
Tak terasa sudah satu bulan berlalu , kini tiba dimana yaksa dan bela akan menikah Zahara sangat senang karena dua orang yang ia cintai akan segera bersatu dalam sebuah ikatan rumah tangga .
Saat ini bela nampak cantik menggunakan gaun putih gading dan juga mahkota kecil di kepala nya ,sedangkan Yaksa si dingin itu kini berubah menjadi murah senyum dan jahil .
Susana pesta sangat meriah ,banyak dari mereka adalah teman bisnis yaksa sementara sebagian nya adalah teman bisnis sang ayah .
saat ini Zahara tengah duduk di samping Faiz .
" Dek udah ya duduk aja jangan kesana kesini , kamu nanti capek ." ucap Faiz memperingati . Zahara hanya mengangguk menuruti apa kata suami , sebenarnya sedari tadi Zahara merasa kurang enak badan dikarenakan mungkin seminggu ini Zahara tidak berhenti mengurus persiapan pernikahan Yaksa .
Ia sangat antusias akan pernikahan ini jadi dari mulai ketering ,gaun hingga Wo dia yang mengurus nya .
" Mas ambilin makanan ya dek dari pagi kamu belum makan " ucap Faiz mengusap kepala Zahara .
" Iya mas ." ucap Zahara .
Setelah itu Faiz bergegas mengambilkan makanan untuk sang istri ,sedangkan Zahara masih duduk di tempat nya hingga seorang laki laki duduk di samping Zahara .
" Ra... mas pengen ngomong sama kamu ." ucap lelaki itu membuat Zahara yang tadinya menunduk kini menatap lelaki itu tajam .
" Mas Farhan ngapain disini . ?" tanya Zahara tak suka.
" Mas di undang yaksa, mas mau ngomong Ra." ucap Farhan memegang tangan Zahara , dengan kasar Zahara menghempaskan tangan itu.
"Bukan muhrim mas mau ngomong apa sih . " ucap Zahara yang kini telah berdiri dari duduknya .
"Mas gak tau harus gimana Ra mas masih mencintai mu sampai saat ini mas gak bisa lupain kamu ."ucap Farhan menatap mata Zahara .
"Mas gak boleh kayak gitu mas sudah beristri dan Zahara juga sudah punya suami Zahara sangat menyayangi suami Zahara , Zahara mencintai nya jadi mas juga harus berusaha mencintai istri mas ."ucap Zahara menatap Farhan .
"Oh jadi kamu disini nemuin matan kamu ini " ucap violet menatap sinis Zahara.
"Zahara kamu bener bener wanita murahan ya, berani nemuin suami orang disaat suami kamu gak ada . Huh ternyata omongan mama kamu benar ya mas Zahara ini gak pantes ada di samping kamu karena dia hanya wanita rendahan dan pastinya murahan ." ucap violet membuat kepala Zahara pusing .
Wanita tengik ini apa maksudnya datang datang menuduh nya tidak jelas .
"Violet diam kamu , gak seharusnya kamu ngomong kayak gitu ke Zahara ." bentak Farhan ,semua orang mulai memperhatikan mereka termasuk Faiz .
"Mas... kok malah bela in wanita murahan ini sih , mas seharusnya bela in aku dong aku kan lagi hamil anak mas , mas lupa ya." ucap violet marah .
" Aduh.... cukup kalian buat aku tambah pusing ,mas Farhan udah deh gak usah bahas masa lalu lagi mending mas urus nih wanita jahanam dan lagi mbk violet yang cantik nya hanya karena bedak tujuh lapis . Saya tidak menemui mas Farhan kok melainkan suami mbk sendiri yang nemuin Zahara jadi jangan asal ngomong ya . " ucap Zahara sambil memegang kepala nya yang semakin berdenyut pusing.
" Ada apa ini ?" tanya Faiz datar sambil menatap 3 orang yang tengah berdebat itu.
"Kebetulan sekali anda datang pak Faiz , tolong jaga istri anda supaya gak ganggu suami saya. " ucap violet sinis lalu menarik Farhan pergi .
" Apa maksudnya dek.?" tanya Farhan bingung .
" Nanti Zahara jelasin ya mas sekarang Zahara mau makan Zahara pusing banget kayak nya gara gara telat makan ." ucap Zahara duduk kembali di kursi nya.
"Nih makan ... mas udah ambilin makanan kesukaan kamu sayang." ucap Faiz dengan nada yang kembali di lembutkan .
Zahara tersenyum wanita itu ingin menyuapkan makanan itu kedalam mulut nya namun belum sampai mulut nya Zahara meletakan kembali sendok itu dan menutupi mulutnya erat erat .
" Loh kok gak jadi makan sih ?" tanya Faiz .
" Itu makanan kesukaan kamu Ra ... kenapa malah gak suka biasanya juga kamu minta nambah kan ." ucap Faiz heran .
" Ih pokok nya Zahara gak mau makanan itu , Zahara gak mau makan . " ucap Zahara menunduk.
" Tapi kamu harus makan sayang suka gak suka, muka kamu dah pucet banget itu ." ucap Faiz menyendok makanan itu dan mendekatkan sendok itu ke mulut Zahara .
Dengan ragu ragu Zahara mulai membuka mulutnya dan memakan makanan itu tapi belum ada satu menit mengunyah Zahara sudah berlari ke kamar mandi.
Faiz yang kawatir pun mengikuti sang istri dari belakang ,Zahara memuntahkan semua isi perut nya .
" Mas ih Zahara bilang apa tadi Zahara mual lihat tuh makanan Zahara keluar semua kan jadi nya ." omel Zahara membuat Faiz mengerutkan dahi nya bingung pasal nya sang istri tidak pernah mengomel sampai seperti ini .
" Ya udah kamu mau makanan apa biar mas ambilin lagi ." ucap Faiz sabar dengan senyum lembut nya.
" gak usah Zahara mau pulang aja Zahara capek mau tidur ." ucap Zahara berlalu meninggalkan Faiz sendiri , istri nya benar benar aneh hari ini .
Faiz dan Zahara pun berpamitan pada Yaksa dan Bela .
" Kak Yaksa , Bela selamat ya , semoga cepet dikarunia i momongan dan menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah. " ucap Faiz tersenyum .
" Wah makasih Lo is kamu juga dah bantu in acara ini jadi semeriah ini ." ucap Yaksa tersenyum.
" iya kak sama sama Faiz seneng kok bisa bantu kakak ." ucap Faiz tersenyum .
" iya iz.... loh kenapa ini boneka Barbie ku kok cemberut begitu." ucap Yaksa yang melihat Zahara kesal .
" Lagi ngambek bang gak tau deh mungkin lagi Dateng bulan " ucap Faiz membuat Zahra memukul bahu nya kencang .
" Aduh sakit dek ." ucap Faiz mengusap usap bahu nya.
" Biarin siapa suruh ngejekin aku ..... bel selamat ya dan kamu kak selamat juga semoga kalian awet sampai kakek nenek . " ucap Zahara setelah memarahi Faiz .
" Aamin makasih ya dek kamu dah membantu banyak ." ucap Yaksa tersenyum .
" iya Ra makasih ya kamu jadi harus repot karena acara ini ." ucap bela .
Zahara diam tak menjawab kepalanya semakin pusing saja dan perut nya juga mual sekali .
" Ra ... kamu gapapa kan , kamu pucet banget Lo." ucap Bela membuat Yaksa dan Faiz menatap Zahara panik sementara Zahara semakin pusing saja pandangan nya pun sudah mengabur dan akhirnya Zahara pingsan .
Faiz menyangga tubuh istri nya itu , semua orang panik termasuk bunda dan ayah Zahara . dengan segera Faiz membopong Zahara ke dalam mobil dan membawa istri nya ke rumah sakit terdekat.
........
.....
...
...
**maaf kan author yang mungkin bahasanya kurang jelas dan gak nyambung karena author nulis ini sambil ngantuk .
aku harap kalian tetep setia sama cerita ini ya
jangan lupa like dan komen nya biar author tambah semangat nulis nya
terima kasih 😘😘**