
...Chapter 43. Lantai awal Dungeon Azure....
Saat ini Luna sedang diculik oleh tengkorak bodoh bernama Kyu. Sebenarnya, aku bisa saja tidak mempedulikan nya namun, seorang gadis Elf cantik tidak mungkin ku biarkan diculik maka dari itu, aku pun masuk kedalam lumpur bayangan untuk menyelamatkan nya.
Yang mana setelah masuk kedalam lumpur bayangan, aku tiba di ruang tanpa pijakan kaki yang ada hanya kegelapan mengelilingi ku.
"Dimana ini? Aku sama sekali tidak tahu."
Ditengah ketidaktahuan, aku terpikir sesuatu.
"Apapun ini? sudah aku pasti kan ini sihir maka dari itu, tinggal menghancurkan nya saja.
Lalu, aku pun meluruskan tangan kanan ku dan merapalkan skill unik.
"Chaos Dismantling."
Sesaat aku mengunakan skill unik itu, seluruh ruangan sekitar ku menjadi retak hingga terpecah seperti kaca yang terkena hantaman.
Seusai sihir itu terpecah, aku pun terjatuh di ruangan besar dengan Luna yang duduk di kursi besar dengan kondisi tidak sadarkan diri.
Disaat yang bersamaan, aku mendapatkan skill baru.
Ding!
[Anda telah mendapatkan skill Prison Shadow.]
Disisi lain, Kyu yang terkejut melihat ku yang telah berhasil meniadakan sihir nya.
"Tidak mungkin. Bagaimana bisa manusia menghancurkan penjara bayangan ku yang bahkan seorang pahlawan sekalipun tidak bisa menghancurkan nya?!"
"Entahlah, disini aku hanya ingin menyelamatkan Luna. Jika bisa aku tidak ingin melakukan nya dengan cara kekerasan."
"Segala sesuatu harus dilakukan dengan adil dan tidak boleh ada kecurangan. Lulus lah ujian di Dungeon Azure ini dan jadilah pahlawan," ucap Kyu.
Mendengar ucapan nya, aku pun tidak mempedulikan nya dan memulai menyerang duluan dengan mengunakan skill [Accel].
"Ujian harus dilakukan dari awal!"
Saat Kyu melepaskan sihir nya, pandangan ku pun tertutup oleh cahaya dan saat cahaya menghilang, aku sudah berada di luar Dungeon.
Yang mana Dungeon itu berupa pohon raksasa ditengah jurang. Lalu, untuk memasuki nya. Aku harus mengunakan jembatan.
"Seperti nya aku harus mengikuti permainan nya."
Setelah itu, aku pun melangkah ke arah jembatan yang mana ditengah perjalanan aku disuguhi oleh monster lebah raksasa.
Melihat beberapa monster itu, aku sontak mengunakan Fire Arrow untuk mengalahkan mereka dan tibalah di sisi sebrang yang mana terdapat pintu besar dengan ukiran emas didalam nya.
Selain itu, aku melihat ada sebuah papan batu yang bertuliskan dengan bahasa Elf.
[ Azure Dungeon, Dungeon yang dibuat untuk mendidik para ksatria Elf untuk mencapai kemampuan tertinggi nya. Dungeon ini terdiri dari 40 lantai dengan empat boss Dungeon yang harus dikalahkan dan Boss terakhir ialah sang Dungeon Master sendiri, Kyu ]
Melihat itu, aku pun memahami sepenuhnya konsep dari Dungeon Azure ini. Lalu, aku pun mendorong pintu besar dan masuk kedalam Dungeon.
Dan, setibanya didalam. Aku disungguhi oleh beberapa monster tengkorak dengan mengunakan senjata berkarat.
Monster itu memiliki rata-rata level 3 sampai 10, jadi aku bisa mudah mengalahkan mereka.
Selain tengkorak, aku juga berhadapan dengan Slime juga ular raksasa berwarna hijau.
Disini juga aku berhadapan dengan Goblin namun, para Goblin di Dungeon ini tidak bisa berkomunikasi. Karena aku saudara mereka maka, aku pun tidak membunuhnya hanya mengunakan skill [Pelumpuh].
Rasis sedikit mungkin tidak masalah di dunia ini.
Setelah melewati lantai lima keatas, aku dihadapkan dengan serigala Direwolf. Meski begitu, mereka lebih lemah dibanding serigala bertanduk yang ada di dungeon pocket.
Dan, aku pun tiba di lantai sepuluh yang mana sosok serigala besar berbulu biru ada dihadapan ku.
"Njing kecil, ayo kita bermain!"