I Am The World's Most Famous Idol

I Am The World's Most Famous Idol
Bab 61. Test Kesehatan



Setelah kelima member SmileFi menjelaskan kegiatan awal mereka untuk hari ini, Mereka berlima langsung berangkat kerumah sakit yang sudah disepakati.


Semua kru syuting juga mengikuti mereka berlima kerumah sakit untuk menyunting kelimanya saat sedang melakukan pemeriksaan kesehatan.


Sesampainya mereka berlima di rumah sakit,Tanpa basa basi kelimanya berganti pakaian yang sudah disiapkan oleh perawat untuk mereka.


Hal yang pertama mereka lakukan adalah mengecek tinggi badan,berat badan,massa otot,sendi, tulang dan lemak tubuh mereka.


Dalam tinggi badan member SmileFi bisa dibilang memiliki tinggi yang bagus, Riandi memiliki tinggi badan 181 Cm, Eunji memiliki tinggi badan 178 Cm, Liuzen memiliki tinggi badan 180 Cm, Hiro memiliki tinggi 178 Cm, Dan Ken memiliki tinggi 179 Cm.


Mereka berlima memiliki tinggi badan yang sangat ideal untuk seorang idol K-Pop,Dan dari perkataan dokter mereka berlima mungkin akan susah untuk bertambah tinggi dimasa depan, Jadi bisa dibilang tinggi mereka yang sekarang mungkin adalah tinggi maksimal mereka berlima, Tapi masih ada beberapa kesempatan untuk menambah tinggi jika ada keajaiban.


Soal berat badan mereka berlima memiliki berat badan yanh ideal dan sehat, Bahkan dokter yang menangani mereka berlima memuji kelimanya karna dapat memiliki berat badan yang sangat ideal.


Dan untuk massa otot, Tidak usah dibahas lagi karna dalam 3 tahun ini mereka berlima sering berlatih dengan keras dan juga mereka tidak mulapakan untuk melakukan fitness untuk memperbagus tubuh mereka, Sehingga dalam test ini dokter juga terkejut dan memuji mereka berlima dan karna massa otot mereka tinggi dan tidak berlebihan.


Dalam pemeriksaan awal memakan waktu hampir 1 jam, Dan tidak lupa para kameramen juga tetap terus mengikuti untuk merekam kelimanya saat test kesehatan tersebut dilakukan dimulai dari test tinggi badan hingga hingga lemak tubuh.


"Huahh, Akhirnya test awal selesai juga." Keluar dari ruangan tersebut,Ken menguap karna bosan.


"Ya, Cukup membosankan." Disebelahnya Hiro juga setuju karna test awal ini sangat membosankan.


Tapi berbeda dengan keempat member lainnya yang santai, Liuzen sekarang sangat gugup karna setelah test awal mereka akan melakukan pemeriksaan darah dan tentu saja darah mereka akan diambil lewat suntikan inilah yang membuat Liuzen sangat gugup.


"Mari ikuti saya keruangan pengambilan darah." Salah satu perawat wanita berkata dengan sopan kepada Riandi dan lainnya agar mengikuti dirinya ke ruangan pengambilan darah.


Mendengar bahwa mereka akan segera ketempat pengambilan darah,Detak jantung Liuzen semangkin kencang."Bagaimana ini? ... Bagaimana ini?." Gumam panik Liuzen sambil berjalan mengikuti perawat wanita seperti member lainnya.


"Cie ... Cie ... Ada yang panik nih." Eunji yang melihat bahwa Liuzen sangat tegang langsung menggodanya.


"A ... Aku gak panik kok ... Jangan asal asalan ngomong dah." Ucap Liuzen dengan cepat saat mendengar godaan dari Eunji.


Sambil mengatakan bahwa dirinya tidak takut sama sekali, Liuzen memberikan senyum memaksa diwajahnya untuk meyakinkan bahwa dirinya tidak gugup karna takut disuntik.


Melihat sikap enah Liuzen yang saat membantah, Hiro tertawa dan berkata dengan nada serius." Hahaha, Tenang saja untuk pengambilan darah tidak akan sakit seperti suntik biasa ... Hanya berasa sendikit sakit saja ... Seperti tergores taring harimau secara langsung ... Jadi tenang saja Rileks


... Tidak akan terjadi apa apa."


Hiro mengatakan hal tersebut dengan serius sambil menepuk pundak Liuzen.


"Glek." Setelah mendengar perkataan dari Hiro, Liuzen langsung menelan air liurnya dengan berat.


Dimana mana orang yang pernah terkena goresan taring harimau secara langsung,Jika tidak berdarah dengan banyak, Yang terburuk orang tersebut sudah tidak ada lagi didunia ini.


Bisa dibilang penjelasan Hiro sebelumnya sangat membuat Liuzen merinding, Bahkan dia sangat takut dan tidak tahan saat suntik biasa, Apa lagi suntik untuk pengembilan darah, Itu lebih menakutkan bagi Liuzen yang memiliki ketakutan terhadap jarum suntik.


Melihat bahwa Liuzen semangkin tegang setelah mendengar perkataannya, Hiro tertawa dengan sangat senang.


"Bwhahaha."


"Apa kau benar benar mempercayai perkataanku?."


"Apa itu tidak nyata?." Tanya Liuzen dengan tatapan kesal,Dia sepertinya sudah dibodohi oleh Eunji dan Hiro.


"Hahaha, Dia benar benar mempercayainya."


"Bwhahaha."


Eunji dan Hiro tertawa sangat girang saat mendengar pertanyaan dari Liuzen.


Bahkan staf kameramen dan perawatan didekat mereka juga tertawa saat melihat bahwa Liuzen percaya dengan omong kosong dari Hiro.


Bahkan anak kecil juga tahu bahwa perkataan Hiro sebelumnya hanyalah omong kosong, Tapi karna sangat tegang dan takut dengan jarum suntik membuat otak Liuzen stagnan sehingga tidak dapat berfikir jernih dan gampang dibodohi oleh member SmileFi lainnya.


Melihat respon dan tawa dari semua orang setelah dia bertanya, Liuzen sepertinya merasa bahwa dirinya sudah dibohongi oleh Eunji dan Hiro.


Jadi Liuzen berkata." Sepertinya kalian berdua membohongiku."


Tapi Eunji dan Hiro tidak membalas perkataan dari Liuzen dan hanya terus tersengar sengir sambil menahan tawa mereka.


Riandi yang sebelumnya hanya diam,Tiba Tiba berkata kepada Liuzen." Tentu saja itu tidak nyata ... Untuk suntik pengambilan darah tidak sakit ... Yang kudengar dengar hanya seperti digigit ular cobra sebentar saja ... Jadi jangan dengarkan omong kosong dari Eunji dan Hiro."


Saat mendengar kalimat awal Riandi,Liuzen langsung tenang karna mengetahui kalau perkataan dari Hiro sebelumnya hanya omong kosong, Tapi setelah mendengar kalimat terakhir dari mulut Riandi, Liuzen hanya dapat menelan ludahnya lebih berat ."Gleakk."


Bahkan ekspresinya lebih panik dan lebih takut dari pada sebelumnya.


Rasanya seperti digigit ular cobra sebentar? ... Liuzen tahu bahwa sebentar saja digigit ular cobra sudah memiliki nasib mematikan.


Ini yang membuat Liuzen lebih takut,Dia juga merasa bahwa perkataan dari Hiro sebelumnya sama sekali tidak menakutkan dari pada perkataan Riandi.


Eunji dan Hiro yang melihat bahwa Riandi juga ikut menggoda Liuzen, Mereka berdua ikut tertawa saat melihat ekspresi Liuzen yang lebih tegang dari pada sebelumnya.


Bahkan para kameramen juga mengfokuskan kamera mereka ke Liuzen yang sudah panik dan berkeringat.


Melihat keringat yang keluar dari dahi Liuzen padahal dirumah sakit ini dipenuhi dengan AC yang menyala, Dari ini bisa ditebak Liuzen sudah berfikiran kemana mana dan sudah tidak tenang sama sekali.


Disisilain Ken yang melihat member lainnya bersenang-senang menggoda Liuzen, Jadi dia berkata dengan nada serius."Yah, Bahkan aku pernah mendengar berita seseorang pernah mati karna suntikan saat dia sedang mengambil darah."


Liuzen yang mendengar perkataan serius dari Ken sudah tidak dapat menahan kecemasannya lagi,Dan bahkan membuat kakinya langsung melunak.


"Habislah ... Habislah ... Aku tidak tahu suntikan untuk mengambil darah akan separah ini."


"Maaf, Ayah, Ibu, Adeku yang tersayang ... Mungkin aku tidak dapat keluar dengan selamat hari ini."


"Dan semua member SmileFi dan Bos Park Ji Hyeon ... Terimakasih untuk 3 tahun yang sangat berkmakna ini."


"Semoga kalian hidup dengan bahagia tanpa diriku."


Liuzen bergumam dengan putus asa bahkan sudah mengatakan kata kata perpisahan kepada keluarganya, Dengan pobianya yang taku suntikan,Yang membuat dirinya tidak dapat berfikir jernih saat ingin melakukan suntik, Sehingga dapat dengan mudah dikibuli.


Riandi dan member SmileFi lainnya yang melihat keputusasaan dari Liuzen saat mendengar perkataan dari Ken, Mereka tertawa bersamaan dan semua staf juga tertawa terhibur dengan keseruan member SmileFi.