I Am Goblin With System

I Am Goblin With System
Human Arrival | Chapter 25. Kesepakatan yang terpenuhi



...Chapter 25. Kesepakatan yang terpenuhi....


Menjarah ras sendiri, hal itu mungkin tabu dan jahat jika itu dilakukan oleh manusia. Namun, tidak dengan dunia monster. Sebuah dunia yang lebih keras dan lebih kejam dibandingkan dunia manusia.


Dan, saat ini aku kembali ke desa dengan membawa;


60 Goblin Hijau.


2 Hobgoblin.


10 Goblin anak-anak.


6 wanita Manusia yang dijadikan Larva.


Dan, beberapa senjata dan pasokan makanan.


Setibanya di desa Goblin, aku disambut para Goblin lainnya termasuk Gosa dan Gotua.


"Raja, selamat datang kembali!" sapa hormat Gosa seraya menundukkan kepalanya.


Gotua yang berada disamping Gosa menundukkan kepalanya juga.


"Gotua, urusan para Goblin pengangguran itu dan Gosa, ikut dengan ku dengan membawa keenam wanita manusia ini!"


"Baik, saya mengerti!" jawab Gosa dan Gotua.


Setelah itu, aku dan Gosa pergi ke penjara tempat Lethicia dan Lilia berada disana dengan membawa satu wanita manusia yang memiliki ciri-ciri Fira, adik dari Lethicia dan Lilia.


Sedangkan, kelima wanita lainnya aku jadikan Larva lantaran mereka petualang pemula dan sudah memiliki mental yang kosong.


Lalu, setibanya aku di penjara. Lilia dan Lethicia sontak membuka mata nya lebar-lebar lalu, beranjak dari duduk nya dan menghampiri kami.


"Fira!" seru Lethicia dan Lilia yang sontak memeluk adik mereka dan menangis didalam pelukan Frena.


Meski begitu, Fira tidak ada respon. Dia sudah tidak ada kekuatan mental dan menjadi boneka Manusia. Aku yang melihat nya hanya menghela nafas panjang dan meninggalkan mereka.


Sesudah itu, aku pun merayakan pesta bersama untuk merayakan kemenangan kami.


Dalam perayaan itu aku menyantap Goblin Shaman dan mendapatkan beberapa skill yang cukup berguna.


Ding!


[Anda telah berhasil mendapatkan Extra Skill Warp.]


Melihat kemampuan itu, aku terheran.


Kenapa Goblin Shaman tidak melarikan diri dengan kemampuan ini?


Ding!


[Selamat! Anda mendapatkan gelar Pemangsa Kerabat.]


Melihat gelar itu, aku pun terbujur kaku.


"Eh?! ... yang benar saja!" gumam ku..


Gelar Pemangsa Kerabat adalah gelar yang didapatkan saat aku menyantap Goblin Shaman dan memiliki kemampuan untuk meningkatkan serangan dan sihir terhadap ras Goblin.


Meski begitu, aku pun memutuskan untuk mengabaikan nya dan melanjutkan pesta.


Keesokan harinya, Aku memanggil Lethicia dan Lilia di ruang Tahta.


Setibanya disana. Lethicia dan Lilia sontak berlutut satu di kaki dihadapan ku yang sedang duduk menyilang kan kaki dan menaruh kepala di tangan kanan.


"Raja Goblin!" sapa serentak Lethicia dan Lilia.


"Lethicia, Lilia. Aku sudah memenuhi janji ku. Sekarang, waktu kalian menempati janji!"


"Terimakasih, Raja Goblin. Saya Lethicia akan memenuhi janji ku dan akan menjadi budak anda," jawab Lethicia dengan penuh keyakinan.


Sedangkan, Lilia masih enggan dan ragu untuk memenuhi janji. Wajahnya terlihat cemas dan bibir nya bergetar hingga membuat aku dan Lethicia menatap nya.


"Lilia, kenapa? Apakah kamu ingin menolak?"


Saat aku bertanya itu, Lilia menggelengkan kepalanya. "Tidak, Raja. Izinkan aku menjadi budak mu!"


Mendengar itu, aku tersenyum dan beranjak dari kursi lalu, menghampiri mereka.


"Keputusan yang tepat. Setidaknya, ada beberapa manusia yang mungkin bisa diselamatkan oleh kalian! Dan, aku akan membuat kontrak kepada kalian!"


Seusai mengatakan itu, aku meluruskan tangan dan merapalkan skill [Slave Contract] dan menjadikan mereka budak.


Lethicia yang seorang penyembuh, ini sangat berguna saat menyembuhkan luka dan efek negatif para Goblin.


Sedangkan, Lilia yang memiliki kemampuan dalam berbeda. Aku pun menugaskan dirinya untuk melatih para Goblin muda.


Selain mereka berdua, aku juga menempat Fira dan beberapa manusia lainnya untuk bertugas menjahit.


Dengan aku harap desa Goblin bisa berkembang lebih baik.


... ◆◆ ◇...