Asalamualaikum Jodoh

Asalamualaikum Jodoh
bab 31



 


Hari ini adalah hari dimana Zahara akan melihat perkembangan calon anak nya. setelah cukup beristirahat kini ia sudah bisa melakukan USG .


 


Sang suami Faiz selalu setia menemani nya. terkadang juga ayah dan bunda nya datang berkunjung ke rumah sakit untuk menjenguk nya.


Terkadang Zahara juga heran dengan calon anak nya ini selalu saja menyusahkan yaksa dan membuat yaksa kerepotan akan keinginan bayi dalam kandungan nya ini.


" Mari buk silakan berbaring ." ucap seorang dokter wanita yang tampak cantik itu ramah. Zahara pun berbaring di bukanya ujung baju Zahara sedikit . menampakan perut Zahara yang masih terlihat rata itu .


"Geli dok..." ucap Zahara ketika merasakan jel di oleskan ke perut nya. sedangkan sang dokter hanya tersenyum maklum .


"Wah lihat nih buk .... sepertinya ibuk dapat lebih dari Allah ... ada 3 kantung janin disini . " ucap sang dokter antusias .


" Maksud dokter." ucap Zahara tak mengerti .


" Selamat ibuk anda akan mendapat kan bayi kembar tiga sekaligus ." ucap sang dokter tersenyum sementara Zahara mlongo ... tak percaya apa yang dikatakan dokter kandungan itu .


" Jadi di sini ada 3 bayi dok ..." ucap Zahara mengusap usap perut nya .


" Iya dan semuanya sehat alhamdulilah. " ucap dokter itu membuat Zahara bahagia . ia tak menyangka akan di berikan kepercayaan lebih dari Allah .


" Sudah selesai buk ibu bisa kembali bersama suami ibu, saya akan siapkan resep untuk menguatkan kandungan ibu ." ucap dokter itu di angguk i oleh Zahara .


Zahara langsung bergegas menyusul Faiz yang berada di luar ruang USG itu .


" Mas.... " ucap Zahara memeluk leher Faiz yang sedang duduk .


" Eh... kenapa sayang ku .?" tanya Faiz heran .


" kita bakal punya bayi kembar tiga." ucap Zahara berbisik di telinga Faiz .membuat Faiz terkejut dan menatap Zahara meyakinkan kan.


" Kamu beneran gak bohong kan .?"tanya Faiz membuat Zahara menggeleng .


"Alhamdulilah ya Allah ." ucap Faiz bersyukur di cium nya pipi sang istri dan di cium nya perut sang istri lembut .


"Ahem.... ini pak Bu...resep nya , oh ya jangan terlalu capek ya Bu . Makan nya di jaga karena hamil kembar itu lebih sulit dari pada hamil biasa ." ucap sang dokter yang membuat Faiz dan Zahara tersenyum dan mengangguk.


" Berapa usia kandungan istri saya dok?" tanya Faiz penasaran.


" Baru 3 Minggu maka dari itu di jaga dengan baik ya. " ucap dokter itu .


Setelah mengambil resep itu Zahara dan Faiz pun menuju apotik terdekat untuk menebus obat .


" Kita pulang sekarang..." ajak Faiz ketika selesai membeli obat .


" Gak mau ...." ucap Zahara manyun . Faiz tersenyum dan menatap Zahara lembut . ia tahu pasti istri nya itu menginginkan kan sesuatu .


" Mau beli apa sayang...?"


"Aku pengen bakso... tapi yang di Deket kantor bang Yaksa ya ...." ucap Zahara memelas . Faiz faham sebenarnya Zahara bukan menginginkan bakso nya tapi dia ingin menemui yaksa .


Memang akhir akhir ini dia sangat manja pada kakak nya , setiap hari minta untuk bertemu Yaksa .


Minta ini itu ke Yaksa membuat Yaksa kesal setengah mati ,tapi kakak nya itu tetap sabar ia tau bahwa itu bukan keinginan Zahara melainkan keinginan bayi yang ada di dalam kandungan Zahara .


Kadang Faiz juga heran kenapa anak nya malah menyusahkan orang lain dari pada ayah nya sendiri . Tapi Faiz tidak terlalu memikirkan hal itu yang penting Zahara dan calon anak nya sudah sehat saja ia sudah sangat bahagia.


" Iya udah kita ke sana sekarang ." ucap Faiz tersenyum . tiba tiba Zahara langsung memeluk Faiz erat.


" Makasih mas...." ucap Zahara lirih. Faiz mencium kening Zahara lembut dan berkata.


" gak perlu makasih sayang itu udah kewajiban mas sebagai seorang suami ." ucap Faiz . Zahara melepaskan pelukan nya dan memasang sabuk pengaman setelah itu mereka melaju meninggalkan rumah sakit itu .


....


...


Sementara itu di kantor nya Yaksa tengah bersantai santai ria sambil membaca koran dan ditemani secangkir kopi di atas meja nya.


" Ah....senang nya hati ku akhirnya bisa santai seperti ini tanpa gangguan bumil jelek itu." ucap yaksa tersenyum senang dan kembali melanjutkan membaca koran nya.


Di lain sisi Zahara dan Faiz telah sampai di warung bakso depan kantor yaksa.


"Ayok turun katanya mau makan bakso." ucap Faiz mengajak Zahara namun wanita itu masih diam di tempat nya .


"Kenapa lagi sayang .?" tanya Faiz lembut sambil mengusap kepala Zahara sayang .


"Aku mau makan nya di suapi sama kak Yaksa. "ucap Zahara membuat Faiz menghela nafas.


" Sama mas aja ya gak enak sayang kan mas yaksa lagi kerja ." ucap Faiz membujuk .


" Gak mau ,Zahara mau nya sama kak Yaksa." kesal Zahara. ukey Faiz merasa istri nya ini seperti anak kecil manjanya ... masyallah .


" Oke. kamu tunggu di ruangan kak Yaksa aja nanti biar bakso nya aku anterin ke sana . " ucap Faiz pasrah .


Tanpa menjawab Zahara langsung masuk kedalam kantor yaksa. sementara Faiz hanya menggeleng gelengan kepalanya pasrah melihat kelakuan sang istri .


" Maaf mbk . MBK mau kemana.?" ucap sekertaris yaksa .


" Mau keruangan kak Yaksa lah ."


" Maaf pak Yaksa nya sedang tidak ingin di ganggu lebih baik mbk pulang . " ucap sekertaris itu ,memang tadi Yaksa sempat berpesan kepada sekertaris nya bahwa hari ini ia tak mau di ganggu siapa pun .


" hiks...hiks...hiks..." Zahara mulai menangis kencang membuat sekertaris itu kebingungan harus bagaimana .


Sedangkan Yaksa yang mendengar suara tangisan dari luar ruangan nya pun keluar.


"Ada apa ini..?.. ya ampun Zahara kamu kenapa nangis .?" tanya Yaksa memeluk sang adik.


" Maaf pak saya hanya menuruti perintah bapak untuk tidak mengijinkan siapapun masuk . tapi MBK ini malah nangis." ucap mayang pada yaksa. yaksa menghela nafas pasrah .


"Ra kamu masuk dulu ya ... nanti mas nyusul ." ucap yaksa lembut .


"Gak mau ... Zahara mau nya masuk bareng kak Yaksa."ucap Zahara masih sesenggukan dalam tangis nya .


" Subhanallah Ra Ra.... kamu manja banget .. ya Allah tabah kan lah hati ku ..." ucap Yaksa mengacak acak rambut nya frustasi .


" Ada apa kak ... Lo kamu kenapa nangis dek . " ucap Faiz yang baru datang di tangan nya sudah ada sekarung kresek bakso .


" Istrimu memang menguji aku is ...is... bahkan untuk bersantai pun aku gak ada waktu . "kesal Yaksa .


"Maafin Zahara ya kak dah nyusahin kakak. Zahara juga sebenarnya gak mau kayak gitu tapi ini keinginan bayi kami kak . " ucap Faiz merasa tak enak hati pada Yaksa dirinya dan Zahara selalu saja merepotkan Yaksa .


" Ya sudah lah ayok masuk .." ucap yaksa pasrah dan mempersilakan Faiz dan Zahara masuk ... ia yakin sebelum anak itu lahir Zahara akan tetap merepotkan dirinya dan ia tak bisa berbuat apa apa. karena ia tak mau ponakan nya ileran .


.


..


.


**sedikit sedikit ya gays ... yang penting up ...


jangan lupa like dan komen butuh banget like jadi like ya yang belum like biar author tambah semangat lagi 🤩🤩🤩**