
Keesokannya...
Di asrama Riandi dan member SmileFi, Terdapat beberapa staf yang memegang kamera di setiap tangan mereka.
Dan dibagian tengah asrama sudah tertata cukup rapi dan semua orang berkumpul disana untuk mempersiapkan dimulainya acara Realitas Daimond Private Life SmileFi.
Syuting akan dimulai diruangan tengah asrama Member SmileFi,Kanra ini adalah acara realitas yang menunjukkan kegiatan sehari-hari dan keseruan member SmileFi, Jadi syuting dimulai dari asrama mereka berlima.
Karna Riandi adalah sutradara acara ini,dan juga salah satu dari member SmileFi jadi harus ikut syuting, Jadi membuat yang mengucapkan dimulainya syuting bukanlah dia tapi sutradara penggati yang akan mengambil tugas syuting acara ini.
Jadi bisa dibilang Riandi hanyalah menyiapkan konten dan alur cerita apa saja yang akan dilakukan pada syuting Daimond Private Life SmileFi.
"Oke semua orang bersiap, Dalam hitungan ketiga kita memulai syutingnya."
"1"
"2"
"3"
Setelah mendengar aba aba dari produser tersebut, Semua staf diam dan mereka melakukan pekerjaan mereka masing seperti merekam dengan kamera maupun membatu dari belakang member SmileFi yang berada di depan kamera.
"One Million Smile, Hallo kami SmileFi." Kelima member SmileFi membungkuk dan memperkenalkan grub mereka didepan kamera.
"Ini adalah acara realitas pertama kami dan juga acara pertama yang kami miliki akan ditayangkan ditv, Jadi semoga kalian semua menyukainya." Ucap Riandi dengan profesional didepan kamera.
"Sekarang kita berlima masih berada diasrama dan ini adalah ruangan tengahnya, Yah agak sederhana tapi sangat cukup untuk kami hidup berlima."Kata Eunji sambil memperlihatkan seisi ruangan tengah asrama mereka.
Mungkin karna ini adalah acara pertamanya yang akan di tayangkan ditv membuat perkataan dari mulut Eunji agak kaku.
Walaupun acara Daimond Private Life SmileFi tidak disiarkan secara langsung, Tapi tetap saja membuat Eunji cukup susah beradaptasi dengan cepat.
Mendengar perkataan Eunji yang masih agak kaku dan belum bisa beradaptasi, Riandi tertawa dan berkata." Hahaha,Jangan dengarkan perkataanya, Eunji masih belum terbiasa karna ini adalah acara realitas pertamanya yang ditayangkan di Tv."
Tidak seperti Eunji,Riandi bahkan tidak kaku sama sekali, Seperti seseorang yang sudah terbiasa dengan acara realitas Tv seperti ini.
"Hahaha, Maaf, Benar aku masih belum beradaptasi dengan ini." Eunji berkata dengan suara agak malu.
"Pfft, Bahkan vokalis utama kami bisa kaku juga saat berbicara, Ha-ha." Ejek Liuzen sambil tertawa senang.
"Cih, Diam saja kau, Liat saja nanti apa kau masih bisa berbicara saat berada dihadapan jarum suntik, Dasar penakut." Balas Eunji dengan tatapan panas kepada Liuzen.
"Apa kau bilang!! ... Sudah aku bilang aku tidak taku hanya terlalu trauma." Tanpa basa-basi lagi Liuzen langsung menyerbu kearah Eunji dengan kesal karna diejek penakut oleh Eunji.
Dan seperti kemarin keduanya langsung berantem seperti seorang bayi, Dan membuat staf yanh berada di belakang layar tertawa kecil melihat tingkah keduanya.
"Pukul dia ka--." Ken yang melihat kedua hyungnya kembali ribut, Sangat ingin melontarkan beberapa kata kata kompor, Tapi mengingat kejadian kemarin yang malah dia menjadi bahan siksaan keduanya setelah mengucapkan beberapa kata kompor untuk keduanya, Jadi membuat kata kata kompor Ken tertahan dimulutnya.
"Hahaha, Ini sudah biasa dikalangan member, Jadi para penonton bisa membiasakan diri terlebih dahulu, Mungkin beberapa episode kedepan akan ada lagi kejadian seperti ini, Mohon biasakan lebih awal." Ucap canggung Hiro kedepan kamera.
Tidak seperti Hiro yang langsung canggung melihat bahwa diawal episode 2 orang udah bertingkah aja, Riandi yang seorang Leader hanya diam bahkan duduk menonton Eunji dan Liuzen yang ribut seperti bayi kecil, Sambil memakan snack yang entah kapan sudah berada ditangannya.
Melihat bahwa tidak ada yang memisahkan kedua orang itu, Para Staf merasa bahwa sepertinya perjalanan untuk syunting acara ini akan sangat menyulitkan mereka.
Tapi ditengah Keributan Eunji dan Liuzen,Riandi yang sedang makan snack tiba tiba terbatuk dengan keras dan sangat sangat alami seperti bukan bohongan sama sekali.
"UHuk!."
"UHUK!!.
"Agrhh,Sial aku tersedak bumbu cabe keripik ini, Panas...." Batin Riandi sambil menahan rasa panas ditenggorokannya karna bubuk cabe tersebut.
Ini bukanlah akting untuk Prank sama sekali, Ini benar benar alami dari raga Riandi.
Saat dia sedang asyik menonton Eunji dan Liuzen yang terus ribut seperti anak balita,Riandi tidak sengaja tersedak bumbu halus cabe dari keripik yang diamakan, Sehingga membuat dia terbatuk batuk dengan sangat keras.
Tapi dimata member SmileFi batuk Riandi menandakan bahwa sepertinya penyakit Riandi masih ada dan semangkin buruk setelah mendengar batuk yang sangat keras dan perih sebelumnya.
Dan dimata kedua manejer dan staf yang mengetahui prank, Batuk Riandi sangat alami dan mereka memuji Riandi didalam hati mereka karna dapat mengeluarkan batuk yang sangat sangat alami seperti orang yang sakit parah.
Jika Riandi mengetahui pemikiran kedua manejer dan staf yang mengetahui prank, Mungkin dia akan langsung kesal karna batuk sebelumnya memang tidak dibuat buat oleh Riandi, Batuk tersebut mengandung penderitaan tenggorokannya karna tersedak bumbu cabe yang sangat pedas.
Tapi Riandi tidak mengetahui bahwa batuknya yang sebelumnya, Menambah kekwatiran member SmileFi kepada dirinya.
Dan membuat Eunji dan Liuzen juga memberhentikan keributan mereka,Dan mereka berempat secara serentak memandang Riandi yang seperti sedang menahan rasa sakit di tenggorokannya.
Memang benar Riandi sedang menahan rasa ditenggorokannya tapi itu bukanlah rasa sakit tapi rasa pedas campur panas karna bubuk cabe.
"Apa kau tidak apa apa kak?." Tanya Ken dengan khawatir, Tapi tangannya dan perutnya sama sekali tidak khawatir karna tangannya mengambil snack milik Riandi dan memasukkannya kedalam mulutnya sambil bertanya dengan khawatir ke Riandi.
Tindakan Ken yang seperti itu langsung membuat member lainnya tercengang bahkan Riandi terkejut dengan Operasi cepat dari tangan Ken yang mengambil snack miliknya.
"Bisa bisanya kau tetap makan!!." Liuzen langsung merebut snack tersebut dari tangan Ken.
"Yahh, Padahal itu sangat enak." Ucap Ken dengan sedih melihat snack keripik pedas tersebut direbut oleh Liuzen
Setelah mengambil snack tersebut dari tangan Ken, Mulut Liuzen Hiro mengeluarkan suara renyah seperti sedang mengunyah sesuatu yang renyah.
"Krakg ... Kragk."
Ternyata setelah Liuzen mengambilnya,Dia penasaran melihat keripik yang pedas jadi dia mencobanya tapi dia langsung ketagihan.
Dan Hiro yang berada disamping Liuzen juga penasaran jadi dia ikut mencobanya,Dan hasil akhirnya sama dengab Liuzen dia juga ketagihan.
"Ternyata kalian berdua sama saja seperti Ken." Melihat Liuzen dan Hiro malah yang lanjut ngemil Snack Riandi, Eunji langsung marah dan menyita snack tersebut dari keduanya.
Tapi selang beberapa detik saja dari mulut Eunji suara renyah juga terdengar.
"Krakg ... Krakg."
"Wuah snack ini sangat enak." Puji Eunji dengan wajah ketagihan,Dan wajah Sebelumnya marah terhadap Liuzen dan Hiro langsung menghilang.
Melihat bahwa keempat temannya teralihkan hanya dengan sebuah Snack saja membuat Riandi merasa dirinya tidak seberharga sebungkus kripik pedas yang sudah menyedak nya.
Jadi dia langsung berdiri dan merebut snack miliknya dari Eunji, Setelah itu Riandi berjalan kearah salah satu kamera dan berkata.
"Ini adalah Snack Cit#### ... Keripiknya pedas nampol bahkan bisa bikin kalian ketagihan, Mantap."
Riandi mengiklankan produk jajanan tersebut dengan sangat tiba tiba, Dan membuat keempat member SmileFi dan juga semua staf yang berada dibelakang layar tercengang dan tidak tahu harus merespon bagaimana lagi karna tindakan Riandi yang terlalu tiba tiba.
"Untuk bos Snack Cit####, Jika berminat mencari brand ambassador, Bisa hubungi kami ... Terimakasih." Riandi mengatakan kalimat terakhirnya dan langsung kembali duduk seperti semula.
Saat semua orang mendengar kalimat terakhir Riandi, Mereka langsung terjungkal terbalik karna sangking terkejutnya dengan perkataan Riandi.
Ternyata Riandi bukan tanpa sebab mengiklankan produk jajanan tersebut, Tapi memiliki tujuan tersembunyi yaitu agar bos snack tersebut menghubungi mereka untuk menjadikan grub SmileFi sebagai brand ambassador produk snack tersebut.
Sungguh pemikiran yang sangat pintar, Pikir semua orang setelah mengerti maksud dari tindakan Riandi yang tiba tiba sebelumnya.