I Am The World's Most Famous Idol

I Am The World's Most Famous Idol
Bab 185. Berangkat [S2]



Senin. Pukul 7 pagi.


Setiap member SmileFi membawa koper dan barang bawaan masing-masing ke parkiran agensi.


Setibanya mereka di parkiran, mereka langsung bertanya kepada staf yang sudah mulai merekam untuk Run SmileFi.


"Apa dua mobil ini yang akan kami gunakan?." Tanya Ken menunjuk kedua mobil berwarna merah dan hitam.


"Ya, itu dua mobil yang akan kalian gunakan."Jawab produser dari Run SmileFi.


Hari ini adalah hari dimana mereka memulai syuting untuk Run SmileFi, dan syuting sudah dimulai dari sekarang.


Syuting akan berlangsung selama 7 hari, yang akan memperhatikan keseruan member SmileFi saat berlibur sambil menghilangkan rasa penat mereka.


Mendengar penegasan dari produser tersebut, Liuzen langsung berkata."Siapa yang akan menggunakan mobil merah?, kalau tidak ada biarkan aku yang memakainya."


"Pakailah, aku dan Eunji akan menggunakan mobil hitam itu." Balas Riandi, sekaligus menetapkan teman yang akan satu mobil dengannya.


Karna terdapat 2 mobil, maka akan dibagi menjadi dua, yaitu satu mobil akan ada yang berdua atau bertiga.


"Baiklah, kami bertiga akan menggunakan mobil merah." Ucap Liuzen dengan setuju.


Setelah menetapkan kendaraan masing-masing, mereka berlima menaikkan semua barang bawaan ke bagasi mobil.


Dalam perjalanan ini Riandi membawa koper yang berisi pakaiannya, gitar, tas yang berisi laptop ditambah alat instrumen sederhana, dan barang yang dia anggap penting untuk di bawa.


Member lainnya juga membawa barang masing-masing yang ingin mereka bawa.


Setelah menaikan semua barang bawaan mereka, member SmileFi masuk kedalam mobil yang sudah ditentukan.


Di mobil merah, Ken yang akan menyetir, dengan Liuzen duduk di bangku samping Ken, dan Hiro duduk di bagian tengah.


"Hati hati mengemudikan mobilnya Ken."Riandi berkata kepada Ken sebelum masuk kedalam mobilnya.


"Tenang saja kak Riandi." Ken menaikkan jempolnya sebagai pertanda mengerti atas perkataan Riandi.


Riandi langsung masuk kedalam mobil, dan dia yang akan mengemudikan mobil hitam menuju tujuan.


Di dalam mobil sudah terdapat 3 kamera, yang pertama menyorot ke Riandi, yang kedua menyorot ke Eunji, dan yang terakhir menyorot keduanya secara langsung.


Dan di mobil lain dikarenakan terdapat 3 member, jadi terdapat 4 kamera yang telah siap menyorot ke setiap member SmileFi.


Saat semua member telah masuk kedalam mobil, welkitelky yang telah di siapkan oleh staf, mengeluarkan suara.


"Kalian berlima bisa menggunakan gps untuk menuju ke lokasi, dan walkie talkie ini berfungsi untuk kalian berkomunikasi dengan member di lain mobil."


Suara produser terdengar dari walkie talkie. Yang mengatakan beberapa hal tentang perjalanan mereka menuju Gangwon-do Chuncheon.


"Baiklah kami mengerti." Balas Eunji setelah mendengar arahan dari produser .


Karna Riandi sedang menyetel gps, jadi Eunji lah yang membalas penjelasan dari produser.


"Kami mengerti." Suara Hiro juga terdengar sebagai jawaban.


Setelah selesai menyetel gps, Riandi langsung mengemudikan mobil keluar dari parkiran, diikuti dengan mobil merah yang di kemudikan oleh Ken.


Dalam sekejap kedua mobil langsung meninggalkan Candy Entertainment, dibelakang mobil member SmileFi, terdapat 2 mobil lain yang terdiri dari staf, produser bernama Baek Ji, dan kedua menejer SmileFi.


Baek Ji adalah sutradara yang sangat hebat,sudah banyak acara yang dia sutradarai sukses, dan kali ini Baek Ji akan menjadi produser bagi acara Run SmileFi,Time To Tweysni, dan House Vioni. Dan usulan untuk berlibur sekaligus syuting adalah usulan dari Baek Ji, jadi setiap konten akan disarankan oleh Baek Ji dan sekaligus jalannya proses syuting.


Walaupun terdapat staf dan manejer yang ikut, tapi saat tiba di villa, kelima member SmileFi hanya akan mengandalkan diri mereka masing-masing. Staf dan manejer akan membantu di beberapa hal penting saja.


.....


"Karna berangkat pagi, aku tidak sempat untuk sarapan, yang membuat perutku terasa lapar." Liuzen berkata sambil melihat ke arah Ken yang sedang mengemudi dengan serius.


"Sama, aku juga lapar ... Kau tahu, tadi malam aku hanya makan sedikit saja." Balas Ken tanpa menoleh ke arah Liuzen.


Mendengar obrolan dari Liuzen dan Ken, Hiro yang sedang bermain handphone di bangku tengan, berkata setelah menaruh handphonenya."Jika kalian lapar, lebih baik makan kimbab, tadi disiapkan oleh ibunya Eunji, untuk kita di perjalanan."


"Wuah benarkah?."


"Ya."


Hiro mengambil bekal kimbab yang telah dibuatkan oleh ibu Eunji, yang datang pagi pagi ke agensi untuk membawakan bekal kimbab untuk mereka.


Di dalamnya terdapat 10 kimbab yang tersusun dengan rapih.


"Daebak lah, ibu Eunji sangat perhatian dengan kita."


Liuzen mengambil dua kimbab dari bekal tersebut, lalu memasukkan satu ke mulutnya, dan menyuapkan satu untuk Ken yang sedang mengemudikan mobil.


"Rasanya sangat enak." Puji Ken langsung setelah menelan sepotong kimbab kedalam perutnya.


"Benar, kimbab nya sangat enak." Hiro juga setuju, setelah memakan satu.


Liuzen mengambil walkie talkie, lalu berkata setelah menekan tombolnya."Eunji, kimbab yang dibuatkan oleh ibu sangat enak."


Di mobil lain, Eunji langsung membalas pesan dari Liuzen."Benarkah?, baguslah kalau kalian menyukainya."


Eunji dan Riandi juga sedang sarapan menggunakan kimbab yang sama dengan member lain.


Seperti Ken, Riandi juga disuapi oleh Eunji, karna Riandi sedang fokus dengan mobil yang dia kendarai.


"Kimbab nya sangat enak." Riandi juga memberikan pujian atas kimbab buatan dari ibu Eunji.


"Ibuku memang yang terbaik dalam membuat kimbab." Balas Eunji dengan bangga terhadap keahlian ibunya dalam membuat kimbab.


Setiap member SmileFi sarapan menggunakan kimbab tersebut, mereka berhenti makan setelah merasa kenyang.


Di mobil, Eunji menyetel lagu Zero O Clock yang adalah salah satu lagu dalam album comeback mereka.


Riandi juga menikmati lagu tersebut sambil mengemudikan mobil sesuai jalur yang diperlihatkan di gps.


♬Kembali kerumah♬


♬Berbaring di tempat tidur♬


♬Coba berfikir♬


♬Apakah ini salahku?♬


♬Di malam yang menyesakkan, kulihat jam, sudah hampir pukul 00.00♬


♬Akankah ada yang berubah?♬


♬Sepertinya tidak mungkin♬


♬Tapi setidaknya hari ini akan berakhir♬


♬Ketika jarum detik dan jarum menit bertemu di satu titik♬


♬Dunia menahan nafasnya sesaat♬


♬Zero O Clock♬


"Riandi, aku selalu tidak dapat menahan kagum mendengar lirik lagu ini." Ucap Eunji dengan kagum, sudah sering dia mendengarkan lagu ini, tapi tetap saja. Dia tidak dapat berhenti kagum saat mendengar lirik tersebut.


Terutama di bagian 'Ketika jarum detik dan jarum menit bertemu di satu titik. Dunia menahan nafasnya sesaat.'.


Menurut Eunji lirik tersebut sangat indah dan sangat bermakna. Eunji sering berifikir bagaimana bisa Riandi memikirkan lirik seperti itu?. Itu sangat mengagumkan.


"Aku juga tidak pernah tahu, bagaimana bisa tiba tiba aku memikirkan lirik tersebut. Inspirasi untuk lirik lagu ini secara tiba-tiba muncul saja dalam pikiran ku." Jawab Riandi sambil terus mengemudikan mobil.