Childhood Love Story " Blossom "

Childhood Love Story " Blossom "
Keributan 2..



" Ada apa ini?, kenapa ada keributan disini?"


Guntur dan Wulan, kakak Zaski berdiri tegap dibelakang Jasmin dan Saga.


" Nggak ada apa-apa kok, hanya ngobrol saja, maaf jika menganggu acaramu Wulan..." Ucap Saga tulus.


Lalu tatapan matanya kembali beralih ke Maureen kembali.


" Dimana kakakmu Reen..." Tanya Saga lagi dengan tatapan tajam pada Maureen.


" Bodo amat! Tau juga nggak bakalan aku kasih tau!!" Sahut Maureen dengan melenggang pergi begitu saja.


" Sebenarnya ada apa ini Kia?" Tanya Wulan pada adiknya.


" Entahlah!!, ada apa ya?" Jawab Zaski cuek dengan menggendikkan bahunya, tak lupa tatapan sinisnya menusuk Saga saat ini.


" Ck!!, kamu kan disini dari tadi. Kakak lihat dari sana kok, kamu terlibat !!" Desak Guntur lagi.


Jasmin yang melihat situasinya bagus segera memposisikan diri sebagai korban. Sementara Zaski cuek tak perduli.


" Eh...nggak ada apa-apa kok kak Wulan. Yang salah bukan Kia kok. Hanya saja Jasmin rasa Kia salah bergaul. Kia hanya ikut-ikutan nge-judge aku tadi..., nggak papa kok...anak seusianya kan masih masanya berkembang, jadi belum bisa memilah teman.." Jawab Jasmin sok manis.


"Ck dasar Gominho!! Rubah betina berekor sembilan!!" Desis Zaski muak. Ingin rasanya dia menyobek mulut Jasmin, tapi peloton Wulan membuatnya nyengir.


Wulan menatap Jasmin, lalu menatap Saga bergantian. Perlahan mendekati Jasmin dan membisikan pertanyaan pada gadis itu.


" Kenapa Jasmin?, ada yang godain pacarmu lagi. Tuh kan aku bilang juga apa!, Saga itu terlalu ganteng. Jadi kamu selaku pacarnya pasti stress berat he..he...he.., sabar ya.."


Wulan mempunyai hutang budi pada Jasmin, itulah sebabnya Wulan begitu dekat dengan Jasmin.


Dulu saat Wulan tiba-tiba datang bulan di kampus lalu tembus, dia sempat ditertawakan oleh beberapa anak di kantin kampus.


Dan saat itu Jasmin datang sebagai penyelamat dengan menawarkan bantuannya, hingga hubungan mereka terjalin akrab hingga sekarang.


Pada Wulanlah Jasmin sering mengadukan hubungannya yang tidak ada kemajuan dengan Saha karena adanya penganggu.


Yang jadi pertanyaan Wulan saat ini?, siapa sih penganggu itu?


Jika saat ini Jasmin serasa dilambung tinggi oleh kata-kata Wulan, justru berbanding terbalik dengan Saga, Guntur dan juga Zaskia.


Walaupun Wulan berbisik tapi masih terdengar oleh ketiganya.


" Tunggu Wulan!, apa tadi kamu bilang? pacar?" Lirih Saga.


" Pacar apa?, pacar siapa?" Lanjutnya lagi dengan mata menatap tajam Jasmin.


" Heyy!! Ada apa nih? Kenapa Saga, bukankah kalian pacaran ya..." Kali ini Wulan makin bingung, demikian juga Guntur. Setahu Guntur, Saga ini ada di rumah Meera sahabat Zaskia saat dia diukur minggu lalu.


Guntur bukan anak kemarin sore, dia jelas tahu arti tatapan Saga pada Meera saat itu, dan diapun sempat menduga bahwa diantara Saga dan Meera ada hubungannya spesial.


Tapi setelah mendengar pertanyaan Wulan pada Jasmin barusan Guntur sedikit bingung akan presepsi yang di bangunnya.


" Tunggu!!, kak Wulan bilang apa?, si ulet kekek ini pacar kak Saga!!" Tunjuk Zaskia tepat di ujung hidung Jasmin. Rupanya tak hanya Guntur yang syok!!, Zaskiapun ikut kaget.


Tapp!!


Wulan menepis keras tangan Zaskia, dia tidak suka adiknya berlaku tak sopan kepada orang yang lebih tua.


" Heyy!!, yang sopan!!" Sentak Wulan.


" Owhhh oke!..oke!, jadi dia juga pacarmu kak Saga, wuuiihhhh gila.... Cewek secantik dan selembut Meera saja kamu masih kurang puas juga. Astaghfirullah....definisi manusia nggak bersukur dan serakah itu adalah kamu kak Saga " Ucap Zaskia pada Saga yang saat ini melotot menatap Jasmin dengan penuh amarah.


Jadi selama ini Jasmin ngaku-ngaku jadi pacar aku?


" Sebenarnya apa yang kamu lakukan dibelakangku Jasmin?. Jadi kamu mengatakan kepada teman-temanmu kalau kita ini pacaran? Lancang kamu Jasmin!!" Kata-kata Saga terdengar pelan tapi begitu menusuk ke jantung Jasmin.


" Ini semua gara-gara Meera!!, jika Meera nggak hadir diantara kita pasti kamu tidak begini kan kak..." Rengek Jasmin.


" Kenapa bawa-bawa Meera terus?, kenapa kamu menyalahkan Meera!, dan apa maksudnya dengan di antara kita. Aku tegaskan sekali lagi Jasmin!! Buka telingamu lebar-lebar. TIDAK ADA APA-APA DI ANTARA KITA, kamu paham Jasmin?, atau perlu aku ulangi lagi.." Lanjut Saga murka.


" Hiks..hiks..., apa salahku?. Meera pasti sudah mengguna-gunai kamu kak. Sejak kecil kamu baik padaku.... Tidak pernah berkata-kata kasar seperti ini, tapi semenjak ada Meera kamu berubah...." Ucap Jasmin mulai berakting sok tersakiti dan terzholimi.


Wulan yang memang mengenal baik Jasmin segera memeluknya. Jujur saat ini dia bingung tidak paham dengan apa yang sedang diributkan adiknya dengan Saga. Setahunnya Saga itu pacarnya Wulan, lalu Meera?


" Lihat kak Wulan, apa yang kakak bilang terbukti. Kak Saga itu orang baik, digoda sedikit saja dia luluh, apalagi orangnya sok manis, sok alim dan sok baik seperti Meera...."


Wulan hanya diam dengan fikiran yang semakin bingung, sejak tadi mereka menyebutkan nama Meera dan Meera. Dan lagi adiknya sejak tadi ikut membela-bela Meera.


Jangan-jangan yang mereka maksud Meera itu Almaeera??. Almaeera sahabat Zaskia?


Si gadis sholehah itu kah?. Yang sangat mencuri perhatian kedua orang tuaku dan kak Guntur disaat pertemuan pertama mereka? Meera itu kah?


Meera yang diharapkan orang tuaku untuk bisa berjodoh dengan kak Guntur?


Wulan menggelengkan kepalanya sesaat, rasanya tidak mungkin Meera itu.


Akkhh masa sih Saga tega nyelingkuhin gadis baik seperti Jasmin. Tapi apa tadi kata Saga? Nggak ada hubungan apa-apa?


" Zaski dimana Meera?" Tanya Saga sekali lagi dengan tatapan memohon.


" Cari sendiri....egepe gue!!" Jawab Zaski sinis.


" Yuk bang, kak Wulan, balik ke dalam yuk! Sayang sekali acaranya rusak gara-gara ngurusin sampah!!" Sindir Zaskia lagi.


Wulan lagi-lagi mencubit kecil mulut Zaskia geram. Masalah ini sebenarnya bukan masalah mereka, jadi Wulan pun berharap Zaskia tidak terlalu dalam ikut campur. Tapi...


Fikirannya masih rancu saat ini, dia dan beberapa temanya selama ini menganggap bahwa Saga adalah pacar Jasmin. Dan Jasminpun selalu mengatakan begitu selama ini.


Bukti kuatnya adalah interaksi dan kuantitas pertemuan Saga dan


Jasmin selama ini yang terlihat sering bersama. Tidak hanya di kampus, diluar kampuspun Wulan sering melihat mereka bersama. Jadi tidak mengherankan jika saat ini Wulan bingung dengan kata-kata Saga tadi.


Tak mau terlalu tenggelam dalam urusan orang lain Wulanpun mengangguk mengikuti Guntur dan adiknya untuk kembali ke ruang acara. Meninggalkan Saga yang kini menatap tajam pada Jasmin.


" Sejak kapan ini?" tanya Saga dingin.


" Apanya?" tanya Jasmin dengan suara tercekat.


" Sejak kapan kamu mengaku-ngaku sebagai pacarku!! dan mulai menjatuhkan nama baik Meeraku hahh!!" bentak Saga.


Beberapa teman sekampus mereka yang kebetulan berada disana tercengang sesaat melihat seorangpun Saga bersuara keras seperti itu.


" Stttt..., aku dengar kak Saga ketahuan selingkuh dari Jasmin.."


" Iya..., denger-denger pelakor itu mahasiswa baru di kampus kita juga loh.."


" Jadi penasaran gue, susuk apa yang dipakai pelakor itu. Gila ampuh amat!! bisa buat Saga sampai ngebentak Jasmin begitu. Sedang kita-kita aja hampir dua tahun nggak sanggup ngedeketin dia..."


" Iya loh..., gue juga penasaran bet cuy. Cewek macam apa yang mampu membuat Saga berpaling dari Jasmin..."


Kasak-kusuk disekitarnya itu terdengar jelas oleh telinga Saga.


Wajahnya berubah mengeras dan merah padam karena memendam rasa marahnya yang luar biasa.