Asalamualaikum Jodoh

Asalamualaikum Jodoh
epilog



 


Kaki kaki mungil itu berlarian didalam rumah , tawa tawa kecil meramaikan rumah tersebut . Zahara tersenyum melihat anak anak nya tengah berlarian walau pun hati ia yang harus membersihkan kekacauan anak anak nya. yang penting ia bisa melihat anak anak nya bahagia saja sudah membuat hari harinya penuh warna.


 


"a...... mama.... tolongin zaila ma... kak Zaidan sama kak zaino mau makan zaila..." teriak gadis berusia 5 tahun itu mengadu pada Zahara .


Tak terasa waktu begitu cepat berlalu dan kini anak anak nya sudah tumbuh besar dulu saja jangan kan berlari seperti itu . Makan pun mereka masih menyusu pada Zahara tapi lihat lah sekarang anak anak itu sudah bisa berlarian kesana kemari .


Tertawa dan berbicara sesuka hati mereka .


" Zaidan zaino udah nak ... adek nya jangan dikejar lagi . zaila udah kelelahan itu. " peringat Zahara ke 2 anak nya pun langsung menurut dan itu membuat Zahara senang.


" Kalian mandi gih lihat itu baju kalian kotor sekali abis main dari mana. ?" tanya Zahara pada ketiga anak nya.


" Abis bikin patung sama kak Zaidan sama kakak zaino." ucap zaila tersenyum mentap bunda nya.


" Bikin patung ...gimana maksud kamu mama gak ngerti . " ucap Zahara menatap Zaidan dan zaino seakan bertanya apa yang baru saja 3 bocah kecil itu lakukan .


" Itu Lo ma ... patung yang dibuat dari tanah ... " ucap Zaidan.


Zahara paham sekarang patung yang dimaksud anak anak nya adalah patung hasil dari karya mereka sendiri yang dibuat dari tanah liat dari belakang rumah .


" Mama kan udah bilang jangan main tanah lagi lihat tuh baju kalian jadi kotor ... tangan kalian juga.. kalau ada kuman nya gimana .?" ucap Zahara menceramahi mereka bertiga hanya diam . selalu begitu setiap mereka berbuat kesalahan maka mereka akan diam dan menunduk seperti saat ini .


"Mama maafin kita yang enggak nurut . mama jangan marah ya... " ucap zaino mewakili kakak dan adik nya.


"Mama gak marah kok nak .. mama hanya memberi tahu mana yang boleh mana yang enggak boleh ."ucap zahara mengusap rambut sang anak .


" Ya sudah jangan sedih begitu ,mama tidak suka . Sekarang mandi ya anak mama yang cantik dan tampan . karena sebentar lagi papa pulang dan kalau papa sampai tahu kalian belum mandi maka kalian tau kan apa yang akan dilakukan papa. ?"tanya Zahara pada ketiga anak nya .


" Maka papa akan menggelitiki kita sampai kita bilang ampun..." ucap Zaila terkekeh . Faiz memang berbeda dari orang tua lainnya ia tak pernah membentak apa lagi menggunakan tangan nya untuk memukul sang anak ia mempunyai cara tersendiri untuk memberikan hukuman kepada sang anak dan itu membuat Zahara kagum akan sikap suami nya itu .


" ya sudah tunggu apalagi kalian mandi gih mama mau beresin mainan kalian yang berantakan itu. " tunjuk Zahara pada mainan mainan yang tergeletak di atas lantai .


ketiga anak nya pun mengangguk dan pergi meninggalkan Zahara yang tengah repot sendiri itu. rasa pusing menghampiri nya entah kenapa sejak pagi ia merasa kurang enak badan . mungkin akibat kelahan mengurus rumah .


....


...


...


Zahara kini tengah berada di meja makan bersama dengan ketiga anak nya dan sang suami Faiz.


" Papa ...." panggil zaila manja memang anak perempuan nya itu sangat manja pada sang papa beda dengan 2 kakak nya yang lebih manja pada dirinya dari pada sang papa.


" Ia anak papa yang cantik ,kenapa nak ?" tanya Faiz mengusap rambut zaila.


"Tadi di sekolah ada yang jahilin zaila untung ada kak Zaidan sama kak zaino yang lindungi zaila sehingga anak yang jahilin zaila itu takut deh ... " ucap zaila .


" Iya kan kakak kakak zaila sayang sama zaila makanya zaila di jaga in." ucap Zahara menjawab omongan sang anak .


" Tapi kalau sayang kak kadang zaila sering di jahilin sih sama kak Zaidan kak zaino juga. "ucap zaila memanyunkan bibirnya kesal .


cup...


Faiz mencium pipi anak nya lembut .


" Jangan manyun adek, kak Zaidan sama kak zaino paling cuma bercanda ia kan Zaidan zaino . ?" tanya Faiz kepada dua anak nya yang masih anteng dengan makanan mereka.


" Iya papa." jawab Zaidan dan zaino bersama an.


" Tuh... apa papa bilang mereka hanya bercanda zaila . " ucap Faiz tersenyum ke arah zaila.


"Sama mama gak sayang nih . " ucap Zahara cemberut .


"Mama kan udah disayang kakak sama papa juga . iyha kan pa..." tanya zaila membuat Faiz dan Zahara saling pandang .


" Em ..papa sayang adek aja deh kalau semuanya sayang mama trus putri papa yang cantik ini di sayang siapa dong ." ucap Faiz membuat Zahara tersenyum .


" ukey sayang sayang nya bunda sekarang kalian belajar terus tidur . "ucap Zahara langsung di angguki oleh ketiga anak nya .


cup...


"Selamat tidur papa " ucap zaila mengecup pipi ayah nya.


cup ...


"Selamat tidur mama." ucap zaila berganti mencium pipi Zahara ,kemudian ke tiga anak kecil itu berlarian masuk ke dalam kamar .


"uwek....uwek..." Zahara langsung menutup mulutnya dan berlari ke kamar mandi Faiz yang heran pun mengikuti istrinya itu .


Di pijitnya tengkuk sang istri dengan lembut . setelah dirasa rasa mual itu hilang Zahara pun langsung mengambil tisu dan mengelap mulut nya.


"Kamu kenapa dek ,kamu sakit ya.?"tanya Faiz kawatir terhadap kondisi sang istri .


"mau mas ambilin obat ..?" tanya Faiz .


" Enggak usah mas ... ambilin Zahara testpack aja ."ucap Zahara lemah wajah nya pucat pasi.


Kok testpack sih kamu hamil ya..?" tanya Faiz antusias.


" Zahara enggak tau makanya Zahara minta mas buat ambilin testpack Zahara mau tes dulu. "ucap Zahara sedikit menaikan intonasi nya . Tanpa menjawab Faiz segera mengambilkan alat tersebut dan menyerahkan nya pada sang istri.


Pintu kayu itu pun tertutup ,Faiz menunggu dengan cemas . Ia berharap semoga saja hasilnya positif , tak lama Zahara pun keluar dengan memegang testpack di tangan nya.


"Gimana dek...?" tanya Faiz penasaran, Zahara pun tersenyum menatap sang suami .


"Zahara hamil lagi mas ."ucap Zahara memeluk Faiz senang Faiz pun membalas pelukan itu lalu mereka duduk di tepi kasur ...


"Makasih ya Ra kamu udah berikan banyak kebahagiaan di dalam hidup aku dan aku sangat bersyukur memiliki istri seperti kamu istri yang Solehah pandai mengurus rumah dan juga anak anak mas sangat mencintai mu Ra.... mas bahagia kita di pertemukan oleh Allah dan mas harap nantinya kita juga berpisah karena Allah . Mas Jani akan menjadi imam yang lebih baik lagi untuk mu dan anak anak ."ucap Faiz memeluk sang istri dan mencium pucuk kepala istri nya.


" Aku juga bahagia memiliki suami seperti mas suami yang selalu sabar ngadepin sifat Zahara dan anak anak ,suami yang begitu setia ,tidak pernah membentak apalagi menggunakan tangan nya meski Zahara salah sekali pun . Zahara juga mencintai mas ,Zahara gak nyangka kalau ternyata Allah telah memberikan jodoh yang paling baik dari lelaki yang pernah dekat dengan Zahara dan Zahara juga janji akan memperbaiki sikap Zahara dan menjadi istri dan ibu yang lebih baik lagi untuk anak anak dan juga mas ." ucap Zahara menatap Faiz. keduanya pun saling memandang .


" love Yo jodoh ku ..." ucap Faiz mengutarakan isi hatinya.


" I love you to jodoh dunia dan akhirat ku ." ucap Zahara .. keduanya pun mendekat kan wajah mereka sebuah ciuman yang mendalam mewakili perasaan keduanya .. mereka bertekad mulai saat ini mereka akan lebih baik lagi dalam membina rumah tangga.


 


***TAMAT***.


 


....


...


....


**cerita ini aku buat dengan sepenuh hati awal nya aku ragu buat cerita ini takut gk ada yang baca tapi aku terus semangat gk menyerah dan ternyata lumayan juga yang suka sama cerita ini . makasih banget buat kalian yang udah mau baca cerita ini dan setia nunggu in episode episode nya sampai selesai .


dan setelah ini author bakal pindah ke cerita author yang judul nya " second Wife " aku harap kalian berkenan mampir . ceritanya gak kalah seru kok sama cerita ini dan author bakal terima saran apapun buat cerita ini dan juga cerita author yang lain. ...


author tunggu di cerita author " second wife ..." terimakasih semuanya . author sayang kalian 😘😘😘**