I Am The World's Most Famous Idol

I Am The World's Most Famous Idol
Bab 25. Camping (4)



Setelah Liuzen selesai menceritakan kisahnya, Selanjutnya adalah Hiro.


Tapi sepertinya Hiro agak berat untuk menceritakan tentang kisahnya Sebelum Menjadi seorang trainee.


Hiro hanya diam dan merenung, Sepertinya sebelum dia menjadi peserta SCET444 ada sebuah masalah yang rumit,Jadi membuat Hiro sangat susah untuk membicarakannya.


"Jika kau tidak dapat menceritakannya tak apa Hiro." Walaupun tidak tahu kenapa Hiro sangat berat saat ingin menceritakan kisahnya, Riandi berbicara agar Hiro tidak memaksakan diri untuk bercerita jika hal itu sangat berat baginya.


"Ya,Kau tak perlu menceritakan kisah milikmu Hiro, Masing masing orang memiliki rahasianya sendiri." Eunji juga berkata agak Hiro tidak bercerita jika dia tidak bisa.


Semua orang memiliki rahasianya masing masing, Mereka juga tidak memaksakan harus menceritakan tentang pengalaman mereka sebelumnya.


"Tak apa,Aku akan menceritakannya karna ini juga cerita yang seharusnya tidak rahasia dikeluargaku,Dan mungkin dimasa depan akan tersebar luas dengan cepat." Hiro berkata setelah beberapa saat diam,Dia bermaksud untuk tidak merahasiakan tentang masalahnya sendiri kepada yang lain.


"Baiklah,Jika kau merasa itu tidak apa ceritakan saja kami akan mendengarnya." Ucap Ken sambil makan Snack.


Hiro mengangguk dan menceritakan tentang kisahnya."Keluargaku adalah keluarga yang memiliki perusahaan sendiri, Walaupun tidak terlalu besar tapi masih membuat keluargaku memiliki uang yang cukup untuk hidup diatas rata rata."


"Dan sepertinya orang tuaku ini bermaksud mewariskan perusahaan miliknya kepada aku saat besar,Jadi dia mulai memberikan arahan bagaimana mengelola sebuah perusahaan, Tapi aku sangat tidak ingin melanjutkan bisnis keluarga dan aku hanya ingin Mewujudkan mimpiku sebagai Idol KPop."


"Aku mulai jatuh cinta dengan KPop saat berumur 8 tahun, Setelah aku mulai menyukai KPop aku berlatih bernyanyi dan dance secara diam diam tanpa diketahui oleh keluargaku sendiri,Karna aku takut mereka tidak mengizinkan aku berlatih."


"Tapi semua rahasia yang aku tutupi semenjak umur 8 tahun mulai terbongkar saat aku berumur 16 tahun, Dan saat keluargaku mengetahuinya mereka sangat menentang aku untuk menjadi seorang idol, Mereka hanya ingin aku mewariskan perusahaan milik keluarga."


"Karna ini adalah impianku yang sangat ingin aku gapai,Aku mencoba untuk membujuk orang tuaku agar mengizinkan aku untuk mengejar mimpiku ini,Tapi Semuanya sia sia karna mereka sangat tidak ingin aku menjadi seorang idol dan hanya ingin aku sebagai pewaris perusahaan mereka."


"Saat aku mulai merasa putus asa, Disaat itu juga aku mendengar terdapat sebuah audisi yang diadakan tidak terlalu jauh dari rumahku,Jadi aku mencoba untuk membujuk orang tuaku lagi agar diizinkan untuk mengikuti audisi tersebut."


"Dan hasilnya tetap sama, Mereka Menolak mengizinkan aku untuk ikut audisi,Saat itu aku melakukan cecok karna kesal dan mengatakan akan pergi tanpa seizin Keluargaku ini."


"Ayahku saat mendengar perkataan yang aku ucapkan,Dia sangat marah dan mengatakan bahwa jika aku berani pergi tanpa seizin mereka,Dia tidak akan menganggap Hiro sebagai anaknya lagi."


"Karna mungkin sangat kecewa aku langsung lari dari rumah dan mengikuti audisi tersebut dan hingga sekarang aku berhasil menjadi seorang trainee."


"Bisa dibilang aku adalah anak durhaka,Aku sama sekali tidak mendapatkan izin dari keluargaku untuk menjadi seorang idol."


Salama bercerita tentang kisahnya,Hiro mulai menangis karna dia merasa bahwa mimpinya sangat tidak pasti karna tidak mendapatkan izin dari orangtuanya.


Mereka berempat yang mendengar cerita Hiro merasa sedih, Mereka juga merasa agak kesal dengan orang tua yang terlalu mementingkan egonya sendiri padahal anaknya tidak ingin melakukan apa yang dia inginkan.


Hiro memiliki kepribadian yang lembut dan hati yang dimilikinya sangat Soft, Pasti selama mengikuti audisi dia menjalani masa yang sangat berat karna Memikirkan Keluarganya saat mengetahui bahwa dia kabur hanya demi mimpinya ini.


Riandi melanjutkan sambil menggandeng Hiro dilengannya."Semarah marahnya orang tua kepada anaknya, Pasti akan ada saat mereka berfikir bahwa sepertinya mereka terlalu mementingkan ego mereka sendiri sehingga membuat situasi seperti ini, Dan mereka juga pasti mengkuatirkan kesehatanmu sekarang."


"Walaupun keluargamu sangat menolak mimpimu sebagai idol,Tapi mereka juga pasti mengkuatirkan anaknya saat pergi tanpa memberitahukan kepada mereka."


"Jadi demi mendapatkan pengakuan keluargamu itu,Seharusnya tidak perlu menangis Hiro,Kau hanya perlu bekerja keras hingga usahamu itu dilihat oleh orang tuamu,Sampai mereka mengerti bahwa anak mereka Sangat hebat dan memberikan restu kepadamu Hiro."


Riandi sangat baik dalam memberikan penyemangat,Hingga Hiro yang sebelumnya merasa sedih, Sekarang setelah mendengar perkataan Riandi dia mulai membaik dan tidak menangis lagi.


"Nah, Jangan sedih Hiro kau pasti bisa mengubah pendapat keluargamu tentang mimpimu menjadi seorang idol." Liuzen juga berkata Memberikan semangat untuk hiro.


"Kita akan bersama sama saling membantu, Jadi jangan merasa hanya kau seorang,Jika ada masa masa sulit kita bisa saling berkomunikasi." Eunji menambahkan sambil tersenyum kepada Hiro.


"Hiro,Nih aku kasih Snack,Ini akan membuat hatimu lebih baik saat memakannya." Ken memberikan penyemangat dengan caranya sendiri yaitu memberikan Snack kesukaannya kepada Hiro.


"Terimakasih banyak,Aku akan bekerja keras untuk masa depan." Ucap Hiro dengan wajah tegas,Dia akan berusaha hingga orang tuanya memberikan restu kepada-nya.


"Hahahaha, Seperti itulah Hiro kau harus tegas dan percaya diri." Riandi tertawa saat melihat Hiro telah kembali seperti sebelumnya,Dan tidak murung lagi memikirkan masalahnya.


"Terimakasih Teman Teman." Dengan tenang Hiro berterimakasih kepada keempat temannya yang sangat penting baginya sekarang.


Hiro sangat bersyukur mendapatkan sahabat yang sangat baik dan optimis seperti Riandi,Eunji,Liuzen dan Ken, Yang membuatnya sangat nyaman seperti keluarga yang sangat membantunya dalam menggapai impiannya ini.


"Tak masalah,Kita hanya perlu saling berbagi masalah dan dimasa depan jika kita memiliki masalah masing-masing lebih baik langsung membicarakannya kepada yang lain." Riandi berkata kepada semuanya agar tidak merahasiakan masalah mereka,Agar Mereka bisa saling memberikan penyemangat dan dorongan untuk satu sama lainnya.


Mereka berlima kembali duduk ditempat mereka masing-masing,Dan menunggu Cerita Terakhir dari Ken.


"Ini giliranmu Ken." Riandi berkata kepada Ken bahwa ini adalah gilirannya untuk menceritakan kisahnya.


Riandi dan lainnya duduk didepan api unggun sambil memakan Snack.


......................


3 Bab sisanya akan di upload sore dan malam hari jadi tunggu aja.


Terimakasih