I Am Goblin With System

I Am Goblin With System
Dungeon Pocket | Chapter 26. Belajar membuat Dungeon.



...Arc IV. Dungeon Pocket....


...Chapter 26. Belajar membuat Dungeon....


Memiliki pasukan, memiliki fasilitas sendiri dan memiliki pasokan senjata serta bahan makanan sendiri tanpa ada nya politik juga perebutan wilayah.


Alasan itulah yang membuat ku menyukai Dungeon dan siapa sangka bahwa saat ini aku memiliki ketrampilan alami untuk membuat Dungeon yang mampu dibawa kemana pun sesuka hati.


Setelah semua permasalahan selesai, aku pun ingin mencoba kemampuan baru ku yang mana kudapatkan dari inti Dungeon yang telah ku santap sebelumnya.


Dan, saat ini aku bersama Shiro sedang berada di ruang mentah Dungeon. Sebuah ruang serba putih pada dinding dan lantainya.


"Kay, aku tidak menyangka kamu memiliki kemampuan yang luar biasa seperti ini. Seorang Dungeon Master mampu keluar dari Dungeon nya dan tidak hanya itu, Dungeon juga bisa dibawa kemana-mana," ucap kagum Shiro.


"Ini juga karena kamu menyuruh ku untuk memakan Inti Dungeon dan kemampuan ini, aku dapatkan dari itu. Lepas dari itu semua, apa yang harus kulakukan sekarang?"


Lalu, Shiro terpikir sesuatu. "Coba kamu panggil administrator open!"


Aku pun mengangguk kepala dan mencoba nya.


"Administrator. Open!"


Lalu, aku mendengar suara wanita yang diawali dengan suara pemberitahuan.


Ding!


[Sapa. Selamat datang, Master! Saya Administrator siap membantu anda dalam pengurusan Dungeon ini.]


Suara itu hanya bisa didengar oleh ku seorang maka dari itu, Shiro mempertanyakan nya.


"Sudah bisa berkomunikasi kah?"


"Iya, sudah."


"Oke! Sekarang, minta penjelasan dari nya tentang kemampuan mu ini," saran Shiro.


Lalu, aku pun menuruti nya dan meminta pengarahan.


"Administrator, bisa jelaskan kemampuan Unique Skill Dungeon Create ini?"


Ding!


[Jawab. Baiklah, saya akan menjelaskan tentang unique Skill Dungeon Create.]


Dungeon Create merupakan sebuah keterampilan yang sangat langka dan dikategorikan ketrampilan unik.


Yang mana, pengunaannya mampu menciptakan Dungeon di dimensi jiwa pengguna ketrampilan.


Selain itu, pengguna ketrampilan mampu membuat monster didalam Dungeon dengan nilai tukar tertentu.


Pengguna skill mampu melihat secara keseluruhan didalam Dungeon termasuk suara mereka.


Pengguna juga mampu menciptakan koridor dan ruangan sesuka hati dengan nilai tukar tertentu.


Pengguna skill mampu memaksa penyusup untuk melakukan sesuatu seperti memakai baju sesuai pilihan pengguna skill atau bahkan pengguna skill mampu membuat mereka tlanjang.


Pengguna skill tidak hanya mampu menciptakan monster. Dia juga mampu menciptakan manusia dan sejenisnya.


Itulah semua kemampuan dari Dungeon System.


Lalu, ada pun beberapa hal yang harus Felix perhatian.


Yang pertama, Inti Dungeon adalah jiwa dari penguna ketrampilan itu sendiri jika jiwa pengguna skill hancur maka Dungeon akan hancur.


Pengguna skill merupakan Penguasa mutlak di Dungeon nya dan siapapun yang menjadi bagian dari Dungeon tidak diizinkan untuk berkhianat.


Lalu, nilai tukar untuk pembuatan Dungeon mengunakan Dungeon Poin atau disebut DP yang mana DP bisa didapatkan dari beberapa hal diantaranya ...


Dungeon poin juga bisa didapatkan jika pengguna ketrampilan dapat merasakan beberapa hal diantaranya;


Kenikmatan makanan yang dengan sepenuh hati dan menyenangkan;


Melakukan perilaku ntim dengan lawan jenis.


Terpuaskan nya keinginan harta dan material saat benda di dapatkannya.


Dan, terakhir. Terpenuhi nya keinginan lainnya seperti kebahagiaan memiliki keturunan.


Itulah cara mendapatkan Dungeon Poin.


Setelah penjelasan itu, Administrator memberitahu sesuatu.


Ding!


[Pemberitahuan. Master, anda telah mendapatkan 1.000 DP.]


Mendengar itu, aku sontak senang. "Seribu DP? poin yang lumayan ... Baiklah, bagaimana cara membangun nya?"


[Jawab. Anda hanya perlu memerintahkan saya untuk membuka menu [ Build ] untuk membangun dan [Create Monster] untuk menciptakan monster.]


"Baiklah, mari kita bangun Dungeon! ... Administrator, buka menu [Build]!


Ding!


[Jawab.Dimengerti!]


Setelah itu, muncul layar udara 14 inci dihadapan ku dengan data beberapa jenis koridor, ruangan dan beberapa fasilitas disertai dengan tema yang diperlukan.


Aku yang sangat familiar dengan Dungeon, dia pun sontak mengunakan poin itu untuk membangun lantai pertama yaitu lantai labirin dengan tema dinding dan lantai bata batu dengan dilengkapi beberapa jebakan sederhana seperti;


Dinding bergerak.


Jurang berduri.


Dan, Jebakan dinding tombak.


Hingga pembuatan itu, DP ku hanya tersisa 10 poin.


Melihat keberhasilan ku, Shiro bertepuk tangan.


"Wow ... aku tidak menyangka kamu berpengalaman membuat Dungeon. Seperti nya aku tidak perlu memberikan pengarahan," ucap Shiro.


Aku pun tersenyum bangga.


"Meski begitu, aku tidak bisa dibandingkan dengan mu, Shiro."


Shiro pun memberikan senyuman kepada ku. Lalu, dia berbicara dengan menundukkan kepalanya.


"Hei, apa saja yang kamu butuhkan untuk mendapatkan Dungeon Poin?"


Lalu, aku pun menjelaskan semua nya bahkan mendapat poin dari sebuah hasrat.


Sesaat aku menjelaskan itu, tiba-tiba wajah Shiro memerah dan dia melihat ku dengan tatapan yang menggoda.


Sosok Shiro yang memakai wujud manusia membuat ku terpesona dan aku pun menatap nya.


Saat kami saling menatap dan tertukar senyum. Shiro pun mendekatkan wajahnya begitu pun aku dan hasrat ku tidak bisa terbendung lagi untuk memiliki tubuhnya.


Lalu, kami pun berciuman..


...◆◆ ◇...