Asalamualaikum Jodoh

Asalamualaikum Jodoh
bab 33



 


Sepanjang jalan banyak karyawan karyawati yang menyapa Faiz ,dan Faiz menjawab nya dengan tersenyum . Faiz terkenal sebagai bos yang baik dan ramah maka dari itu banyak karyawan nya yang betah bekerja di perusahaan tersebut .


 


setelah sampai di depan ruangan nya ia di kejutkan dengan seorang wanita cantik dan seksi yang tengah berdiri menyapanya.


" Selamat pagi pak ." ucap karyawan itu dengan senyuman menggoda .


" Pagi . maaf kamu siapa ya.?" tanya Faiz .


" Saya Siska pak sekertaris bapak yang baru ." ucap Siska centil gadis itu membusungkan dadanya . bermaksud untuk memperlihatkan kemolekan tubuh nya pada Faiz .


" Oh jadi kamu yang diceritakan Ferdinan ."


" Iya pak . " ucap gadis itu .


" Siska lain kali berpakaian lah yang sopan ya saya kurang suka kamu berpakaian seperti itu ." ucap Faiz tersenyum kemudian masuk kedalam ruangan nya .


Sementara itu Siska menatap pintu ruangan Faiz yang tertutup , ia tersenyum baru kali ini ia menemukan pria yang seperti Faiz . Pria itu berbeda dari yang lain dan Siska pun bertekad ia akan menaklukkan bos nya itu ,seperti pria lain yang telah takluk padanya.


Faiz mulai bekerja menandatangi berkas berkas yang sudah menumpuk di meja nya , sesekali pria itu melirik handphon nya . Ia merasa tenang istrinya tidak menghubungi nya itu arti nya bayi dalam kandungan Zahara tidak rewel lagi .


Merasa haus Faiz pun meminta Siska untuk memesankan kopi untuk nya ,di raih nya gagang telvon kantor untuk menghubungi sekertaris nya itu.


"Halo Siska tolong kamu pesan kan kopi untuk saya ya setelah itu antar ke ruangan saya."ucap Faiz pada Siska .


" Oh baik pak dengan senang hati akan saya pesan kan , apakah bapak mau tambahan susu alami langsung dari Siska . " ucap Siska menggoda . Faiz mengurutkan alis tak paham akan perkataan sekertaris nya itu tapi ia lebih memilih untuk tidak memperdulikan nya.


" Pesan kan saja sesuai dengan apa yang saya minta tanpa tambahan apa pun." ucap Faiz pria itu masih sibuk dengan kertas kertas di tangan nya.


" Iya pak segera saya akan pesan kan." ucap Siska.Telvon itu langsung di tutup oleh Faiz begitu saja karena handphon nya berbunyi dan menampilkan Nama sang istri di layar nya , Faiz pun tersenyum dan mengangkat telvon itu.


" hallo assalamualaikum mas." ucap Zahara di sebrang sana.


" waalaikumsalam sayang ku.. ada apa sayang dedek nya gak rewel kan ." ucap Faiz menghentikan aktivitas nya dan menatap layar yang tengah menyala itu memperlihatkan wajah sang istri yang begitu cantik.


" Enggak mas ,Zahara cuma mau izin berangkat sama mbk bela ." ucap Zahra tersenyum senang .


" Iya sayang , berikan dulu handphon nya sama mbk bela mas mau ngomong. " ucap Faiz .lalu layar itu berpindah ke tangan bela.


" Ada apa is?" tanya bela .


" Tolong jaga ini Zahara ya mbk kalau dia mulai capek ajak ngaso dulu ya , trus pulang nya jangan malam malam ya mbk kasian zahara nya. "ucap Faiz berpesan pada bela.


"iya kamu tenang aja is... Zahara aman kok sama aku ." ucap bela di Vidio call nya .


" Kasih in Zahara lagi dong bel aku mau ngomong sama dia." ucap Faiz .bela pun menyerahkan handphon itu ke Zahara.


" ya mas..." ucap Zahara .


" Udah dulu ya dek mas mau kerja lagi . " pamit Faiz pada Zahara , setelah menutup telvon nya Faiz pun kembali bekerja .


tok tok tok.


"Masuk" ucap faiz masih sibuk dengan pekerjaan nya .


" Ini pak susunya .... eh maksud saya kopinya." ucap Siska meletakan kopi itu di atas meja.


"Makasih ya... taruh saja di situ." ucap Faiz tanpa melihat Siska .


" Kalau ada apa apa jangan sungkan untuk panggil Siska ya pak ." ucap Siska tersenyum .


" Hemmm...." hanya itu sahutan dari Faiz . Kemudian Siska pun pergi ,meninggalkan Faiz yang tengah sibuk dengan pekerjaan nya


.....


....


....


" Hahaha.... bang yaksa masak kayak gitu mbk ......." ucap Zahara Disertai tawa dari mulut nya.


" Iya tau Ra.... lucu banget kan , oh iya Ra usia kandungan kamu sekarang udah berapa bulan ?" tanya bela .


" 3 bulan MBK mau jalan 4 bulan ." ucap Zahara seraya menyantap makanan nya.


" Tapi kok udah kelihatan ya perut kamu ,gak kayak orang hamil biasanya. " ucap bela


" Iya lah mbk kan ada 3 isinya . " ucap Zahara santai .


" oh gitu...."


" Tapi mbk aku sering kualahan sama kemauan nya si kembar ini soal nya mereka manja banget sama papa nya , bawa an nya pengen meluk mas Faiz terus kalau gak meluk pasti mual ." ucap Zahara antusias.


" Itu tandanya mereka gak mau jauh jauh sama Faiz Ra ." ucap bela memberi tahu .


"Iya kalik ya mbk ." mereka pun diam melanjutkan makan mereka .


" Bela , Zahara.?" sapa seseorang membuat Zahara dan bela menengok di sana sudah ada Rangga yang tengah menggendong seorang balita.


" Eh mas Rangga , wah si bayu tumbuh dengan baik ya dulu aja masih kecil sekarang tambah Ndut.... " ucap Bela menoel Noel pipi balita yang tengah tertidur itu.


" gak cari Beby suster aja apa mas seperti nya mas Rangga kerepotan di tambah lagi kan mas Rangga kerja." ucap Zahara yang merasa kasian pada Rangga.


" Enggak tega kalau harus nitipin Bayu pada orang yang gak dia kenal sa.... kalau aku kerja ya Bayu ikut sama nenek kakek nya . " ucap Rangga tersenyum mengusap usap punggung anak nya yang tengah tertidur .


" Gak pengen cari ganti mbk rosa mas .?" tanya Bela kemudian .


" Kayak nya enggak deh bel ... aku belum bisa lupain dia . " lirih Rangga .


" Tapi apa gak kasian mas sama Bayu dia butuh loh kasih sayang seorang ibu." ucap Zahara .


" Ya mau gimana lagi Ra.... aku belum sanggup kalau harus cari mama lagi untuk Bayu, sementara ini aku akan jadi ayah sekaligus ibu untuk nya." ucap Rangga yakin .


" Boleh gendong gak ....?" tanya Zahara dengan muka memelas.


" Tapi kan kamu lagi hamil Ra.... " peringat bela ia tak mau kalau adik iparnya itu kenapa napa.


" Gapapa kok kak cuma sebentar. " izin Zahara . Rangga pun menyerahkan Bayu ke gendongan Zahara .


Ia tersenyum memeluk Bayu erat ... berusaha memberikan kehangatan untuk Bayu , ia merasa kasian pada bayi mungil itu karena bayi itu tidak bisa lagi merasakan kasih sayang seorang ibu ,dirinya merasa sedih melihat itu .


" Udah ya Ra sini in Bayu nya mas di tunggu in mama ini kan tadi aku perginya sama mama." ucap Rangga memberitahu . Zahara pun menyerah kan bayi itu pada Rangga kembali .


" Aku duluan ya ... assalamualaikum." pamit Rangga pada ke dua gadis tersebut .


" waalaikumsalam ..." ucap Zahara dan bela bersamaan mereka pun melanjutkan makan kembali ...


....


..


...


**pagi pagi udah up ya ....


ku harap kalian tetep setia sama cerita ini jangan lupa tekan tombol jempol nya


terimakasih 😊😊😊**