
...Arc V. The Traveler Goblin....
...Chapter 31. Hadiah Lethicia bersaudara....
Berpetualang dan mengembara ke seluruh dunia merupakan salah satu impian ku juga dan saat ini, Shiro memberikan saran sesuatu yang mengejutkan.
"Kay, kenapa tidak kamu berpetualang saja ke kota tempat mereka tinggal?"
Mendengar itu, aku terkejut dan melihat kearah Shiro. "Tapi, apakah bisa? Aku seorang Goblin. Jika, aku ke kota maka manusia akan mengincar dan membunuh ku."
"Jika memang ada manusia yang seperti itu bukankah kamu bisa langsung membunuh nya." Shiro pun menatap Lethicia bersaudara dengan aura intimidasi. "Begitu juga para pengkhianat."
Lethicia bersaudara pun menundukkan kepalanya karena takut akan aura intimidasi dari Shiro.
Melihat itu, aku pun menenangkan suasana.
"Masalah itu tidak perlu khawatir. Skill unik [Slave Contract] akan membunuh budak yang terikat kontrak jika mereka berkhianat.
"Aku bersumpah. Kami tidak satu niatan pun untuk mengkhianati Yang Mulia," ucap Lethicia.
"Oh, aku harap begitu," jawab santai Shiro dengan senyuman intimidasi dan menakutkan.
Mendengar pertengkaran itu, aku pun menghela nafas.
"Apakah kamu punya rencana Shiro?"
"Tentu saja," jawab yakin Shiro.
Setelah itu, Shiro pun duduk di kursi dan menjelaskan rencana nya.
Yang mana, Shiro menjelaskan bahwasanya aku harus menyamar sebagai manusia dengan identitas sebagai pedagang dengan nama yang berbeda.
Aku pun menyetujui semua rencana Shiro.
Malam harinya, saat aku ingin tidur beristirahat tiba-tiba aku dikejutkan oleh Lilia, Lethicia dan Fira ada dikamar ku dengan pakaian tipis mereka.
Melihat wajah cantik dengan kulit putih merona mereka membuatku terangsang. Namun, aku masih mencoba menahan nya.
"Apa yang kalian lakukan?"
"Yang mulia, sebagai rasa terimakasih kami. Izinkan kami melayani anda dengan tubuh ini!" ucap Lethicia.
"Tapi, kalian tidak harus melakukan hal seperti ini. Apalagi jika itu terpaksa."
"Tidak, kami tulus!" seru Lilia yang sontak menghampiri ku hingga jarak aku dengan Lilia sangat dekat.
"Apa kalian yakin?"
"Benar. Sebagai budak, seharusnya tidak layak untuk meminta kebebasan kami. Tapi, anda sungguh baik dan bijak mengizinkan kami untuk pulang," sambung Lethicia.
Mendengar itu, aku pun tersenyum dan aku dengan senang hati menerima penawaran mereka diawali dengan mencium Lilia yang ada di dekatku seraya berjalan ke arah kasur dan mendorong nya.
Lalu, Lethicia dan Fira menghampiri ku dengan memulai pelayanan nya dan ini pertama kalinya aku bergulat dengan tiga wanita dalam satu malam.
Untung aku sudah menjadi monster yang kuat yang memiliki stamina yang berlimpah. Jika aku masih menjadi manusia. Mungkin, aku sudah mati.
Ini terbukti dari ronde yang kujalani dengan Shiro. Meski aku melakukan dengan tiga manusia sekaligus tidak sebanding dengan Shiro.
Keesokan harinya, kami pun berangkat meninggalkan Dungeon dan pergi ke Ibukota Ashford yang mana dalam perjalanan nya aku memakai nama Albert Halley. Seorang pedagang keliling.
Ditemani oleh Gosa dan Kuro juga Lethicia bersaudara. Adapun jika diperlukan aku mampu memanggil Shiro dan ribuan Goblin dari Unik Skill Dungeon Create.
Dalam perjalanannya, Lethicia dan Lilia menjelaskan semua peraturan tentang manusia terutama permasalahan uang.
Yang mana mata uang yang digunakan oleh manusia dan beberapa ras humanoid seperti Elf, Dwarf dan Warbeast mengunakan mata uang Vale dan memiliki nilai tukar sebagai berikut;
1 Koin Besi senilai 1 Vale.
1 Koin tembaga kecil senilai 10 Vale.
1 Koin tembaga besar senilai 100 Vale.
1 Koin Perak senilai 1.000 Vale.
1 Koin Emas senilai 10k Vale.
1 Koin Emas putih senilai 100k Vale.
Dan, tertinggi adalah 1 Koin Platinum senilai 1 juta Vale.
Memahami itu, aku pun memegang ratusan semua koin itu yang aku dapatkan dari penjarahan sarang Goblin dan sarang Orc.
Padahal awalnya, aku anggap koin ini sampah namun, sekarang koin-koin ini sangat berguna dan jika ku hitung, didalam sihir penyimpanan aku memiliki;
234,67 Juta Vale.
Dengan ini pengembaraan ku dimulai ...