I Am Goblin With System

I Am Goblin With System
The Heir Dungeon | Chapter 46. Penyihir Kyu



...Chapter 46. Penyihir Kyu...


Setelah mengalah para Homunculus dan Death Reaper, aku pun pergi menuju lantai tertinggi yang mana lantai itu merupakan lantai dari inti Dungeon yang mana di bawah kristal inti Dungeon terlihat Kyu dan Luna yang sudah sadar.


"Kak Albert, kenapa kakak berada disini? Lari lah ini bukanlah urusan kakak!" seru Luna yang duduk di kursi besar.


Aku pun tersenyum mendengar dan menjawab nya dengan santai.


"Aku kesini untuk menyelamatkan mu, Luna dan membawa mu pulang."


Luna pun menundukkan kepalanya dan berseru. "Ini sudah kewajiban ku untuk mewarisi Dungeon ini dan aku tidak apa-apa." Lalu, Luna pun melihat kearah ku dengan menitihkan air mata nya. "Jadi, kakak tidak perlu khawatir."


Melihat situasi Luna, aku pun menghela nafas panjang.


"Tidak! Aku tidak akan melarikan diri dan membiarkan mu menanggung beban." Lalu, aku melihat kearah Kyu. "Bukankah begitu, Kyu!"


Luna yang mendengar itu, dia pun tersenyum. "Kak Albert ..."


Aku yang mendengar mengembalikan pandangan ku kearah Luna dengan senyuman dan anggukan kepala.


Sesaat kemudian, Kyu memulai berbicara.


“Selamat kepadamu, petualang! Karena kamu telah berhasil melalui ujian. Maka dari itu, aku akan memberikan gelar pahlawan kepadamu dan memberikan pedang suci ini, Durandal!” ucap Kyu yang memunculkan pedang besar yang masih tersarung dan memamerkannya keatas.


Lalu, pedang yang dipamerkannya itu diberikan kepada ku dengan kekuatan bayangannya.


"Terimakasih tapi sebenarnya apa tujuan mu? Hingga aku menculik Luna dan memaksa ku untuk menaklukkan Dungeon ini. Jadi katakan kepada ku, apa yang harus kulakukan?"


"Pahlawan Albert, aku akan menceritakan sebuah kisah kepada mu!"


Saat mendengar itu, aku pun menyimak nya.


Dan, Kyu pun memulai ceritanya bahwasanya kehidupan dirinya berakhir ditangan ketidakadilan dan kebrutalan.


Dewa yang menyaksikan itu membuat dirinya bereinkarnasikan menjadi bayi kembali. Dia pun lahir di keluarga yang baik dan bertemu dengan orang yang bersikap baik kepadanya.


Pada saat itu, Kyu berpikir bahwa hidupnya sudah membaik.


Tapi karena pemikiran bodoh itulah yang membuat dirinya tertimpa bencana.


Seorang bangsawan yang jatuh hati kepada Istrinya Kyu dan membuat taktik kotor dengan menjebloskan Kyu kedalam penjara dan menjatuhkan hukuman mati kepada Kyu.


Namun, saat dirinya sudah mati. Dewa membantunya serta memperlihatkan sebuah pemandangan kepadanya yang dimana kepala dari seluruh keluarga nya telah terpenggal dan mati.


Diantara jasad tempat tinggal Kyu terdapat jasad istrinya yang duduk terdiam di ruang santai seperti boneka yang mana Kyu tahu bahwasanya bangsawan itu telah menodai tubuh Istri nya itu hingga mati.


Namun, nafsu dari bangsawan itu terdapat istrinya Kyu. Dia menjadikan istrinya Kyu itu menjadi boneka manekin dan meninggalkan nya.


Menyaksikan hal itu menumbuhkan rasa dendam Kyu terhadap bangsawan tersebut. Lalu, dia pun mengubah seluruh jasad keluarga dan pelayannya menjadi Undead.


Setelah itu, Kyu dan pasukan undeadnya menyerang wilayah bangsawan itu hingga tidak ada belas kasih untuk nya dan seluruh keluarga nya dan Kyu pun berhasil balas dendam.


Didalam kesepian nya, Kyu pun memutuskan untuk mencari cara mengakhiri hidup abadinya agar bisa bertemu kembali dengan istrinya namun, Dewa tidak pernah mengizinkan nya.


Dan, Kyu pun memutuskan untuk berkelana mencari cara untuk mati hingga tanpa dia duga diri nya sudah di berikan gelar sebagai Raja malam abadi dan sampai suatu waktu Kyu menemukan keturunan dari Istrinya itu, Luna yang mana suatu kejadian pembantai itu dirinya dibawa kabur oleh Pelayan nya atas perintah Ibu kandung nya Luna sendiri.


Kyu pun terus mengawasi waktu demi waktu sampai dia melihat keberadaan ku yang dekat dengan Luna selain itu, dia mampu melihat kemampuan ku yang mana Kyu menduga aku akan bisa membunuhnya.


"Baiklah, Pahlawan Albert. Bukan, Raja Goblin, Kay." Kyu pun membentangkan kedua tangan nya. "Sekarang, bunuh lah aku! Tugas ku sudah selesai dan ..." Kyu menoleh kearah Luna. "Jaga putriku!"


Luna yang mendengar itu, dia menoleh kearah Kyu dengan menitihkan air mata nya. "Ayah!"


"Maaf, Luna. Aku sudah menjadi ayah yang tidak berguna," ucap Kyu.


Melihat kejadian itu, aku hanya bisa menghela nafas panjang seraya melihat pedang besar yang diberikan oleh Kyu.


Menurut Kyu, cara membunuh nya sangat sederhana aku hanya perlu menghunuskan pedang Durandal dan menusuk nya. Namun, persyaratan untuk melepaskan Durandal dari sarungnya ialah seseorang itu memiliki gelar pahlawan dan raja Iblis secara bersamaan.


Lalu, aku pun dengan berat hati menjawab nya.


"Aku mengerti."


Kyu pun kembali melihat ku, "Terimakasih."


Setelah itu, aku pun melepaskan pedang besar dari sarungnya. Lalu, aku pun melompat dan menusuk Kyu.


Sesaat menusuk nya, muncul cahaya putih yang menyilaukan dari luka tusukan tersebut.


"Aku senang bertemu dengan mu," ucap Kyu.


"Aku juga senang bertemu dengan anda dan beristirahat lah dengan damai."


"Baik ... Hahaha ... Dengan ini aku bertemu dengan mu kembali. Wahai cinta ku ... Flaria!" seru Kyu dan berlahan cahaya putih itu pun menghancurkan sosok Kyu hingga dirinya menjadi debu.


Setelah itu, aku melihat ada cincin yang terjatuh yang mana aku menduga cincin itu merupakan cincin pernikahan nya. Maka dari itu, aku pun mengambil nya.


Luna yang sebelumnya terkena sihir pelumpuh kini pulih kembali dan beranjak dari kursinya menghampiri ku.


"Kak Albert, Maaf! Dan, Terimakasih."


Lalu, aku pun menghadap Luna. "Tidak perlu. Sudah seharusnya aku menolong mu dan .." Aku memberikan cincin pernikahan Kyu kepada Luna. "Luna, ambillah! Ini adalah bukti ikatan dari ayah dan ibumu kandung mu."


"Baik, kak Albert," jawab Luna seraya menerima cincin tersebut.


Setelah itu, aku pun membuka Warp dan kembali bersama Luna ke kota Ashford.


Sejujurnya aku ingin mengambil beberapa barang bahkan ingin menyantap inti Dungeon namun, prioritas utama ialah membawa kembali Luna dan aku akan melakukan nya nanti.


Dan, setibanya di penginapan. Luna dan ibu angkat nya sontak berpelukan disertai dengan air mata. Lalu, Luna pun menjelaskan yang terjadi kepada nya.


Ibu angkat nya pun meminta maaf meski begitu, Luna akan selalu menganggap bahwa Ibu angkatnya merupakan ibu yang sebenarnya bagi dirinya.


Dengan ini misi ku selesai ...