menyayangi Reno seperti Anaknya Sendiri.


Suster datang dan mengahampiri Mereka.


"Permisi Ibu, pak Reno sudah sadar dan sudah bisa di temui, silahkan"


lani pun Masuk dan tak mengatakan Apa-apa kepada Aira.


Hati kecil Aira ingin sekali menemui Reno dan melihat Keadaannya.


"Sabar ya Aira, mungkin Mama nya Reno masih kesal, nanti juga baik lagi sama kamu." Mira mencoba menenangkan hati Sahabatnya ini.


Sementara di Ruang Rawat Tempat Reno Terbaring.


Lani menghampiri Reno dengan isak tangis dan suara lirih.


"Reno.., Anak Mama, kamu sudah Sadar sayang.. "


"Ma.., apa yang terjadi sama Reno, arghh.. dan kenapa kaki Reno sulit di gerakkan dan Mati Rasa. "


"Amara Mana Ma, Keadaan Bayi kami Baik-baik saja Kan? "


Lani seakan bingung sesaat, tapi dia langsung teringat akan perkataan Dokter yang menangani Reno.


"kamu tenang saja, Amara Sedang di Rumah bersama Bayi kalian. "


Ternyata Ingatan Reno yang hilang adalah tentang kecelakaan Amara dan Kehadiran Aira serta si kembar yang menurut Reno masih Bayi.


Dalam ingatan Reno saat ini Amara baru saja melahirkan Si kembar dan belum terjadi Konflik diantara Amara dan Reno.


"Kamu istirahat saja ya sayang, besok pagi Om Aswin tiba di jakarta, mama sebentar mau ke bagian Administrasi dulu. "


Saat lani keluar dari Ruangan tempat Reno di rawat, Aira segera Menghampiri.


"Maaf tante.., boleh saya menemui Reno.? " tanya Aira dengan suara Lirih dan Air mata yang masih membanjiri pipinya.


"Aira ayo ikut saya, saya mau bicara 4 mata sama kamu, kamu teman Aira juga bisa ikut. "


Lani mengajak Aira dan Mira ke Kedai Coffee di sekitar Rumah sakit.


"Aira, kamu sudah dengar kan Dokter tadi bicara Apa, Saat ini Reno hanya Mengingat Amara dan si kembar ketika masih Bayi, sedikit pun Reno tidak mengingat mu. "


Aira menangis mendengar perkataan Lani yang terdengar sangat kejam, tapi itu adalah kenyataan menurutnya yang harus dia hadapi.


"Saya memohon bantuan kepada Kamu Aira."


Lani tiba-tiba menurunkan nada suaranya dan mengengam tangan Aira.


"Maaf tante, bantuan apa yang dapat Saya Bantu. " jawab Aira lirih masih dengan sedikit sesegukan.


"Kalau kamu mencintai Anak ku Reno, Maukah Kamu mengorbankan Perasaan mu..?" tatapan Mata lani kepada Aira seakan mengisyaratkan meminta Bantuan yang Sangat Berat sekali buat Aira.


"maksud tante bagai mana.? " tanya Aira penasaran.


"untuk sementara Jadilah Amara di Rumah Reno, Bahagiakan Reno dan Saya Akan Mengatur Semuanya"


"Tapi..Tante.. "


"Tolonglah Aira ini demi Reno dan Si kembar, tante yakin Cinta mu dapat meyembuhkan Reno, kalau kamu ingin Reno kembali kepada mu, buatlah Dia mencintai Mu lagi."


"Tapi.. Tante, yang di Cintai Reno Akhirnya Bukan Aku Aira, melainkan Amara Istrinya. "


Aira masih bingung akan Maksud dari Mamanya Reno.


"Aira Reno itu dulu menikah karena terpaksa untuk membalas budi seseorang, dan Tak pernah Mencintai Amara, pernikahan ini hanyalah sebagai tanggung jawab Reno kepada Amara karena Kebaikan Ayah Amara kepada Reno.


Jadi inilah kesempatan Kamu untuk memenangkan Hati Reno Kembali, Amara dan Aira hanyalah Nama, sikap lah dan Kasih sayang yang menunjukkan Rasa cinta itu Muncul. "


Mira mencoba menyadarkan Aira bahwa yang di katakan Tante lani benar adanya.


Dan inilah saatnya Aira akan terus Bersama Reno dan Si Kembar.


"bagai mana Aira, ini juga kebaikan Buat si kembar, Saya sangat setuju kamu dapat menjadi Menantu saya, maaf kemarin saya terbawa Emosi. "


"Lalu bagai mana saya memulainya. "


"Saya Akan Membuat Pesta pernikahan untuk kalian yang Reno tau Itu adalah Pernikahannya dengan Amara.


Dulu mereka hanya menikah di catatan sipil, Saya akan mengatur semuanya dan kamu akan menjadi Istri sah Reno anak saya. "


Aira menyetujui permintaan Lani, dan lagi pula Aira dapat bersama si Kembar dan Reno itu sudah sangat Cukup Buat Aira.


Bisik Aira dalam Hati.


*Amara maaf kan Aku jika aku mengambil Posisi mu menjadi Istri Reno juga Ibu dari si Kembar.


Kalau Kamu mendengar ku dari Atas sana, Kita sama-sama Mencintai Pria yang sama dan Aku akan membahagiakan nya*.


Hanya Cinta ini yang aku Punya, dan Aku tak ingin menyia-nyiakannya dan tak mau Membuat Waktu ku terbuang Sia-sia.


Trimkasih Kesayangan, Dukungan dan Vote kalian selalu aku tunggu ya.


Simak terus kelanjutannya ya. 💞