
"Jadi ketua setuju, Riandi bagaimana apa kau mau?." Manejer Ain bertanya kepada Riandi yang masih makan.
"Apa itu acara Tv khusus untuk kami?, Itu hal yang bagus tapi aku tidak dapat memutuskannya sendiri." Walaupun Riandi dari tadi fokus makan, Tapi dia tetap mendengarkan perbincangan dari Park Ji Hyeon dengan kedua Manejernya.
"Kalau begitu panggil member lainnya,Kita akan mendistribusikannya sekarang agar dapat lebih cepat untuk syuting, Kita juga sedang berburu dengan waktu." Park Ji Hyeon berkata agar Riandi mengumpulkan member SmileFi lainnya yang terpencar sambil makan.
"Baiklah aku akan memanggil mereka." Secara perlahan Riandi berdiri dari kursinya,Dan berteriak."Hei,Siapa yang merasa member SmileFi kemarilah ada sesuatu yang ingin dibicarakan."
Setelah berteriak Riandi duduk,Dan melanjutkan makan makanannya yang sudah tersisa setengah.
Melihat tingkah Riandi,Park Ji Hyeon dan Manejer Ody dan Ain merasa pusing, Bagaimana bisa Riandi memanggil member SmileFi seperti ini.
Tapi selang beberapa saat mereka bertiga tercengang,Karna Keempat member lainnya yang sebelumnya terpisah Setelah mendengar teriakkan Riandi mereka datang satu persatu.
Melihat kedatangan member lainnya,Park Ji Hyeon merasa member SmileFi sangat patuh saat menerima panggilan dari Riandi.
"Ada apa? ... Kenapa kami dipanggil?." Duduk dibangku,Hiro bertanya dengan heran padahal dia masih ingin terus melanjutkan makan.
"Padahal dagingku sisa beberapa biji lagi." Ucap Ken dengan sedih,Tapi dia tetap duduk dengan patuh.
"Sudah duduk saja,Kau jangan terlalu banyak memikirkan untuk makan karna kami memiliki hal yang penting untuk dibicarakan." Sambil menyuap sesendok, Riandi berkata kepada Ken agar tida terus makan karna ada hal penting yang harus dilakukan.
Mendengar perkataan Riandi,Dan melihat mulut Riandi yang terus mengunyah makanan,Park Ji Hyeon merasa anak ini terlalu tidak tahu diri.
"Riandi, Seharusnya kaulah yang harus berhenti makan sekarang." Ucap Park Ji Hyeon dengan kesal, Padahal semua orang sudah meninggalkan makanannya untuk kemari tapi dia seenaknya makan.
"Ohw,Ini ... Sabar tanggung 5 suap lagi." Riandi bersiap untuk mengambil satu suap lagi tanpa memikirkan tatapan kesal dari yang lainnya.
"Cukup." Dengan begitu Park Ji Hyeon langsung merampas piring dan sendok dari Riandi,Dan memindahkannya kemeja yang lainnya.
"Ahh."
Melihat kepergian makanannya,Riandi merasa sangat menyesal padahal itu hanya tersisa beberapa suap lagi.
"Hahaha."
Member lainnya tertawa melihat Riandi yang tercengang saat melihat makanannya disita oleh Park Ji Hyeon.
Tanpa memperhatikan Riandi dan muram karna makanannya di sita olehnya,Park Ji Hyeon berkata kepada kelima member SmileFi." Baru baru ini aku mendapatkan proposal kerjasama dari Tranet, Sebelumnya sedikit tidak pasti tapi Manejer Ody dan Ain telah berkomunikasi langsung dengan petinggi Tranet dan benar mereka sangat tertarik untuk bekerja sama membuat acara realitas untuk kalian berlima."
"Dan Saluran TV Tranet adalah hal yang sangat bagus untuk promosi di korea maupun diluar korea karna setiap acara mereka bukan hanya ditayangkan di Tv, Tapi juga di Miyu Global, Sehingga sangat bagus untuk promosi."
"Dan aku setuju dengan kerjasama tersebut, Sekarang kita hanya perlu melihat tanggapan kalian berlima."
Mendengar penjelasan dari Park Ji Hyeon member SmileFi menganggukkan kepala mereka masing masing, Mereka berlima memiliki pikiran yang sama yaitu setuju.
Riandi yang sebelumnya sudah mendengar lebih,Berkata setelah memikirkan beberapa hal." Aku setuju saja, Tapi bagaimana caranya mereka akan menayangkan acara tersebut? ... Jika itu ditayangkan setiap satu Minggu sekali per satu episodenya itu adalah hal yang tidak bagus,Karna aku ingin setiap episode di tayangkan setiap 2 hari setelah pembuatannya, Jika proposal ku itu disetujui aku akan sangat mendukung program acara ini."
Riandi berkata seperti itu karna dia mempertimbangkan misi miliknya yang diharuskan MV Debut Mencapai 200 Juta dalam sebulan.
Dia tidak ingin melewatkan kesempatan mendapatkan bakat Composer yang sangat berguna untuk membuat lagu sendiri, Jadi Riandi tidak ingin acara ini ditayangkan sekali seminggu, Jadi Riandi Memberikan proposal agar acara ini dapat di tayangkan 3 episode dalam seminggu, Sehingga terdapat kesempatan untuknya Menyelesaikan misi tersebut lewat acara yang dibuat lewat kerjasama Candy Entertainment dan Tranet,
"Yah,Kami juga setuju dengan saran Riandi." Keempat member lainnya sangat setuju dengan proposal Riandi.Karna itu akan sangat bagus untuk grub mereka.
Keempatnya tidak terlalu banyak berbicara,Karna mereka tidak terlalu ahli dalam hal ini, Jadi mereka lebih memilih memberikan semua keputusan kepada leader mereka.
Setelah mendengar perkataan Riandi dan member SmileFi lainnya,Park Ji Hyeon sama sekali tidak ikut campur dan hanya mendengarkan saja.
Melihat bahwa Park Ji Hyeon sepertinya tidak masalah dengan proposal Riandi,Kedua Manejer Ody dan Ain merasa mereka harus berkomunikasi lagi dengan orang orang dari luar Tranet.
"Nah kalau begitu, Sepertinya aku harus menelpon petinggi Tranet lagi, Apakah mereka dapat menyetujui proposal yang kalian inginkan." Dengan pusing Manejer Ain berdiri dan meminta beberapa waktu untuk menelpon Petinggi Tranet untuk membicarakan keinginan Riandi dan lainnya.
Karna cukup bising disini,Manejer Ain pergi ke halaman belakang untuk berbicara dengan orang dari Tranet lewat handphone.
Melihat Manejer Ain akan mengurus pembicaraan tentang keinginan mereka, member SmileFi lainnya menunggu hasil pembicaraan tersebut dengan santai,Dan berbincang bincang dengan Park Ji Hyeon maupun Manejer Ody sambil menunggu.
Tapi Riandi tidak santai sama sekali karna ini adalah harapan satu satunya agar dia dapat menyelesaikan tugas Mv tersebut,Karna agar khawatir Riandi mencoba mengalihkan pandangannya ke televisi untuk menonton.
Saat melihat kearah televisi yang menyala,Riandi melihat bahwa acara ditelevisi berubah yang sebelumnya film drama tiba tiba berganti dengan berita tentang kecelakaan.
"Wah, Sepertinya ada kecelakaan yang menewaskan satu keluarga." Eunji juga melihat Televisi sama seperti Riandi.
Mendengar perkataan dari Eunji,Yang lainnya juga mengalihkan pandangan mereka ke televisi, Mereka secara bersamaan Menonton berita tersebut.
'Hari ini,Pada pukul 10 pagi terjadi sebuah kecelakaan bruntun di arus tol yang mengakibatkan satu keluarga meninggal karna kecelakaan ini,Keluarga tersebut baru saja tiba di korea karna habis dari luar negeri dan berniat untuk pergi ketempat tinggal mereka.'
'Saat diperjalanan sangat disayangkan satu keluarga tersebut menjadi korban dari kecelakaan beruntun sehingga merunggut nyawa mereka.'
'Dan ini lah foto dari korban dan beserta identitasnya."
'Kami mengucapkan bela sungkawa kepada para keluarga korban.'
Pembawa acara berita tersebut menjelaskan kronologi kecelakaan,Dan memperlihatkan beberapa foto korban dan indentitasnya.
"Sungguh na'as, Padahal anak mereka cantik dan sepertinya hampir seumuran dengan kita."Hiro melihat foto korban kecelakaan tersebut,Sangat menyayangkan saat dia melihat foto seorang wanita muda yang menjadi salah satu korban dari kecelakaan tersebut.
"Ya, Padahal wanita itu cantik,Sangat disayangkan." Liuzen juga sependapat dengan Hiro, Sangat disayangkan bahwa wanita cantik menjadi korban dari kecelakaan tersebut sehingga merenggut nyawanya.
"Dengan wajah itu yang cantik, Sama seperti member girl grub KPop, Sungguh Sangat kasihan, Dan Keluarganya juga korban dari kecelakaan ini." Ken juga menggelengkan kepalanya.
Karna wanita tersebut memiliki wajah cantik,Dan itu sangat cocok untuk menjadi seorang idol kpop dengan wajah cantiknya,Tapi disayangkan itu meninggal karna kecelakaan yang na'as.
Walaupun Park Ji Hyeon hanya diam,Tapi dari raut wajahnya dia juga kasian dengan korban kecelakaan tersebut.
Berbeda dengan reaksi Keempat member SmileFi dan Park Ji Hyeon yang kasihan dengan korban kecelakaan tersebut.
Riandi hanya dapat terdiam dan sebuah rasa perih seperti tertusuk/tersayat pisau dirasakan dihatinya, Setelah melihat foto wanita cantik yang menjadi korban kecelakaan tersebut dan melihat topi yang dikenakan wanita di foto tersebut ditambah nama korban yang tidak asing di telinganya.
"Riandi? ... Hey Riandi."
Park Ji Hyeon memanggil beberapa kali Riandi yang terdiam setelah mendengar berita tersebut, Tapi Riandi sepertinya tidak mendengarkan panggilan Park Ji Hyeon.