
Dengan tegas Riandi mengambil anak panah, Dan menyesuaikan kembali postur tubuhnya.
Soogun: "Sepertinya Riandi telah bersiap untuk anak panah keduanya, Karna kesalahan sebelumnya membuat probilitas kemenangan menjadi milik Winnis dengan skor 72 banding 52, Tapi jika Riandi berhasil mendapatkan 10 poin di panah kedua dan ketiganya berturut,Skor akan seri dan akan diberikan kesempatan memanah 1 kali lagi bagi kedua tim."
Hyunmo: "Memang jika Riandi berhasil mendapatkan 20 poin, Skor kedua tim akan seri ... Tapi itu sangat susah untuk mendapatkan 10 poin berturut turut, Apalagi dari panah pertama yang meleset pasti akan membuat kepercayaan diri Riandi tersentak."
Soogun: "Betul sekali, Kita hanya dapat melihat bagaimana Riandi menyelesaikan masalah ini, Apakah dia berhasil mendapatkan 10 poin berturut-turut, Atau tidak? ... Kita saksikan."
Dilapangan Riandi telah menarik busur panahnya,Dan bersiap untuk melepaskannya kapan saja.
Fuushhh
Anak panah langsung meluncur dengan sangat cepat menuju bagian tengah target.
Anak panah Riandi langsung tertancap di bagian tengah target yang terdapat sebuah lubang yang di dalamnya ada kamera kecil yang dataruh di sana untuk merekam akan panas yang menuju ke target.
Anak panah tersebut tidak tertancap di papan target, Tapi di kamera berukuran kecil tersebut yang berada di bagian tengah target yang terdapat bolongan kecil untuk kamera tersebut diletakkan.
Astrid: "Wuah!, Anak panah mengenai kamera di tengah, Dan sepertinya langsung merusak kamera tersebut! ... Selain mendapatkan Poin 10, Riandi juga menjadi orang pertama yang merusak kamera .... Selamat ini adalah penghargaan yang sangat jarang didapatkan."
Semua orang langsung terkejut saat staf mengeluarkan kamera dari balik target yang di letakkan di tengah 10 poin.
Kamera tersebut memiliki lensa yang pecah karna anak panah Riandi yang tertancap disana sebelumnya.
"Bagus Oppa! ... Sangat hebat."
"Wuah, Itu kamera padahal terdapat bolongan kecil di bagian tengah sekali dari target ... Tapi Oppa Riandi berhasil mengenainya, Itu pertanda panah keduanya sangat tepat!."
Para Remily sangat terkejut dan juga senang, Apalagi melihat ekspresi terkejut semua orang melihat hasil dari anak panah Riandi yang kedua.
"Hahaha Riandi, Itu barulah leader kami." Eunji tertawa senang melihat Riandi mendapatkan 10 poin dan juga mengenai kamera hingga rusak.
"Apa kita perlu ganti rugi soal kerusakan yang dibuat?." Ken tiba tiba bertanya setelah terkejut.
Eunji juga langsung terdiam mendengar perkataan dari Ken, Setelah diam beberapa saat, Eunji berkata."Sepertinya tidak, Karna mereka berani meletakkan kamera disana, Seharusnya itu tanggung jawab mereka sendiri."
"Baguslah kalau begitu." Ken mengangguk mengerti.
Memamg jika para staf ISAC, Berani menaruh kamera disana seharusnya sudah mempertimbangkan kejadian seperti ini.
Tapi yang tidak diharapkan oleh para Staf ISAC, Yaitu anak panah Riandi merusak kamera sangat parah, Ini membuat mereka sedikit merasa dirugikan.
Setelah para staf ISAC mengganti kamera disana dengan yang lain, Wasit memberikan aba-aba kepada Riandi untuk memulai kembali.
Riandi yang melihat bahwa kamera baru di letakkan, Memiliki senyum senang."Sepertinya akan ada kamera lain yang rusak."
Riandi menarik busur panah yang telah dia letakkan anak panah, Tanpa banyak mengeker, Riandi langsung melepaskan anak panahnya.
Fushh
10!
Krakk!!
Semua orang kembali terkejut dengan panah terakhir, Karna suara pecah itu sepertinya tidak asing di telinga mereka.
Yang menunjukkan kamera lain telah rusak terkena anak panah.
Staf yang baru saja mengganti kamera tersebut memiliki tatapan kesal saat melihat Riandi, Seperti ingin mengatakan."Bukannya ada tempat lain di Poin 10?, Tapi kenapa kau terus menargetkan kamera? ... Kami bisa rugi jika terus seperti ini!."
Dilapangan Riandi dengan polos membungkuk meminta maaf, Seperti bahwa 2 kamera yang rusak hanyalah keberuntungan saja, Dan dia tidak sengaja melakukannya.
SmileFi 72 Vs 72 Winnis
Sehingga karna skor seri, Kedua tim akan memiliki 1 kesempatan untuk memanah, Untuk menentukan pemenangnya.
Riandi kembali ke bangku dan langsung dikerumuni oleh para member SmileFi yang antusias.
"Hebat Kak Riandi, Ini baru pertama kalinya di acara ISAC 2 kamera langsung rusak." Ken berkata sangat antusias mengingat bahwa semua orang terkejut dengan 2 anak panah Riandi yang menghancurkan 2 kamera sekaligus mendapatkan 10 poin berturut-turut.
"Hahaha, Memang itu sangat menakjubkan."Ucap Liuzen.
ketiga member SmileFi memberikan banyak pujian terhadap Riandi yang menghancurkan kamera.
"Kenapa kalian sangat senang, Bukannya kita karus sedih, Lihat saja para staf ISAC meratapi nasib kamare kedua yang rusak."Sela Hiro sambil melihat kearah para staf yang kembali mengganti kamera yang telah rusak.
Hiro cukup simpatik kepada para Staf walaupun itu bukan kesalahan para staf tersebut, Tapi pelakunya adalah Riandi yang terus merusak kamera target.
"Hahaha, Tenang saja Hiro, Penyelanggara acara ini telah mendapatkan keuntungan yang banyak, Dan soal kerugian 2 kamera saja itu tidak cukup membuat mereka bangkrut." Jawab Eunji menepuk pundak Hiro.
Setelah mendengar perkataan dari Eunji, Hiro juga langsung mengingat bahwa ISAC bukannya tanpa sebuah penghasilan karna ada sponsor, tiket yang dijual kepada penonton,dan lainnya.
Tentu saja jika ISAC tidak memiliki keuntungan bagaimana bisa terus diadakan setiap tahunnya?, Semua orang tentu saja menginginkan sebuah keuntungan.
"Kalau begitu Kak Riandi, Rusaklah kamera lagi, Tidak masalah berapapun jumlahnya."Ucap Hiro dengan tegas.
Member SmileFi yang mendengarkannya langsung menatap Hiro dengan aneh, Karna sebelumnya Hiro merasa kasian kepada Staf ISAC yang telah dua kali kehilangan kamera karna rusak, Tapi sekarang entah kenapa Hiro langsung meminta agar Riandi tidak segan segan untuk merusaknya.
Mungkin jika para staf ISAC mendengarkannya,Akan langsung memiliki hati yang berdarah, Walaupun kerugian tidak seberapa, Tapi jika jumlah kamera yang rusak melebihi 10 tentu saja itu akan sangat membuat para penyelenggara mengisap jempol mereka dengan berat hati.
Riandi tersenyum saat mendengar kata-kata dari Hiro, Dan berkata."Jangan begitu Hiro, Kita harus tahu bahwa merusak sesuatu itu bukanlah hal yang baik."
Entah kenapa setelah kata kata Riandi jatuh, Para member SmileFi merasa ada yang salah dengan perkataan Riandi.
Sepertinya perkataan Riandi seharusnya diberikan kepada dirinya sendiri,Karna dialah yang telah merusak 2 kamera berturut turut!.
Dibawah perhatian member SmileFi yang menatap Riandi dengan aneh, Riandi berjalan ke tempat memanah.
Karna sekarang adalah gilirannya, Di 1 panah kesempatan Winnis mendapatkan 9 poin, Jadi Riandi perlu mendapatkan 10 poin untuk langsung memenangkan pertandingan ini.
Tidak lama setelah berdiri dizona, Riandi langsung mengambil anak panah dan menaruhnya di panah lalu menarik busurnya.
Setelah merasa itu tepat di jalur, Riandi langsung melepaskannya dengan senyum percaya diri di wajahnya.
Fushh!
10!
Krak!
Riandi mendapatkan 10 Poin, Tapi saat semua orang ingin takjub karna Riandi berhasil mendapatkan 10 poin sebanyak 3 kali berturut-turut, Suara pecah yang begitu familiar kembali terdengar dan membuat seluruh studion goyang terdiam.
Member SmileFi yang di belakang Riandi telah memiliki wajah yang tanpa daya, Baru saja beberapa detik lalu Riandi mengatakan bahwa merusak barang itu bukanlah hal baik, Tapi setelah beberapa detik kemudian Riandi melahan merusak 1 kamera lagi, Dan menambahkan 1 lagi kamera yang dirusaknya, Sehingga total menjadi 3 kamera yang telah menjadi korban dari panah Riandi.
Yang lebih menakjubkan adalah Riandi merusak kamera sebanyak 3 kali berturut-turut.
......................
2 bab lagi akan di update malam.
Terimakasih.