Asalamualaikum Jodoh

Asalamualaikum Jodoh
bab 5



 


Hari ini Zahara dan Farhan telah sampai di sebuah taman yang nampak ramai oleh pengunjung .


 


Sebelum berolah raga mereka berdua melakukan pemanasan terlebih dahulu. Setelah merasa cukup Zahara dan Farhan pun berlari lari kecil mengitari taman itu.


"Em ... ra..." panggil Farhan yang menghentikan lari nya . Zahara pun ikut menghentikan langkah nya.


Saat ini Zahara berada tepat di samping nya wanita itu tengah menatap Farhan dengan penuh tanya .


"Iya mas , kenapa berhenti mas capek ya .?, mau istirahat dulu bentar?." tanya Zahara yang tidak mendapatkan jawaban dari Farhan .


lelaki itu memilih berjongkok . Zahara semakin bingung di buat nya.


"mas ngapain sih .?"tanya Zahara .


Farhan hanya diam serius menatap sepatu Zahara , dengan cekatan Farhan mengikat tali sepatu Zahara yang terlepas .


"Lelaki ini begitu perhatian ." ucap Zahara dalam hati nya, menatap punggung Farhan yang tak kunjung berdiri dan masih sibuk dengan tali sepatu Zahara.


"Maaf , tali sepatu kamu lepas tadi ,jadi mas benerin dari pada nanti kamu jatuh kan lebih baik berhenti dulu di benerin tali sepatu nya. "ucap Farhan tersenyum .


"Em... makasih ya mas" balas Zahara menunduk malu wajah nya mulai memerah membuat Farhan gemas .


"Kita ngaso dulu ya Ra kelihatan nya kamu udah mulai capek , tuh keringat kamu dah banyak , matahari juga mulai tinggi ." ajak Farhan yang mendapatkan angguk kan oleh Zahara .


Mereka berdua duduk di bawah pohon yang rindang . Sesekali Farhan mencuri curi pandang ke arah Zahara yang sedang menyeka keringat nya dengan handuk kecil.


"Ra .... nih minum dulu ." Farhan menyerahkan botol air mineral yang telah di buka nya.


" Makasih mas ..." Zahara mulai meminum air itu sampai setengah botol ,ia merasa tenggorokan nya kering sekali.


"Em ... mas ini udah berapa lama kenal sama kak Yaksa? ."tanya Zahara yang baru menutup botol air tersebut .


"3 tahun nan , mas kenal kakak kamu dulu waktu mas sedang menjalan kan kerja sama dengan perusahaan kakak kamu . Saat itu mas kenal kakak kamu awal nya mas mengira kakak kamu itu orang yang judes , Cuek dan dingin tapi lama kelamaan mas tau dibalik sifatnya itu ia memiliki pribadi yang baik , dan kakak merasa cocok saja dengan kakak kamu akhirnya kakak dan kakak kamu berteman ."jelas Farhan panjang lebar . Zahara hanya mengangguk angguk mengerti .


"Setahu Zahara kak Yaksa itu orang yang cuek baik dari mana coba , dia itu sering jahatin Zahara bahkan kata katanya membuat hati Zahara tersinggung ." curhat Zahara , Farhan tersenyum melihat ekspresi Zahara yang menurut nya imut itu .


"Masak sih setahu mas yaksa itu kakak yang baik Lo ."


"Maksud mas baik gimana .?"tanya Zahara penasaran .


"3 hari yang lalu Yaksa terlihat murung, dia terlihat tidak fokus bekerja , semua karyawan di marah marahin ,kebetulan saat itu mas ada kunjungan ke kantor kakak kamu jadilah mas dihadiahi muka datar kakak mu itu yang terlihat murung ." jawab Farhan menerawang kejadian 3 hari yang laluyang membuat Farhan mengelus dada sabar melihat tingkah Yaksa yang uring uringan.


" Emang kak Yaksa ada masalah apa .?" tanya Zahara penasaran pasal nya sang kakak tak pernah melihat kan muka sedih nya , justru muka sang kakak itu mengesalkan.


Jadi saat Farhan bercerita tentang itu membuat Zahara semakin penasaran dengan sang kakak.


"Kakak kamu menghawatirkan kamu Zah."


"Kawatir , kawatir kenapa .?"tanya Zahra bingung .


" Dia cerita ke mas katanya sepulang dia bekerja, tepatnya lima hari yang lalu dia melihat kamu tertidur dengan mata yang bengkak .


Kamar berantakan dan handphon yang telah terbelah menjadi dua, lalu kamu tau gak apa yang kakak kamu lakukan .?" tanya Farhan .


"Apa..... jangan jangan yang bersihin kamar aku itu kak Yaksa ya mas ." sedih Zahara.


Jika itu benar ulah sang kakak maka Zahara akan merasa sangat bersalah pasal nya selama ini dia selalu menganggap Yaksa tidak perduli terhadap nya tapi ternyata dugaan itu salah .


"Itu kamu tau , kakak kamu itu sangat menyayangi mu melihat mu bersedih dia merasa menjadi orang yang tidak berguna. Maka kamu salah jika kamu menganggap dia orang yang cuek, jahat atau tidak perduli." nasehat Farhan. Dalam pikiran Zahara bergelut membuat argumen Argumen sendiri .


"Mas Farhan tau semua masalah ku apa jangan jangan dia mendekati ku hanya karena rasa kasian ." batin zahara.Dengan memberanikan diri Zahara mencoba bertanya pada Farhan .


" Apa mas deketin Zahara hanya karena kasihan .?"tanya Zahara yang membuat Farhan menatap Zahara tak percaya .


"Apa menurut mu aku seperti itu ." jawab Farhan tak terima .


Zahara hanya menunduk sedih melihat itu Farhan mengusap rambut Zahara yang terbungkus jilbab.


" Zahara perlu kamu ketahui mas dari awal gak punya niat itu sama sekali. Sebenarnya mas ini sudah tak lagi muda umur mas sudah menginjak kepala tiga,mas ingin mencari wanita yang bisa di ajak serius . Mas deketin kamu bukan karena mas kasihan tapi sebenarnya mas jatuh hati Pada pandangan pertama ,lihat Poto kamu di meja Yaksa . Setelah itu mas minta Yaksa buat deketin aku sama kamu dan yaksa setuju akan hal itu , jadi kamu salah berfikir seperti itu tentang mas . " ujar Farhan lembut .


Seketika Zahara menatap Farhan tak percaya matanya menatap mata itu lembut di dalam sana tak ada kebohongan sama sekali justru yang Zahara temukan hanya kejujuran dan ketulusan dari pria itu.


"Sepertinya mau turun hujan , padahal tadi panas sekali kenapa sekarang mendung . Ra yuk balik ."ajak Farhan .


Zahara pun berdiri mengikuti langkah Farhan yang hendak masuk kedalam mobil .


Sampai di dalam mobil Zahara dan Farhan terdiam .


"Ra omongan mas tadi serius . kamu izinkan mas buat deketin kamu kan .? " tanya Farhan gugup .


Sementara Zahara bingung mau jawab apa satu sisi hatinya baru saja sembuh dari rasa sakit apakah dirinya siap untuk merasakan sakit kembali .


Memang kali ini Farhan yang terang terangan mengajaknya serius tapi Zahara ragu rasa takut lebih mendominasi dalam pikiran gadis itu.


Namun Zahara lebih memilih mengangguk , Zahara berfikir bahwa ia ingin memberi lelaki itu kesempatan lagi pula apa salah nya .


Zahara sedang tak menjalin hubungan dengan siapapun dan Farhan pun sama.


Hanya doa yang bisa Zahara panjatkan semoga , semoga saja kali ini ia tidak akan kecewa dengan keputusan nya.


" Makasih...makasih Zah,mas janji mas gak akan ngecewain kamu." ucap Farhan tersenyum yakin .


"Dan Zahara tunggu janji itu mas " ucap Zahara lembut .


Keduanya sama sama tersenyum, rasa bahagia mengalir di dalam hati 2 insan manusia yang tengah dilanda kasmaran itu ....


.......


....


...


..


**semoga kalian gk bosen ya sama cerita aku ...


jangan lupa like dan komen tunggu juga kelanjutannya ya , terima kasih**