I Am Goblin With System

I Am Goblin With System
Human Arrival | Chapter 24. Sarang Horde Goblin Shaman



...Chapter 24. Sarang Horde Goblin Shaman....


Lempar satu batu kena dua burung.


Itulah pribahasa yang aku lakukan saat ini yang mana aku bersama Goda dan 20 Pasukan Elite masuk kedalam sarang Goblin yang mungkin mereka tidak akan menghormati Horde lain.


Dan, seperti dugaan ku. Setibanya didalam, para Goblin sontak mengelilingi kami dengan pisau dan tawa nya.


Dengan mengelilingi kami, mereka percaya diri mampu mengalahkan kami.


"Raja, apa perintah mu?" tanya Goda.


"Aku akan mencoba bernegosiasi."


Setelah itu, aku pun melangkah maju dan melepaskan helm. Lalu, melihat kearah para Goblin yang ada di depan ku dengan tatapan tajam.


"Kalian hanya memiliki dua pilihan, menyerah menjadi anak buah ku atau mati!"


"Gigigi ... kami tidak akan patuh terhadap raja lemah seperti mu. Serang!" ucap salah satu Goblin yang memiliki kulit merah.


Sesaat kemudian, semua Goblin yang mengelilingi kami melompat dengan pisau yang diayunkan.


Melihat itu, aku juga memberikan perintah. "Lawan mereka dan bunuh mereka yang melawan!"


"Baik!" jawab serentak Goda dan pasukan Goblin Elite.


Setelah itu, Goda serta pasukan melawan balik para Goblin hijau rendahan dan berhasil mengalahkan dan membunuh mereka dengan cepat hingga membuat para Goblin hijau yang belum menyerang kami terdiam dan mundur satu langkah.


Sedangkan, Goblin merah yang merupakan pemimpin mereka melihat kekuatan pasukan yang berbeda jauh dari para goblin Horde Shaman, Goblin merah berbalik badan yang ingin melarikan diri. Namun, aku menghentikan nya dengan memegang leher nya dari belakang dan mengangkat nya.


"Sudah aku bilang bukan, jika tidak patuh dengan ku maka hukumannya kematian!"


Mendengar ucapan ku, Goblin merah itu menoleh kebelakang dan menatap ku dengan penuh ketakutan. Meski begitu, aku tidak peduli karena ini adalah pilihan nya.


"Petir."


Sesaat aku merapalkan itu, seluruh tubuh Goblin merah yang ku pegang diselimuti oleh petir dan dia pun kejang-kejang sampai-sampai mulut nya berbusa dan mata nya kosong hingga berujung pada kematian.


Setelah Goblin merah mati, aku pun melemparkan nya ke depan dihadapan para Goblin hijau yang tersisa hingga mereka semakin ketakutan dan melarikan diri.


Saat melihat itu, Goda dan lainnya ingin mengejar nya namun, aku hentikan.


"Sudah, biarkan! Tujuan kita menemui raja mereka!" Aku pun melanjutkan langkah. "Ayo!"


"Baik," jawab Goda.


Setelah itu, aku dan lainnya melanjutkan langkah sampai pada ujung Goa yang mana terdapat ruangan besar dan terlihat banyak Goblin disana dalam posisi siaga seraya menodongkan senjata nya kepada kami. Selain Goblin hijau kecil, di ruangan itu terlihat dua Hobgoblin hijau yang memiliki tinggi tiga meter.


Lalu, terlihat juga satu Goblin yang memakai jubah compang-camping dan memiliki anting ditelinga nya seraya memegang tongkat dengan permata diujung.


Dan saat menoleh kesamping, aku melihat ada empat wanita yang tidak mengenakan pakaian sehelai terkapar di lantai seperti boneka. Selain itu juga ada dua wanita yang di ikat pada dinding Goa.


Mungkin kah, salah satu dari mereka ada Fira?


"Raja Desa Goblin, kenapa kamu datang ke sini?" tanya Goblin Shaman.


"Tunduk lah kepada ku! Dan, kembali ke desa!"


"Tidak akan! Kekuasaan ku disini! aku tidak akan pergi dan tunduk kepada siapa pun kecuali kamu ingin bergabung dan menjadi anak buah ku. Gigigi..." ucap Goblin Shaman.


Mendengar itu, aku tersenyum lalu menarik pedang yang ada pinggang ku. "Jika begitu, Mati lah!"


Melihat bola api yang melesat kearah kami, aku sontak meluruskan tangan dan merapalkan skill.


"Chaos Dismantling."


Seusai merapalkan skill itu dan tangan ku memegang bola api besar. Tiba-tiba bola api itu pun terpecah dan menghilang.


Kemampuan itu merupakan kemampuan dari Chaos Dismantling. Selain mampu memecah mangsa menjadi beberapa bagian, Chaos Dismantling juga mampu memecah sihir.


Melihat aku yang berhasil memecahkan sihir api andalan nya, Goblin Shaman itu sontak terkejut dan mundur satu langkah. "Tidak mungkin, bagaimana bisa?" Lalu, dalam panik nya Goblin Shaman melihat sekeliling dan memberikan perintah kepada anak buah nya. "Apa yang kalian lakukan?! Serang mereka!"


"Gwuahh...!" raung beberapa Goblin.


Lalu, Hobgoblin dan beberapa Goblin lainnya menyerang secara bersamaan. Melihat itu, aku pun juga memberikan perintah.


"Serang!"


"Baik!" jawab serentak Goda dan lainnya.


Setelah itu, Goda dan lain nya mengangkat senjata. Lalu, melawan Goblin lawan yang datang dan pasukan ku menang dengan mudah bahkan Dua Hobgoblin berhasil dikalahkan oleh Goda.


Saat melihat pertarungan ini, aku seakan-akan melihat seorang petani melawan seorang ksatria dan itulah perbedaan kekuatan kami.


Setelah Goda dan lainnya berhasil melumpuhkan pasukan Goblin lawan, aku melihat Goblin Shaman sedang merapalkan skill sihir api lebih besar yang mana api itu berbentuk ular raksasa.


Saat melihat itu, aku sontak mengambil tindakan.


"Tidak akan aku biarkan!" Lalu, aku melesatkan skill. "Fast Step!"


Sesaat kemudian, aku pun berada belakang Goblin Shaman dan mengangkat senjata ke atas.


Saat aku melakukan itu, Goblin Shaman menoleh kebelakang dengan tatapan cemas dan takut. Namun, aku tidak peduli dan memenggal kepalanya.


Lalu, sihir pun terpecah dan Goblin Shaman mati di hadapan ku.


Melihat pemimpin itu mati, para Goblin terdiam kaku dan aku pun memanfaatkan kesempatan tersebut.


"Kalian, Dengar!"


Semua Goblin terkejut dan melihat kearah ku.


"Aku akan berikan kesempatan lagi. Buatlah pilihan! Tunjuk kepada ku atau mati disini!"


Para Goblin yang mendengar ucapan ku, mereka saling menatap lalu, mereka pun serempak bersujud dihadapan ku.


"Kami mengabdikan diri kepada mu, Raja ku!" seru serempak para Goblin.


"Keputusan yang tepat. Aku akan menerima nya!"


"Raja yang kuasa!" jawab serentak para Goblin.


Seusai itu, aku dan lainnya kembali ke desa Goblin dengan membawa prajurit Goblin yang baru, enam wanita manusia dan beberapa anak-anak Goblin yang terlahir dari Larva.


Selain itu juga aku menjarah semua senjata dan makanan di sarang Goblin tersebut.


Dengan ini misi selesai ...


... ◆◆ ◇...