
Riandi dan Mina menuju ketempat gondola, Keduanya ingin naik ke Namsan Tower menggunakan gondola, Jika berjalan kaki mungkin akan sangat melelahkan karna jalan yang menanjak.
Jadi Riandi dan Mina memilih menaiki gondola.
Didalam gondola,Hanya terdapat Riandi dan Mina, Karna sudah sore pengunjung sudah sangat jarang, Sehingga hanya keduanya saja di dalam gondola.
Gondola secara perlahan bergerak menuju keatas namsan tower, Saat bergerak gondola agak berguncang, Dan pemandangan dari atas gondala agak tinggi.
"Apa Mina takut?."Riandi melihat Mina disampingnya yang memegang erat legannya saat gondola bergerak menanjak keatas.
Karna tidak ada seorangpun, Jadi Mina dapat secara terang-terangan untuk bergandengan tangan atau menempal pada Riandi.
"Iya, Aku sedikit merasa takut, Tapi pemandangan dari sini juga sangat bagus." Walaupun sedikit takut, Mina tetap mencoba melihat pemandangan dibawahnya lewat kaca gondola.
"Tak perlu takut."Riandi mengelus tangan Mina dengan lembut, Dan memberikan keberanian kepada Mina.
"Lihat itu ada Mina lainnya."Riandi menunjuk kesebuah banner iklan yang terpampang dengan jelas saat gondola melewati daerah tersebut.
Banner iklan tersebut memiliki gambar pinguin yang amat imut dan lucu sedang meminum sebuah jus.
"Itu bukan Mina, Itu adalah seekor pinguin, Memangnya aku terlihat seperti pinguin?."Mina membalas dengan bingung,Atas perkataan Riandi yang menyebut dirinya saat melihat pinguin.
"Iyah."Riandi menganggukkan kepalanya, Setelah itu menjelaskan."Aku berifikir Mina seperti pinguin, Sangat lucu saat berlari, Dan memiliki sisi yang imut, Seperti sebuah pinguin yang lucu."
"Pinguin?."Mina melihat ke gelang ditangan kanannya yang dibuatkan oleh Riandi, Mina melihat terdapat manik manik berbentuk pinguin di gelangnya tersebut.
"Jadi selama ini kak Riandi selalu mengatakan pinguin kepadaku, Karna itu?."Mina bertanya dengan penasaran, Karna semenjak dekat dengan Riandi,Sepertinya Riandi sangat sering menyebut dirinya seperti pinguin.
"Betul, Aku sangat menyukainya saat memanggilmu pinguin, Menurutku itu sangat imut"Riandi menganggukkan kepalanya dengan tegas, Sambil menatap wajah Mina di dekatnya.
"Kalau kak Riandi,Suka ... Gunakan saja panggilan itu kepadaku."Mina berkata sambil membalas tatapan mata Riandi.
"Tidak."Riandi menolak, Lalu melanjutkan."Walaupun aku sangat menyukai panggilan pinguin untuk mu, Tapi Mina tetap adalah Mina, Yang adalah kekasihku, Aku akan memanggilmu Mina saja." Riandi mengelus rambut hitam Mina yang lembut dan halus.
"Suka suka Kak Riandi saja." Mina menunduk malu, Tapi dia tidak mengelak sama sekali saat Riandi mengelus rambutnya.
Riandi yang melihatnya merasa bahagia, Mungkin hari ini adalah hari yang paling bermakna dan membahagiakan untuk dirinya.
Setelah beberapa saat, Gondola tiba dibagian Namsan Tower, Riandi dan Mina keluar dengan perlahan, Genggaman tangan mereka berdua juga dilepaskan setelah keluar dari Gondola.
Di Namsan Tower terdapat beberapa pengunjung yang sedang mengambil foto ataupun menikmati pemandangan dari ketinggian.
Dan karna di ketinggian suhu cukup dingin, Karna mendung ditambah dengan angin sepoi-sepoi yang membuat udara menjadi dingin.
Mina menjadi agak risih karna rambutnya terus tertiup angin, Dan juga dia cukup kedinginan walaupun sudah mengenakan pakaian lengan panjang.
Dikarenakan suhu musim dingin masih tersisa, Sehingga sore hari cukup dingin.
Saat Mina merasa terganggu dengan angin yang terus meniup rambutnya, Dan rasa dingin yang dia rasakan di tubuhnya.
Sebuah topi hitam tiba tiba diletakkan di kepalanya yang melindungi rambutnya untuk tidak berantakan tertiup angin sepoi-sepoi, Dan sebuah jaket hangat di letakkan di tubuhnya.
"Pakai saja topi dan jaket ku, Agar Mina tidak kedinginan." Riandi disamping berkata sambil meletakkan jaketnya di pundak Mina, Setelah memasangkan topinya di kepala Mina.
"Tidak usah kak Riandi, Kalau kak Riandi hanya menggunakan kaos saja ... Pasti sangat dingin."Mina langsung menolak karna Riandi hanya menggunakan baju kaos saja setelah memberikan jaketnya kepada dirinya.
Bahkan dia yang menggunakan baju lengan panjang saja masih kedinginan, Apalagi baju kaos, Pasti akan dingin.
"Terimakasih."Mina melihat Riandi yang terus meminta dirinya untuk menggunakan jaketnya, Hanya dapat menuruti keinginan Riandi.
Setelah menggunakan jaket yang diberikan oleh Riandi, Mina merasa lebih hangat dari pada sebelumnya.
"Bagus, Mari pergi ke tempat yang cocok untuk melihat pemandangan sekaligus berfoto." Riandi langsung senang melihat Mina yang menggunakan jekat nya.
Riandi dan Mina berjalan selama 1 Jam, Mereka berdua mengambil beberapa foto yang bagus, Dan juga Mina sangat bahagia melihat pemandangan kota Seoul dan juga pemandangan musim gugur dari atas Namsan Tower.
Mereka berdua sangat menikmati kebersamaan tersebut, Yang di sayangkan bahwa keduanya tidak dapat bergandengan tangan bahkan membuat beberapa jarak tertentu saat menikmati pemandangan bersama.
Karna pengunjung di Namsan Tower ada yang mengenali keduanya, Walaupun ada Mimi yang memblokir semua orang yang ingin mengambil foto keduanya.
Tapi Riandi tetap memilih untuk tidak menunjukkan kemesraan didepan publik, Mina juga sependapat dengan Riandi.
Riandi dan Mina berjalan ke area dimana terdapat gembok cinta yang populer di Namsan Tower.
Dikatakan jika sepasang kekasih menuliskan nama mereka berdua di gembok dan menggemboknya disini, Cinta mereka akan abadi selamanya.
Banyak orang yang melakukannya, Sehingga di area gembok cinta terhadap banyak gembok yang terkunci atau tergembok di area khusus yang telah disiapkan.
"Apa Mina tertarik untuk melakukannya juga?."Riandi berkata setelah melihat Mina yang tertarik dengan berbagai gembok yang terkunci,Dengan berbagai nama pasangan di gembok tersebut.
"Apa bisa?, Memangnya Kak Riandi membawa gembok?."Mina langsung bertanya dengan penuh harapan setelah mendengar perkataan dari Riandi.
"Aku tidak membawa gembok, Tapi ada toko khusus disini yang menjual gembok untuk para pengunjung."Riandi langsung mengajak Mina ke tempat toko yang menjual khusus gembok cinta untuk para pengunjung.
Mina memilih sebuah gembok berbentuk hati, Lalu Riandi dan Mina menulis nama mereka berdua di gembok tersebut, Setelah membayar, Riandi dan Mina mencari area gembok cinta yang agak sedikit, Untuk mengunci gembok cinta tersebut.
"Disini saja, Ini tempat yang cocok."Riandi berkata kepada Mina, Dan menunjuk ke area yang kosong di antara banyak gembok cinta.
"Oke."Mina langsung mengunci gembok cinta yang bertuliskan nama Riandi dan Mina.
Lalu membuang kunci untuk membuka gembok tersebut,Di tempat khusus untuk membuang kunci.
Setelah melakukan apa yang ingin dilakukan yaitu gembok cinta, Mina merasa senang.
Riandi yang berjalan di samping Mina, Memperhatikan senyum senang dari Mina, Dia sangat menyukai senyuman tersebut, Riandi merasa akan melakukan apapun demi mempertahankan senyuman tersebut untuk terus ada.
Riandi dan Mina bersenang-senang bersama di Namsan Tower hingga jam 5 sore, Sepanjang waktu ini, Riandi dan Mina sangat bahagia satu sama lainnya, Karna dapat melihat pemandangan indah dan juga bersama di waktu yang lama, Dan juga mengunci sebuah gembok cinta mereka disini, Agar cinta mereka berdua selalu abadi selamanya.
Riandi dan Mina turun kembali kebawah, Dan menuju ke parkiran bersama, Untuk mengambil mobil lali pulang ke Candy Entertainment.
Saat mereka berdua tiba di parkiran, Riandi yang ingin membukakan pintu mobil untuk Mina.
Tiba tiba dipeluk oleh Mina yang berada di depannya, Riandi yang sebelumnya merasa sedikit kedinginan, Langsung merasa hangat saat mendapatkan pelukan dari Mina.
"Terimakasih telah membuatku bahagia hari ini, Hari ini adalah hari paling membahagiakan untuk ku."Mina yang memeluk Riandi berkata dengan suara pelan dan penuh rasa kebahagiaan, Mina terbenam di dalam pelukan Riandi lebih dalam, Seperti sangat menikmati momen ini dan tidak ingin melepaskannya untuk beberapa saat.
"Sama sama, Hari ini juga sangat membahagiakan untuk ku." Riandi membalas pelukan dari Mina, Dia juga menikmati momen pelukan ini dengan sangat nyaman.
Setelah beberapa saat, Riandi dan Mina melepaskan pelukan masing-masing, Lalu Riandi membukakan pintu agar Mina masuk lebih dahulu kedalam mobil.
Setelah Mina masuk dan duduk, Riandi menutup pintu secara perlahan, Dan Riandi masuk kedalam mobil lewat pintu sebelah dimana tempat pengemudi duduk.
Riandi mengemudikan mobil menuju ke Candy Entertainment dengan lancar, Sepanjang perjalanan kembali suasana juga sangat membahagiakan dan penuh kesenangan.