
tak terasa usia kandungan Lea sudah memasuki bulan ke sembilan, Galang dan Lea tak sabar menanti kelahiran anak mereka .
Galang menggenggam tangan mungil istrinya , ia selalu berdoa pada Tuhan untuk keselamatan kedua orang yang amat ia cintai itu.
"sayang ," panggil Lea , Galang menoleh ke arah Lea yang juga sedang menatapnya Galang begitu terpesona dengan wanita cantik yang sedang hamil ini. sungguh ia bersyukur Tuhan mempertemukan dirinya dengan wanita ini meski pada awal pertemuan dirinya dengan wanita ini tidaklah baik tapi semoga ia dan wanita ini selamanya mengarungi indahnya sebuah keluarga .
Galang mengelus rambut halus Lea ," kenapa sayang," ujar Galang dengan lembut . mata Lea berkaca kaca hormon hamil sudah kembali .
"aku..," Lea menundukkan wajahnya menatap kaki namun tak nampak karena perutnya yang membuncit . Galang mengangkat dagu Lea sehingga mata mereka kembali bertemu .
"ada apa sayang, coba kau katakan apa yang kamu mau," ujar galang .
Galang mengusap lembut wajah Lea ia harus berhati hati dengan kata kata intonasi dan juga perilakunya jika tidak mau istrinya itu ngambek dan berakhir dengan ia yang tidur di luar kamar .
"aku...aku..ingin mie onstan,"ujar Lea pelan menatap Galang penuh harapan, Galang berpikir sejenak lalu tersenyum lembut menatap istrinya .
"boleh tapi hanya satu sendok saja," ujar Galang ☺️ dengan senyum imutnya .
"kamu harus ingat kata dokter," lanjut Galang . Lea terdiam sejenak lalu menghujam kepalanya. tapa satu sendok yang penting lidahnya sudah merasakan mie instan itu.
...
di dapur Galang sedang berkutat dengan alat alat perang pembuat mie instan sedangkan istri tercintanya duduk di meja makan dengan menompangkan dagunya menatap kagum juga gairah yang menyala sialan . gairah ini seakan tiada habis saat memandang tubuh tegap suaminya dari belakang . dari belakang saja sudah seksi apalagi yang depan mungkin ia akan ......selangkangannya terasa berdenyut dan basah . pemikiran kotor Lea terus menari nari begitu dalam sehingga wanita itu tak menyadari pria yang menjadi imajinasi kotornya sudah ada di hadapannya dengan semangkuk mie instan yang masih mengepul .
"sayang, bukan kah kau ingin mie instan," ujar Galang mengusap rambut Lea hoby barunya .
Lea terkesimak sejenak ia mengenakan matanya menatap Galang dengan andangan gairah yang meletup letup.
"aku tak ingin makan mie instan aku...aku ingin memakan...memakan..."ujar Lea dengan terbata bata .
"memakan apa sayang," goda Galang pada istrinya yang sekarang sedang menundukkan kepalanya ," hei tatap aku sayang," Lea menatap Galang wajah bersih Lea memerah seperti kepiting rebus .
Galang tersenyum saat wajah cantik itu memerah , Galang mengecup pipi chubby Lea lalu ******* bibir kecil nan manis itu.
"apa yang kau mau sayang,'' suara serak Galang begitu seksi di telinga Lea.
Lea menatap Galang "aku ingin dirimu," ujar Lea dengan suara yang begitu kecil.
Galang menggendong Lea seketika....
deng
deng .... jangan lupa mampir di cerita cerita aku selanjutnya guyssss🤩🥰🥰🥰🥰🥰🤗🤗