I Am The World's Most Famous Idol

I Am The World's Most Famous Idol
Bab 68. Prank Sukses



Didepan pintu Dokter sudah berhadapan dengan keempat member SmileFi dan Staf Candy Entertainment lainnya.


"Bagaimana dok?." Dengan buru buru semua orang langsung bertanya dengan kondisi Riandi.


Dokter tersebut menghela nafas dengan berat sebelum menjawab pertanyaan dari member SmileFi dan para Staf.


Mendengar helaan nafas dari dokter tersebut, Semuanya memiliki pikiran yang buruk di pikiran mereka semua.


Dokter menjawab:"Maaf, Saya sudah bekerja keras, Tapi takdir tetap memilih untuk membawanya."


Setelah mengatakan itu,Dokter pergi meninggalkan kerumunan dengan langkah yang berat.


Keempat member SmileFi terjatuh duduk bersamaan dengan wajah yang tidak percaya, Air mata tidak keluar dari mata mereka.


Karna mereka tidak tahu harus bagaimana mengekspresikan kesedihan mereka lagi.


Secara bersamaan kenangan tentang Riandi bermunculan di benak mereka,Kenangan Semenjak awal mereka melihat Riandi di acara survival, Kenangan Saat berkenalan dengannya ... Janji yang mereka buat bersama sama ... Perjuangan mereka selama 3 tahun ... Candaan yang dia buat ... Penyemangat untuk mereka ... Semua kenangan indah,sedih, Maupun tawa bersama Riandi mereka mengingatnya lagi.


"Hallo, Saya Riandi, Semoga kita bisa rukun bersama sama, Mohon bantuannya."


"Kalian adalah sahabat pertamaku."


"Aku menonton penampilan kalian berempat di Tv ... Wow sangat keren."


"Aku ingin semua orang mengkui diriku ... Bahwa aku juga ada didunia ini ... Mari sama sama mewujudkan impian kita."


"Eunji, Nyanyikan lagu untukku."


"Kau Liuzen, Tampan sekali."


"Hiro, Jangan selalu sedih ... Kau pasti bisa membuktikannya kepada orang tuamu ... Semangat."


"Hahaha, Ken jangan menyerah lawan dia ... Jangan kalah."


"Eunji,Liuzen,Hiro,Ken Saat kalian menari, Bawa rileks saja jangan terlalu dipaksakan ... Nanti tempo tarian juga akan sesuai dengan gerakan kalian."


"Semangatlah ... Perjuangan kami akan terbalaskan dimasa depan ... Semangat."


"Tetap tersenyum ... Walau dunia membenci."


"Mari buat janji di bawah api unggun ini, Mari kita gemparkan dunia K-Pop bersama sama dimasa depan ... Dan biarkan dunia mengenal kami berlima."


Mereka semua mengingat semua kenangan mereka bersama Riandi,Dan cara dia memanggil nama mereka.


"Eunji-Ah."


"Li Liuzen."


"Hiro-Kun."


"Yoy Ken."


Mereka berempat tanpa sadar tersenyum saat mengingat semua itu,Tapi dibalik senyum mereka terdapat kesedihan yang sangat dalam dan menyakitkan.Mereka tahu bahwa orang yang mereka anggap sangat penting, Sudah meninggalkan mereka untuk selamanya.


Mereka tahu,Bahwa tidak akan ada lagi Kakak yang akan menghibur mereka, Menyemangati mereka, Memberi mereka harapan, Dan kasih sayang seorang kakak yang sering mereka rasakan, Mulai sekarang mereka tidak akan pernah merasakannya lagi.


Karna orang yang memberikan semua itu sudah pergi meninggalkan mereka untuk selamanya.


"Kak Riandi!."


"Heee ... Eee ... Eee."


Tangis pecah dalam sekejap,Member SmileFi dan Seluruh Staf sudah menangis dengan kesedihan yang mendalam.


"Kenapa ... Kenapa ... Kau pergi meninggalkan kami ... Kita belum mewujudkan janji malam itu."


"Bukannya kau ingin semua orang mengkui dirimu? ... Itu semua belum terwujud ... Tapi kau sudah meninggalkan kami." Eunji berguman dengan isak tangis.


Member lainnya juga sangat sedih dan hanya dapat mencurahkan semua emosi kesedihan mereka lewat tangisan.


"Sudah ... Mari kita masuk kedalam lebih dulu ... Untuk melihatnya." Manejer Ody membangunkan Keempat member SmileFi yang terus menangis sedih.


"Baik." Balas dengan suara yang tersedu-sedu dari Eunji dan member lainnya.


Keempatnya menghapus air mata mereka,Dengan tubuh yang berat dan lemas, Keempatnya kembali berdiri dan mereka segera membuka pintu dan memasuki ruangan tersebut.Staf lainnya juga mengikuti dari belakang.


Saat semua orang masuk, Mereka hanya melihat tirai yang menutupi pandangan mereka kedepan.


Keempat member SmileFi memiliki pikiran yang heran, Tapi mereka tidak terlalu memikirkannya dan langsung membuka tirai tersebut.


Pandangan didepan mereka sangat membuat mereka terkejut dan bahagia, Yang mereka lihat adalah Riandi yang sedang berdiri menatap mereka dengan senyum seperti biasanya.


"Kakk..." Ken lah yang merespon lebih awal,Dia langsung memeluk Riandi dengan Erat.


Eunji,Liuzen Dan Hiro langsung tersadar dari keterkejutan mereka,Dan seperti Ken mereka bertiga langsung menghampiri Riandi dan memeluknya bersama sama.


Riandi yang menjadi sasaran hanya dapat menerima pelukan dari keempat member SmileFi."Kalian memelukku sangat erat ... Aku bisa mati jika seperti ini." Riandi mengeluh karna keempat member SmileFi memeluknya dengan sangat erat.


"Hiks ... Hikss ... Hikss."


Tapi bukan balasan yang dia dapatkan,Riandi hanya mendengar suara terisak-isak dari keempat member SmileFi.


Mendengar suara tersebut,Riandi berkata dengan nada menyesal." Maaf, Telah membuat kalian khawatir."


Riandi hari dapat merasakan betapa perhatiannya semua orang kepada dirinya,Dan juga membuat dia lebih merasa tanggung jawabnya sebagai leader semangkin banyak.


Dia tidak bisa melihat membernya bersedih seperti ini lagi,Dan dimasa depan dia tidak bisa dengan mudah menunjukkan sisi lemahnya kepada semua orang.


Hari ini dia tahu bahwa jika dia menunjukkan sisi lemahnya seperti Prank tadi,Maka akan berdampak buruk terhadap member maupun semua orang, Karna mereka mengkhawatirkannya.


Jadi dimasa depan Riandi tidak bisa dengan mudah memperlihatkan kelemahannya didepan member SmileFi.


Staf yang mengetahui Prank ini juga tidak lagi menyembunyikan gerakan mereka,Dan langsung memperlihatkan kamera mereka dan merekam secara langsung tanpa sembunyi sembunyi lagi.


Staf yang tidak tahu akan Prank ini, Bertepuk tangan, Mereka Bertepuk tangan karna Prank ini berhasil menipu mereka dan bertepuk tangan karna ini hanyalah sebuah prank.


Walaupun sedikit kesal, Tapi mereka lebih bahagia karna Riandi tidak akan meninggalkan mereka untuk selamanya.


"Prok."


"Prok."


"Prok."


Keempat member SmileFi juga melepaskan pelukan mereka.


Eunji yang masih memiliki bekas air mata,Berkata dengan kesal."Ahh ... Sepertinya aku membuang air mataku secara sia ... sia."


Liuzen juga menambahkan,Sambil menghapus air matanya"Imigesku juga rusak karna ini ... Huh."


Walaupun keduanya berkata seperti itu, Tapi terdapat senyum lega di wajah mereka.


"Haha ... Selamat karna sudah terkena Prank." Riandi tertawa setelah mendengar perkataan dari Eunji dan Liuzen.


Riandi yang sebelumnya mengharapkan bahwa keempat member SmileFi bakal sangat marah terhadapnya, Tapi dikenyataan sangat berbeda dengan harapannya.


Keempat member SmileFi dan semua orang yang terkena Prank bukannya marah, Tapi memiliki wajah yang lega dan bahagia karna mengetahui bahwa ini hanyalah sebuah Prank.


Disilain Hiro dan Ken masih tidak berhenti terisak-isak, Mereka bukan lagi sedih tapi bahagia dan lega.


Riandi yang melihat itu, Menepuk punggung mereka berdua." Haha, Sudahlah ... Aku masih ada disini."


Park Ji Hyeon yang diam juga berkata." Yahh, Sepertinya Prank ini sangat sukses ... Hahaha."


Park Ji Hyeon sangat bahagia dan melihat semua orang yang sangat perhatian satu sama lainnya, Inilah yang dia inginkan semua orang seperti keluarga sendiri.