Asalamualaikum Jodoh

Asalamualaikum Jodoh
bab 13



 


Sudah satu bulan berlalu kini Zahara semakin dekat saja dengan Nando dan Nando pun juga merasa bahagia saat bersama Zahara .


 


Namun yang membuat Nando bingung adalah Zahara tak kunjung menjawab cinta nya padahal ini sudah seminggu lebih Nando menunggu .


Tak ingin memaksa gadis itu akhir nya Nando pun membiarkan nya saja dengan dekat saja Nando sudah merasa bahagia ia tak ingin menginginkan lebih jika gadis itu tak menginginkan nya .


Seperti saat ini mereka tengah makan siang di sebuah kafe .,mereka memang selalu menyempatkan kan waktu ditengah kesibukan mereka .


Saat ini Nando masih mengenakan jas dokter nya mungkin itu yang membuat ia di tatap aneh oleh pengunjung kafe .


Dan Zahara tak merasa risih akan hal itu menurut nya itu adalah hal yang biasa . Karena setiap kali mereka jalan berdua pasti ada saja mata para wanita yang menatap Nando kagum.


Kadang Zahara merasa cemburu akan hal itu tapi ya mau bagaimanapun Zahara bukan lah siapa siapa Nando keduanya tidak memiliki hubungan sama sekali.


Alasan kenapa Zahara tak kunjung memberikan jawaban nya adalah karena ia takut kecewa lagi , biar lah seperti ini saja Zahara sudah merasa bahagia walau terkadang kedua orang tua mereka menanyakan hal tersebut dan Zahara lebih memilih diam.


" Kenapa melamun dek . ?" tanya Nando yang heran melihat Zahara , bahkan makanan gadis itu tidak tersentuh sama sekali .


" Gapapa kak, cuma 2 hari ini perasaan Zahara tidak enak . " jawab Zahara jujur .


Memang sejak dua hari lalu Zahara merasa gelisah hati nya cemas tak menentu ,entah lah gadis itu pun tak tau penyebabnya apa .


" Kalau begitu bagaimana kalau nanti malem kita jalan jalan . " ajak Nando .


"Apa kakak gak sibuk.?" tanya Zahara sambil mengaduk aduk minuman nya .


" Enggak kok kakak gak sibuk, kan hari ini kakak dapet jadwal nya pagi . " ucap Nando menjelaskan . Zahara hanya mengangguk Angguk kan kepala nya saja .


" Dimakan dong dek ,gak boleh loh buang buang makanan " ucap Nando memberi tahu .


" Iya nanti adek makan kok kak ." ucap Zahara .


" Nantinya kapan kakak udah mau balik ke rumah sakit loh ." ucap Nando memberi tahu.


" Ya udah balik aja sana . " kesal Zahara yang membuat Nando terkekeh pria itu masih duduk menopang dagunya menatap Zahara.


Sementara Zahara yang diperlukan seperti itu merasa malu ,bahkan pipi gadis itu sudah mulai memerah .


" Kakak kenapa lihatin adek kayak gitu .?" tanya Zahara .


" kamu cantik ." jawab ban Nando semakin membuat pipi nya merah .


" Udah lama ya ... Zahara cantik ." ucap Zahara sementara Nando terkekeh .


Zahara memang PD nya selangit bukan nya ilfil Nando malah semakin jatuh cinta pada gadis itu.


" Ya udah kak katanya mau balik ke rumah sakit .?" tanya Zahara .


" Iya , maaf ya Kakak gak bisa lama lama." ucap Nando sambil merogoh saku nya dan mengambil uang 100 ribu an sebanyak 5 lembar dan menyerahkan nya kepada Zahara .


" Ini apa kak .?" tanya Zahara menatap uang 100 ribuan itu .


" Buat bayar makanan kakak sama kamu dek ." tutur Nando sambil merapikan jas dokter nya.


" Gak usah kak makanan aku biar aku aja yang bayar ." ucap Zahara tak enak hati .


" Gapapa kok ,udah pakai aja ." ucap Nando meraih kunci mobil nya di atas meja .


" Nanti malem Kakak jemput ya jangan lupa Dadan yang cantik . " ucap Nando yang semakin membuat pipi Zahara memerah .


Nando pun berlalu pergi. Zahara hanya menatap punggung Nando yang semakin menjauh ....


..


...


...


Malam pun tiba kini Zahara tengah berdandan , hari ini Zahara akan pergi bersama Nando kesebuah tempat yang Zahara pun tak tau di mana ia akan dibawa Nando pergi .


Setelah mengenakan jilbab dan Bros kecil sederhana namun indah yang di berikan Nando itu kepadanya .


Setelah selesai berdandan Zahara pun ikut bergabung di ruang keluarga di sana sudah ada Yaksa, ayah dan bunda nya.


" Wah ... putri ayah sudah cantik sekali mau kemana ini .?" tanya sang ayah sambil mengusap bahu Zahara .


" Em... bang Nando ngajakin Zahara keluar ." ucap Zahara langsung di sambut baik oleh Yaksa .


" Apa tadi kakak gak salah denger kan , kamu manggil Nando dengan sebutan Abang " tanya Yaksa tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar dari mulut sang adik .


seketika wajah Yaksa berubah menjadi tersenyum mengejek ke arah Zahara .


" cie.... Abang sayang " goda Yaksa .


" Bun kakak nih ngejekin Zahara terus ."ucap Zahara kesal sementara Yaksa malah tertawa terbahak bahak .


" Astaghfirullah kakak ketawanya jangan keras keras nak nanti ada lalat yang masuk loh ." tegur bunda nya , seketika Yaksa pun menghentikan tawanya .


" Abis Zahara lucu Yaksa jadi gak kuat untuk gak ketawa Bun ."


" ih kakak mah gitu " ucap Zahara mengerucut kan bibir nya kesal .


" Udah udah ayah mau nonton bola pun jadi gak asik gara gara kalian ." ucap ayah Zahara


" Assalamualaikum ..." ucap seseorang yang kini berada di depan keluarga zahara .


" Waalaikumsalam ... eh nak Nando silakan duduk dulu nak." Ucap Talita mempersilahkan Nando untuk duduk terlebih dahulu .


" Gak usah deh Tante Nando kesini cuma mau jemput Zahara aja ." ucap Nando Zahara pun menunduk malu .


"Ya udah bawa gih Zahara nya tapi Nando bunda pesen pulang nya jangan malam malam ya " ucap Talita .


" Iya Tan kalau gitu Nando pamit dulu ya . assalamualaikum." pamit Nando .


" Waalaikumsalam " jawab keluarga itu serentak .


....


...


...


Setelah menempuh perjalanan lebih dari satu jam kini Nando dan Zahara pun sampai di sebuah bukit .


disini ia dan Zahara dapat melihat keindahan kota dari ketinggian .


" Wah bagus banget kak .... " ucap Zahara kagum lampu lampu kota itu terlihat sangat indah .


" Kamu suka . ?." tanya nando . memperhatikan wajah Zahara yang memancarkan aura kebahagian an .


" Sangat , sangat suka .... " ucap Zahara senang .


"Apa kamu bahagia .?" tanya nya lagi


Zahara Mengangguk setuju.


" Kakak seneng kalau adek bahagia ,sangking senang nya Kakak sampai gak bisa di ungkapin dengan kata kata . Jika saat ini Tuhan mengambil nyawa Kakak pun Kakak gak perduli Ra yang penting kamu bahagia itu udah lebih dari cukup buat kakak jadi kakak mohon jangan bersedih lagi ,apalagi hanya karena cowok ." ucap Nando mengusap rambut Zahara yang tertutup jilbab .


" Iya bang Zahara akan ingat kata kata Abang dan makasih Zahara seneng banget hari ini ." ucap Zahara pada Nando sementara Nando hanya tersenyum senang .


" Kamu tadi manggil aku apa ...?" tanya Nando tak percaya dengan apa yang ia dengar .


" Abang .." ucap Zahara sedikit malu malu .


" Aku seneng kamu manggil aku kayak gitu jadi mulai sekarang panggil aku seperti itu selamanya . " ucap Nando tersenyum bahagia .


"Sebenarnya ada satu kejutan lagi ." ucap Nando lagi yang membuat Zahara memandang nya .


" Apa itu ..?" tanya Zahara .


" sebentar Abang ambil dulu tapi ingat kamu harus tutup mata ." ucap Nando . Zahara pun menurut gadis itu menutup matanya dan menunggu apa yang akan di berikan kepadanya .


Sementara Nando bergegas membuka bagasi nya dan mengeluarkan sebuket bunga lili , bunga itu merupakan bunga kesayangan Zahara .


Perlahan lahan Nando meletakan bunga itu di pangkuan Zahara .,saat ini memang posisi mereka sedang berhadapan . Nando yang berjongkok menghadap Zahara dan Zahara yang duduk di sebuah kursi yang menghadap Nando .


" Sekarang buka mata kamu dan liat ada apa di pangkuan mu ." perintah Nando zahara pun membuka matanya dan melihat sebuket bunga lili ke sukaan nya .


" Wah bagus sekali Zahara sangat suka . " ucap Zahara senang , lama mereka bercanda gurau hari pun sudah semakin malam Zahara dan Nando pun kembali pulang dengan membawa kebahagiaan .


..


.


**semoga kalian masih setia dengan cerita aku ....


jangan lupa like dan komen ya


terimakasih ... 😊😊😊**