
...Chapter 50. Guild Pedagang...
Setelah berhasil menyelamatkan Elisabeth, Kay di panggil ke istana yang mana Elisabeth sudah berpakaian jubah Raja, mahkota raja dan tongkat.
Lalu, Kay berlutut satu kaki di tengah para bangsawan yang berbaris disisi kanan dan kiri nya.
Tidak seharusnya Kay berlutut satu kaki dihadapan manusia namun, saat ini Kay berdiri sebagai manusia bukan sebagai Raja Goblin.
"Albert Halley, kamu telah berjasa menyembuhkan Pemimpin kerajaan ini. Maka dari itu, aku akan memberikan satu permintaan untuk mu. Apa yang kamu ingin kan?"
"Karena Aku seorang petualang dan Pedagang. Cukup dengan pembayaran saja."
"Apakah kamu yakin? Kamu bisa saja mendapatkan gelar, wilayah atau apapun selama berada di kekuasaan ku!" saran Elisabeth.
"Terimakasih atas saran nya. Tapi, cukup itu saja, Yang Mulia," ucap Kay dengan senyuman lebar melihat kearah Ratu.
"Baiklah, jika itu permintaan mu aku akan kabulkan!" jawab Ratu Elisabeth.
"Terimakasih, Yang Mulia."
Tanpa Kay sadari, putri Silica yang duduk didekat Elisabeth tersenyum seraya melihat Kay.
Dan, Elisabeth pun memberikan jutaan Vale kepada Kay serta surat rekomendasi untuk promosi tingkat di Guild Pedagang.
Seusai penerimaan Hadiah itu, keesokan hari nya. Kay ditemani oleh Luna pergi ke Guild Pedagang.
Seorang pedagang yang tidak bersertifikat itulah Kay. Maka dari itu, dia pun ingin meminta surat izin lepas dari itu semua. Kay juga mendapatkan surat rekomendasi dagang dan hal itu membuat nya penasaran.
Guild Pedagang sendiri berada di pusat kota Ashford dan setibanya didalam, Kay juga Luna terkejut saat melihat banyak nya orang yang mengunjungi Guild Pedagang.
"Wow ... Ramai sekali disini!" ucap Luna seraya melihat sekeliling.
Kay yang melihat itu, dia hanya tersenyum.
"Luna, apakah kamu mau ikut mengantri atau menunggu disini?"
"Kak Albert. Aku tunggu disini saja."
"Baiklah, tunggu disini!"
"Ya."
Dikarenakan ramainya kantor Guild Pedagang membuat Kay terpaksa harus mengantri di konter hingga tibalah giliran Kay.
""Selamat siang, Tuan! Ada yang bisa saya bantu?" sapa resepsionis wanita dibalik meja.
"Aku ingin mendaftarkan diri sebagai Pedagang dan ..." Kay pun mengambil surat rekomendasi dan memberikan nya kepada resepsionis. "Saya mendapatkan surat rekomendasi pedagang."
"Baik. Saya akan periksa dahulu," jawab resepsionis seraya menerima surat.
Dan, saat Resepsionis membaca surat itu. Dia sontak terkejut.
"Tuan, apakah surat ini benar dari Yang Mulia Ratu?!"
Saat Resepsionis mengatakan itu dengan keras, Kay pun menjadi sorotan semua orang disana.
"Iya. Memang apa yang tertulis di sana?"
"Disini mengatakan bahwa anda bisa langsung mendapat peringkat dagang Platinum secara gratis di Kerajaan Ashford," jawab resepsionis.
"Peringkat Dagang Platinum? Apa maksudnya?"
Lalu, resepsionis itu pun menjelaskan semua peringkat dagang diantaranya;
Peringkat pedagang terendah ialah Peringkat Besi yang hanya mendapat izin sebagai pedagang keliling dan kios kaki lima dengan biaya pendaftaran 5.000 Valis dan biaya tahunan 30.000 Valis.
Lalu Peringkat Perunggu, peringkat yang memiliki izin membuka satu toko didalam kota dengan biaya pendaftaran 10.000 Valis dan biaya tahunan 60.000 Valis.
Lalu Peringkat Perak, peringkat yang memiliki izin untuk membuka perusahaan kecil dengan biaya pendaftaran 20.000 Valis dan biaya tahunan 150.000 Valis.
Lalu Peringkat Emas, peringkat yang memiliki izin untuk membuka perusahaan menengah atau perusahaan yang memiliki beberapa cabang dengan biaya 50.000 Valis dan biaya tahunan 500.000 Valis.
Dan peringkat tertinggi ialah peringkat Platinum, peringkat yang memiliki izin untuk membuka perusahaan besar atau perusahaan yang memiliki banyak cabang dengan biaya pendaftaran 100.000 Valis dan biaya tahunan nya 1.000.000 Valis.
Adapun beberapa peraturan yang harus dipenuhi ialah setiap pedagang diwajibkan membayar biaya tahunan jika seorang pedagang tidak mampu membayar biaya tahunan maka usaha yang dibukanya akan dicabut paksa dan diharuskan mendaftar ulang dengan biaya yang telah ditentukan.
Itulah penjelasan dari Resepsionis dan Kay pun mengerti nya. Namun, dalam batin nya dia sedikit mengeluh.
"Padahal aku tidak ingin menonjol dan memiliki peringkat tinggi. Ini sungguh sogokan yang besar," batin Kay.
Lalu, Kay pun menjawab nya. "Oh, begitu. Aku mengerti."
"Jika anda sudah mengerti. Saya akan membuat kartu pedagang untuk anda," ucap resepsionis.
"Iya, silahkan!" jawab Kay.
Lalu, Resepsionis membuat kartu Platinum dengan nomor series dan nama Albert Halley dan pembuatan itu tidak membutuhkan waktu yang lama. Setelah itu, dia kembali menghadap Kay.
"Ini, Tuan. Kartu Anda!" ucap resepsionis seraya memberikan kartu Platinum.
"Terimakasih," jawab Kay seraya menerima kartu Platinum.
"Apakah Ada yang bisa saya bantu lagi?" tanya resepsionis.
"Seperti nya sudah," jawab Kay.
"Kalau begitu, Terimakasih dan selamat beraktifitas!" ucap resepsionis seraya membungkukkan badannya.
Seusai itu, Kay kembali ke tempat Luna yang sedang menunggu nya.
"Maaf, kamu sudah menunggu lama," ucap Kay.
Luna pun tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "Tidak apa-apa. Jadi, kak Albert mendaftar peringkat apa?"
Mendengar pertanyaan itu, Kay mengeluarkan kartu Platinum nya. "Aku mendapatkan kartu ini secara gratis dari Ratu."
Mendengar itu, Luna pun terkagum.
"Kak Albert memang luar biasa."
Kay hanya tersenyum kecil dan dia mengalihkan pembicaraan.
"Luna, kamu sudah makan? Ayo kita makan!"
Luna pun menganggukan kepala dan mereka pun pergi. Saat jalan, Kay pun mencoba untuk meraih tangan Luna dan Luna pun menerima nya dengan senyuman kecil.
Setelah itu, mereka pun berjalan secara bergandengan tangan.
...____...