
Azan subuh telah berkumandang Zahara masih terlelap dalam tidur nya sementara Faiz mulai membuka matanya . Dilihat nya sang istri yang nampak kelelahan , lelaki itu nampak tersenyum ia tak menyangka saat ia membuka mata kini sudah ada bidadari cantik di samping nya .
" Sayang ... bangun solat subuh dulu yuk nanti tidur lagi kalau dah solat " ucap Faiz membangunkan istrinya itu namun tak ada jawaban dari istrinya sama sekali .
cup
Sebuah kecupan mendarat di kening Zahara membuat Zahara menggeliat pelan dan perlahan lahan gadis itu membuka mata nya.
" Emang jam berapa sih mas,perasaan baru tidur eh udah dibangunin lagi ." gerutu Zahara yang membuat Faiz terkekeh .
" Udah jam 4 , kita ambil wudhu dulu yuk setelah itu solat . " Ajak Faiz .
Dengan langkah pelan Zahara masuk ke kamar mandi sementara Faiz menunggu nya di luar .
" A...... " teriak Zahara yang begitu kencang sehingga membuat Faiz segera membuka kamar mandi .
" Ada apa dek kok teriak teriak.?" tanya Faiz heran .
" Itu.... kecoa mas ...hi..." tunjuk Zahara ke arah lantai .
"Kira ini ada apa , dek dek ." ucap Faiz geleng geleng kepala .
Dengan santai Faiz mengambil kecoa tersebut dan memasukan nya ke dalam tong sampah .
Mereka pun mengambil wudhu dengan bergantian .
Setelah keduanya mengambil wudhu . Zahara pun memakai mukena nya dan menunaikan ibadah solat dengan di imam i oleh Faiz . Ini adalah kali pertama bagi mereka berdua menunaikan ibadah solat bersama dengan status imam dan makmum .
Mereka pun solat dengan khusuk nya dan setelah mengucapkan salam Zahara meraih tangan Faiz dan mencium tangan lelaki itu .
yang di balas oleh Faiz dengan mendekat kan wajah nya dan mencium kening Zahara seraya mengusap kepala Zahara lembut .
" Dek mas ada urusan bentar, kamu gapapa kan mas tinggal bentar .?" tanya Faiz setelah membereskan sajadah nya.
"Urusan apa mas kok pagi pagi buta begini .?" tanya Zahara heran. dalam benak nya timbul pertanyaan pertanyaan aneh .
"Urusan penting ,udah ya mas buru buru ,kamu tidur lagi aja kalua masih ngantuk . Assalamualaikum." ucap Faiz sambil mengecup kening Zahara .
Sebenarnya Zahara penasaran urusan penting apa yang membuat suami nya pergi sepagi ini . namun Zahara juga sadar bahwa tak semua urusan Faiz Zahara harus mengetahui nya.
Sementara itu Faiz mulai menuruni tangga sambil menelfon seseorang .
" hallo pak saya sudah di depan pintu . " ucap seseorang itu .
" Oke saya ke sana kamu tunggu sebentar ya . sesuai pesanan saya kan ?" tanya Faiz .
" Ya sesuai pesanan bapak . " ucap orang tersebut .
sesampainya Faiz di depan pintu ia mematikan telpon nya dan membuka pintu itu perlahan. Di sana sudah ada pria berjas hitam membawa sekarung kresek sedang .
" Satu nya mana .?" tanya Faiz pada orang tersebut lalu orang itu menyerahkan kresek tersebut di tambah dengan satu buket bunga lili .
" Terima kasih ya... tugas mu sudah selsai dan kamu boleh pulang ." ucap Faiz . lelaki itu hanya menganggukkan kepalanya dan beranjak pergi di tengah gelap nya pagi .
" Itu apa iz....?" tanya Yaksa membuat Faiz terkejut .
" Mas ngagetin saja ." ucap Faiz . Yaksa hanya terkekeh.
" Itu apa ?" tunjuk Yaksa pada kresek di tangan Faiz . lalu Faiz mendekat membisikan sesuatu pada Yaksa yang membuat Yaksa melotot . Lelaki itu melupakan hal yang sangat penting .
" Waduh gue lupa iz.... gue harus cari hadiah nih ." ucap Yaksa berlalu pergi . setelah kepergian Yaksa Faiz pun menuju dapur . meletakan kresek itu di atas meja dan memulai aksi nya.
....
....
Zahara menggeliat dalam tidur nya saat merasakan kecupan di pipi nya . Perlahan lahan matanya mulai terbuka dan melihat Faiz yang ada di hadapan nya ,seketika gadis itu duduk dan menatap Faiz tak percaya.
" Ini apa mas .?" tanya Zahara pada Faiz . ditangan lelaki itu ada sebuah kue dengan dihiasi lilin kecil yang membentuk angka 26
dan di tengah kue terdapat sebuah tulisan " Heppy birthday my wife " .
" Selamat ulang tahun sayang maaf ya tadi mas gak bilang mau pergi kemana soal nya mas pergi buat nyiapin ini semua . " ucap Faiz meminta maaf .
Mata Zahara mulai berkaca kaca ia terharu . ia sudah berfikir macam macam tentang Faiz tapi apa yang pria itu lakukan malah membuat nya bahagia. Ia merasa menjadi wanita yang sempurna karena memiliki suami seperti Faiz .
" Makasih mas..." ucap Zahara langsung memeluk Faiz . Faiz tersenyum meletakan kue di tangan nya di atas meja lalu ia balas memeluk Zahara erat.
" Kamu tuh ya di kasih kejutan kok malah nangis . " ucap Faiz mengusap kepala Zahara .
" Abis tadi mas aneh pergi pagi pagi sekali kan mikir nya Zahara udah aneh aneh. Zahara gak nyangka kalau mas nyiapin semua ini untuk Zahara padahal kita baru kenal ." ucap Zahara masih di dalam pelukan Faiz .
" Ya mas tau kita baru kenal dek tapi walau begitu mas tetap suami kamu,mas bakal lakuin apa pun untuk membuat istri mas ini bahagia. Udah ya nangis nya sekarang tiup lilinnya dulu ." ucap Faiz lembut . Zahara pun melepaskan pelukan nya dan meniup lilin yang saat ini tengah berada di atas meja.
" ini bunga yang cantik untuk istri ku yang paling cantik." ucap Faiz membuat pipi Zahara merona . Gadis cantik itu meraih bunga yang ada di genggaman Faiz .
" Terimakasih mas . Zahara bahagia banget " ucap Zahara tersenyum .
" Iya sama sama sayang , tapi hadiah nya nyusul ya ... soalnya mas gak sempet nyiapin mendadak sih ." ucap Faiz .
" gapapa mas .... gini aja Zahara udah seneng kok, tapi mas tau dari mana kalau hari ini ulang tahun Zahara kan Zahara gak ngomong .?" tanya gadis itu heran .
" Coba tebak siapa yang kasih tau mas ?" Zahara mulai berfikir .
Bunda nya tidak mungkin memberi tahu Faiz karena bundanya sangat sibuk, lalu ayah nya itu... lebih tidak mungkin lagi karena sedari tadi ayah nya sibuk mengobrol dengan teman bisnis nya . sementara sang kakak .... mungkin sih tapi kayak nya bukan kakak nya karena dia lagi asik dengan bela.
Tiba tiba bayangan Ratna yang berbisik di telinga Faiz muncul di ingatan ya sekarang ia yakin bahwa gadis itu yang memberi tahu Faiz .
" Ratna ya?" tebak Zahara .
" Itu kamu tau, pinter banget sih istri ku ini ." ucap Faiz tiba tiba mencium pipi Zahara membuat pipi itu semakin memerah karena malu .
"Ya udah gih tidur lagi kamu masih ngantuk kan .?"tanya Faiz .
"iya Zahara masih ngantuk tapi Zahara mau bantu in bunda masak buat sarapan . " ucap Zahara memberi tahu .
"Gak usah kamu nanti kecapean , biar mas aja yang ngomong sama bunda kalau kamu gak bisa bantu in, pasti bunda ngerti kok."
" Ya tapi kan Zahara pengen masakin mas untuk pertama kali nya. " seketika Faiz tersenyum mendengar jawaban dari Zahara .
" Ya mas juga gak sabar pengen nyicipin masakan kamu .Tapi mas tau kamu kecapean lagian mas bisa makan masakan kamu lain waktu kan . " ucap Faiz yang saat ini membaringkan Zahara dan memeluknya dari belakang.
" Udah tidur lagi yuk mas juga masih ngantuk . " ucap Faiz yang tidak di jawab oleh Zahara karena Zahara sudah terlelap dalam tidurnya. Faiz hanya tersenyum melihat itu . Mudah sekali istri nya ini tidur .
....
..
...
**baca terus ya jangan lupa like dan komen nya ....
😊😊😊😉**