
.
"Aaaaa." Pekik Chelsea saat dirinya hampir saja tertabrak ketika hendak menyebrang jalan
"M-maaf, saya tidak sengaja." Pengendara itu langsung menghentikan motor dan turun menghampiri Chelsea "Loh Chelsea?!"
Chelsea mendongak menatap pengendara itu "Satya?!" Ucapnya terkejut
"Maaf gue gak sengaja, tadi buru buru soalnya."
"No problem. Emang buru buru kenapa?" Tanyanya penasaran
"Gue telat bangun jadi kesiangan ke sekolah." Jawab Satya apa adanya yang di angguki Chelsea "Btw Kenapa lo di pinggir jalan? Lo gak berangkat bareng Jihan? Biasanya bareng."
"Ah motor Jihan mogok and dia tadi sama alien."
"Alien? Bintang?" Bingung Satya menebaknya meski ragu
"Siapa lagi?!" Balas Chelsea membuat Satya terkejut.
Bintang sama Jihan berangkat bareng? Rasanya mustahil ketika mengingat Bintang tidak pernah dekat dengan cewek manapun di sekolah, apalagi sama Jihan. Apakah Bintang menyukai gadis itu? Apa dia saat ini lagi pdkt? Batin Satya bertanya tanya.
"Duhh padahal pagi tapi panas yah." Keluh Chelsea tiba tiba membuat Satya menatapnya "Mana kaki gue cape, berasa kek mau di amputasi." Lanjutnya sengaja dengan berharap hati Satya tersentuh agar memberinya tumpangan untuk pergi ke sekolah.
"Lo mau berangkat bareng gue?" Tawar Satya membuat Chelsea tersenyum, akhirnya rencananya berhasil.
"Duh gue gak enak banget sama lo kalo nebeng, tapi kalo lo maksa ya gak papa gue mau." Ucapnya tak tahu diri. Padahal Satya hanya sekali menawarkannya, itupun tidak ada unsur pemaksaan. "Yaudah ayo." Chelsea sudah bersiap untuk menaiki motor sport milik Satya
Satya terkekeh gemas kemudian dia pun memakai helmnya dan menaiki motor di ikuti Chelsea. Tanpa menunggu lama lagi, Satya segera tancap gas menuju sekolahannya.
***
"Makasih buat tumpangannya." Ujar Jihan setelah turun dari motor milik Bintang. Mereka memang baru sampai di sekolah.
Bintang menjawabnya dengan deheman singkat sambil melepas helm dan meletakkannya di atas stang motor.
"Widiiihhh kagak salah liat nih kita." Seru seseorang tiba tiba menghampiri mereka dengan hebohnya. Dia adalah Gino yang datang bersama dengan ketiga sahabatnya.
Bintang menatap Jihan yang terlihat risih, namun sepertinya ia enggan untuk menenangkannya. Mungkin karna dia adalah Bintang si cowok yang anti cewek.
"Tumben bareng sama dia, ada angin apa bro?" Tanya Joan mengangkat kedua alisnya
"Gak sengaja ketemu di jalan, motornya mogok." Jawab Bintang apa adanya
Ketiga sahabat Bintang tampak terkejut, pasalnya mereka tau jika Bintang sangat tidak peduli dengan sekitar apalagi menyangkut cewek. Sungguh ini kejadian langka.
"Jangan mikir aneh aneh, apa salah gue ingin membantu." Seru Bintang tau apa yang ada di pikiran keempat sahabatnya
"Gak, kagak salah kok bos." Jerry tersenyum menggoda sedangkan Bintang hanya memutar bola matanya malas
Mereka asyik menggoda sang bos yang baru pertama kali berangkat bareng cewek, padahal ini bukan pertama kalinya karena Bintang pernah berangkat bareng Chelsea tapi mereka tidak melihatnya.
Lain halnya dengan mereka, Jihan justru tampak gelisah memikirkan bagaimana nasib sahabatnya yang ia tinggal di pinggir jalan sendirian.
Suara motor yang baru datang mengambil eksitensi mereka.
"Chelsea... Satya..." Gumam Jihan terkejut begitupun yang lainnya yang menatap kedatangan mereka dengan berbagai arti
"Tck, kalah cepet gue sama si ketos." Gerutu Joan si playboy
"Thanks yah. Udah tampan dan baik lagi, gak kayak si onoh yang gak punya perasaan dengan ninggalin cewek secantik gue." Ucap Chelsea sengaja menyindir Bintang
"Sama sama, lagian mumpung searah juga." Balas Satya tersenyum manis
Bintang menatap interaksi keduanya penuh arti. Entah kenapa dirinya merasa tidak suka melihat kedekatan mereka berdua, rasanya hawa sekitar menjadi panas sepanas gurun dan ingin sekali berendam di kutub utara.
"Kok kalian bisa bareng?" Tanya Jihan sangat penasaran setelah Chelsea dan Satya menghampirinya
"Gak sengaja ketemu di jalan terus Satya nawarin bareng, ya udah gue terima. Masa gue nolak di bonceng cowok tampan. Ya gak?!" Balas Chelsea tersenyum sangat manis semanis gula membuat Satya menjadi salting sendiri
"Cih tampan darimananya?! Kek nampan mah iya." Celetuk Bintang sangat lirih dengan muka julid sambil berjalan menjauh dari sana
"Dia ngomong apa sih?! Kagak jelas banget tuh orang." Tanya Chelsea karena tak mendengar celetukan Bintang yang no have akhlak itu
"Kita juga gak tau." Jawab Haris jujur sedangkan yang lain mengangguk sependapat dengannya
"Freak banget tu alien satu." Gumam Chelsea namun bisa di dengar lainnya
"Dia emang gitu, tapi gue enggak kok." Ucap Joan membuat Chelsea mengernyitkan keningnya bingung "Gue tampan, pacaran yuk!" Lanjutnya mengedipkan sebelah matanya genit
Semua yang disana di buat terkejut, Joan mengajak Chelsea berpacaran seenak jidat seperti mengajak orang ke warteg. Namun Chelsea tak mempedulikan itu, dia sudah terbiasa akan hal ini. Cowok mana yang tidak tertarik dengan pesona seorang Chelsea Putri Aurora?! Ah rasanya tidak ada.
"Gue--"
Belum sempat Chelsea menjawab, tiba tiba saja Joan ditarik paksa oleh seseorang yang sempat pergi namun kembali lagi entah sejak kapan. "Ehh bos." Pekiknya menatap Bintang terkejut
"Bentar lagi masuk." Ucap Bintang seraya menarik kerah belakang Joan paksa.
Entah kenapa Bintang melakukan itu, tadinya ia memang belum jauh darisana dan sempat mendengar ucapan Joan yang mengajak Chelsea berpacaran. Tiba tiba saja merasa tubuhnya bergerak sendiri untuk menarik sahabatnya pergi sebelum Chelsea menjawabnya.
"Tuh kan, dia emang alien paling freak." Cetus Chelsea menatap kepergian Bintang bersama semua sahabatnya
Satya terkekeh gemas melihat kekesalan Chelsea "Udah gak usah di pikirin, nambah beban pikiran aja."
"Untung masih ada elo yang waras disini." Chelsea tersenyum manis
Jihan menatap keduanya intens, dia bisa merasakan seberapa dekat mereka berdua. "Gue ke kelas duluan." Pamitnya tiba tiba sembari melangkahkan kakinya pergi
"Eh Jihan, tungguin dong. Kok malah main nyelonong aja." Panggil Chelsea namun Jihan tak mendengarnya karena sudah cukup jauh
"Yaudah, kita ke kelas aja." Ajak Satya di angguki Chelsea, dan mereka akhirnya berjalan bersama menuju ke kelas.
...\=•\=•\=•\=•\=...
...~Bersambung~...