
Besoknya.
Jam 3 Sore, Cuaca sedang sedikit mendung dan sinar matahari hampir tidak pernah bersinar semenjak siang hari.
Di kolam renang di samping taman candy, Riandi dengan semua hewan peliharaannya sedang berada di sana, untuk bermain air.
Selian Riandi dan hewan peliharaannya, juga terdapat setiap member Tweysni yang sedang duduk dibangku taman dekat kolam renang, member SmileFi yang sedang bersantai di samping kolam renang.
Lisa dan Yeji yang sedang bermain dengan hewan peliharaan Riandi, dan terdapat beberapa Trainee yang sedang beristirahat di taman candy sambil mengobrol satu sama lainnya.
Dan juga anggota baru agensi Candy Entertainment yaitu keenam member Vioni, yang duduk didekat member Tweysni.
Karna SmileFi dan Tweysni telah menyelesaikan comeback, jadi mereka memiliki waktu luang cukup banyak, sehingga dapat berkumpul bersama di dekat kolam renang.
Untuk grup Vioni, baru saja debut bulan lalu, dan juga dikarenakan grup baru, sehingga kegiatan mereka cukup dikit, sehingga dapat bergabung untuk bersantai dengan yang lain.
Dan untuk Lisa dan trainee lainnya, mereka sedang beristirahat setelah melakukan pelatihan bersama sama.
.....
Di samping kolam renang, Eunji, Liuzen, Hiro dan Ken sedang melakukan kegiatan mereka masing-masing.
"Hey Ken bagaimana kalau kita adu Fluffy dengan kucingmu?." Liuzen menyarankan kepada Ken yang sedang mengusap bulu kucingnya.
"Liuzen apa kau bercanda?." Ken langsung berhenti untuk mengelus bulu kucing anggora miliknya, dan menatap ke arah Liuzen seperti menatap orang gila.
Walaupun Fluffy juga adalah jenis kucing, tapi itu sangat berbeda dengan kucing anggora miliknya, jika di adu, kucingnya tidak akan bertahan sedetikpun.
Bahkan Fluffy yang belum berumur 7 bulan sudah memiliki tinggi selututnya, dibandingkan dengan kucing anggora miliknya, ini seperti perbandingan gajah dengan semut.
Di samping Liuzen, Eunji langsung berkata setelah mendengar saran dari Liuzen."Itu ide yang bagus, aku akan mempertaruhkan semua kekayaanku kepada Fluffy."
"Aku juga akan mempertaruhkan uangku kepada Fluffy." Hiro juga ikut bersenang senang menggoda Ken.
"Eunji,Hiro, kalian jangan ikut ikutan. Kalau mau, anjing atau kucing kalian dulu, yang di adu dengan Fluffy. kalau bisa menang, barulah kucingku ikutan." Ucap Ken dan langsung membawa kucingnya menjauh dari ketiga orang gila di depannya.
Kucingnya sangat polos dan imut, mana bisa di adu dengan Fluffy yang adalah seekor singa, ini sangat tidak adil.
Di sisi lain, Fluffy, Fisty dan Endut sedang berbaring di dekat Mina dan member Tweysni lainnya, sambil melihat sekeliling dengan tatapan mata yang tidak peduli.
Siang dan sore hari adalah waktu beristirahat dan bermalas malasan bagi seekor singa, Fluffy dan Fisty sama sekali tidak tertarik untuk ikut bermain, dengan Lisa dan Yeji yang bermain dengan ketujuh anjing baru milik Riandi.
"Fluffy, Fisty. Pergilah bermain dengan Lisa dan Yeji." Sana mengelus bulu putih milik Fluffy, sambil menyuruh untuk kedua singa pemalas ini ikut bersenang senang bermain air dengan Lisa dan Yeji.
"Roar."
Fluffy menggeram dengan pelan sebagai jawabannya, dan membaringkan kepalanya di atas kaki depannya. Fluffy sama sekali tidak tertarik ikut bermain.
"Apa kau tidak ingin?, sungguh pemalas besar."Ucap Sana melihat kemalasan dari Fluffy dan Fisty.
Member Tweysni yang juga melihat kemalasan kedua singa didekat mereka,tertawa kecil, melihat tingkah malas Fluffy dan Fisty yang menurut mereka lucu.
Untuk Endut,kucing pemalas itu sedang berbaring diatas paha Tzuyu sambil menikmati bulunya di elus elus.
Di kolam renang, Riandi sedang melatih renang kedua otter yang bernama Ace dan Icy, karna baru berumur 4 bulan lebih, kedua otter ini belum terlalu hebat dalam berenang, sehingga harus di ajarkan lebih dahulu.
Riandi memberikan pujian kepada kedua otter di hadapannya,yang sudah cukup handal untuk berenang.
Kedua otter yang mendapatkan pujian dari Riandi, menupuk tangan kecil mereka, seperti sedang bertepuk tangan.
"Hahaha, apa kalian bertepuk tangan?, kerja bagus."
Setiap hewan baru Riandi, telah diberikan pelatihan instan dari Mimi, sehingga dapat melakukan beberapa keahlian seperti bertepuk tangan dan yang lainnya, atas perintah Riandi ataupun keinginan hewan tersebut.
Jadi setiap hewan yang dimiliki oleh Riandi, memiliki kepintaran yang di atas rata-rata hewan biasa, sehingga dapat mengerti beberapa kata sederhana yang diperintahkan oleh Riandi, seperti hewan hewan yang telah dilatih sangat lama untuk bisa mengerti apa yang diperintahkan oleh pemiliknya.
"Ace, Icy. Siramkan air kearah Ken disana."
Riandi menunjuk ke arah Ken yang berada di pinggir kolam renang, sedang mengelus elus bulu kucing anggora miliknya.
Dengan cepat kedua otter tersebut berenang dengan kemampuan yang belum terlalu mahir, saat tiba di dekat Ken, kedua otter tersebut langsung memukulkan ekor mereka ke air, sehingga air tersebut terciprat ke arah Ken.
Bushh
Ken dan kucing anggoranya langsung basah setelah terkena air yang terciprat cukup banyak.
"Aghh, Otter nakal!." Ken langsung murka dan nyebur kedalam kolam renang untuk memberikan pelajaran bagi kedua otter yang telah membuatnya basah.
Ace dan Icy buru buru berenang menjauh sambil terus mencipratkan air ke arah Ken, yang berada di belakang mereka.
Semua orang yang melihatnya, langsung tertawa atas kelakuan lucu otter tersebut kepada Ken.
"Hahaha, kau di permainkan oleh seekor otter, sangat lucu, hah-."
Bushh
Eunji menertawakan Ken yang gagal memberikan pelajaran kepada kedua otter tersebut, tapi sebelum dapat selesai tertawa, siraman air langsung menerjang ke arahnya.
"Sialan kau Ken!."
Eunji yang basa kuyuk langsung melihat orang yang menyiramnya dengan air, tidak lain adalah Ken yang sekarang sedang menertawakan dirinya.
Liuzen dan Hiro yang sedang tertawa, juga mendapatkan imbasnya karna terkena siraman air dari Ken.
Jadi ketiganya langsung masuk kedalam kolam renang, untuk memberikan pelajaran kepada evil maknae mereka.
"Kak Riandi tolong!!, ada tiga macan yang ingin memakanku!, ahhh tolong!!!."Teriak Ken dengan keras.
Ken mencoba kabur, tapi dikarenakan berada di air, dia tidak dapat bergerak dengan cepat, sehingga hanya dalam beberapa saat, Ken langsung di kerumuni oleh Eunji, Liuzen dan Hiro yang ingin membalas dendam.
Riandi tertawa melihat Ken yang diserbu oleh Eunji dan lainnya, dan sama sekali tidak tertarik untuk memberikan pertolongan kepada Ken.
"Aghhhh!, Nenek .... Ken akan segera menyusulmu di atas sana."
Ken hanya dapat pasrah di hadapan ketiga hyungnya yang telah mengepung jalan untuk kabur.
Riandi dan yang lainnya hanya melihat sambil tertawa terhibur, saat Ken sedang pasrah dalam keadaannya yang di kepung.
Riandi dan semua orang bersantai di dekat kolam renang hingga jam 5 sore, sebelum semua orang kembali untuk bersiap-siap makan malam.