Asalamualaikum Jodoh

Asalamualaikum Jodoh
bab 36



Hari ini Faiz tiba di Singapura bersama Siska ,


sebenarnya Faiz malas dekat dekat dengan wanita ini kalau saja bukan karena kerjaan mungkin Faiz tak akan mau pergi bersama wanita ini . Faiz merasa jijik saja dengan tingkah laku Siska.


Apalagi saat ini Siska tengah bergelantungan di lengan nya sungguh kesabaran Faiz sudah di ujung tanduk . Namun lelaki itu tetap menahan nya karena saat ini mereka tengah di keramaian .


" Siska lepaskan tangan kamu dari tangan saya ,kamu bukan muhrim saya." ketus Faiz .


" Kalau gak muhrim ya di jadikan muhrim dong pak . Siska mau kok jadi istri ke dua bapak ." ucap Siska centil .


Faiz menghela nafas untuk mengurangi amarah nya , ia tidak mau bermain kasar pada perempuan .


" Siska lepaskan atau kamu saya pecat ." ucap Faiz singkat membuat Siska melepas kan pelukan nya . Tak lama mereka pun sampai di sebuah cafe Faiz dan Siska pun masuk ke dalam cafe tersebut .


" Maafkan saya pak saya sedikit terlambat ." ucap Faiz meminta maaf pada seorang lelaki.


" Ah tidak papa pak Faiz , silakan duduk . " ucap orang itu menyalami Faiz ke duanya pun membicarakan masalah yang saat ini tengah menimpa perusahaan nya . Memang tidak terlalu serius menurut Faiz ,karena masalah ini bisa ia selesaikan walaupun butuh waktu.


Mereka terus mengobrol tak terasa waktu pun sudah menjelang malam .


" Kalau begitu saya akan mulai datang ke perusahaan besok ." ucap Faiz memberi tahu .


" Baik pak ,kami akan bersihkan ruangan bapak . " ucap lelaki di depan Faiz kemudian Faiz pun menuju kesalahan satu hotel untuk memesan sebuah kamar . Sementara Siska tersenyum licik entah apa yang di rencanakan Siska yang jelas malam ini ia akan mendapatkan Faiz.


" Siska ini kunci kamar mu ." ucap Faiz menyerahkan sebuah kunci .


" Siska gak sekamar dong sama bapak. " ucap Siska manja.


" Kita bukan muhrim Siska dan tak akan pernah muhrim jadi kamu jangan macam macam ." ucap Faiz meninggalkan Siska Faiz lebih memilih untuk pergi ke kamar nya .


" Aku gak macem macem kok Faiz aku cuma mau satu macam yaitu menjadi istri kamu tampan. " ucap Siska tersenyum kemudian Siska menuju ke kamar nya.


Sesampainya di kamar Faiz segera menelpon sang istri ia sangat merindukan istrinya padahal Faiz baru pergi sebentar .


layar handphon itu melibatkan wajah sang istri mata indah itu sembab karena sehari an menangis.


" Kamu abis nangis lagi ya dek ... lihat tuh mata kamu sembab. " ucap Faiz memandang Zahara sedih.


Zahara hanya diam dan tersenyum menggelengkan kepalanya..


" Mas Faiz udah makan ?" tanya Zahara kepada Faiz.


" Sudah , kamu sudah makan kan sayang ?" tanya Faiz.


"Sudah kok mas . "


" Alhamdulilah kalau begitu. dedek gak rewel kan .?" tanya Faiz lagi .


" Enggak cuma tadi ngerepotin mas Yaksa lagi gak tau kenapa setelah mas pergi ia jadi merepotkan kak Yaksa . " adu Zahara pada sang suami .


Zahara pun heran dengan anak yang ada di dalam kandungan nya ini . Pasalnya setelah Faiz pergi anak nya langsung meminta sesuatu yang menyusahkan kan yaksa .


Flashback.


***setelah kepergian Faiz Zahara tak henti henti nya menangis dan itu membuat Yaksa bingung.


" Udah dong Ra , berhenti nangis nya . toh Faiz gak lama di sana bentar lagi juga pulang ." ucap Yaksa pada sang adik . Namun Zahara hanya diam tak menjawab omongan sang kakak.


" Zahara mau apel tapi yang langsung dari pohon nya. " Yaksa melotot setelah mendengar keinginan sang adik , di kota ini mana ada pohon apel dan dia bingung harus mencari kamana.


" Yang lain aja ya Ra disini mana ada pohon apel Ra. " ucap Yaksa frustasi .


" Gak mau, Zahara mau nya itu ." ucap Zahara tak mau kalah . Dan wajah cantik itu seketika menjadi suram. Yaksa yang melihat nya menjadi tidak tega apalagi Faiz sedang tidak ada di rumah .


" Udah lah mas turutin aja kemauan Zahara. Toh bela juga lagi pengen itu dan mas harus turutin demi anak kita dan ponakan mas ." ucap bela yang tengah memakan rujak buatan Talita. Memang saat ini bela tengah mengandung , usia kandungan nya baru satu bulan .


" Oke oke , mas bakal cari buah itu meski entah kemana mas mencari nya. " ucap Yaksa kesal dua wanita bumil itu memohon pada nya hingga ia hanya bisa pasrah .


" Kamu pergi ke rumah temen ayah aja sa katanya kemarin pohon apel di pekarangan nya lagi berbuah . " ucap Tama .


" Alhamdulilah ya Allah akhirnya kau berikan hamba mu ini pertolongan . " ucap Yaksa senang tanpa menunggu lama Yaksa pun berangkat menuju rumah teman ayah nya meski agak jauh tapi itu tak masalah karena ini demi dua bumil yang Yaksa cintai***.


" Jadi gitu mas ceritanya , udah dulu ya mas Zahara ngantuk mau tidur. " ucap Zahara pada sang suami berkali kali Zahara menguap dan itu membuat Faiz tak tega .


"Iya sayang kamu ati ati ya di sana assalamualaikum."ucap Faiz lewat sambungan telepon.


"walaikumsalam." setelah mendapatkan jawaban itu Faiz pun memejamkan mata nya ia merasa lelah hari ini , tak berapa lama pria itu terlelap dalam tidur nya.


Tanpa Faiz sadari seseorang tengah berada di depan pintu kamar nya dan kemudian wanita itu masuk dan langsung duduk di atas perut Faiz .


" Malam ini akan menjadi malam yang panjang untuk kita sayang ." ucap wanita itu kemudian langsung mencium Faiz .


Merasa ada yang menempel dan menggerakkan bibirnya Faiz pun membuka mata . Dan apa yang ia lihat ,kini di atas nya siska tengah mencium nya penuh nafsu dan wanita itu menggunakan pakaian yang sangat tipis yang bisa di sebut lingerie itu.


Seketika Faiz langsung mendorong tubuh siska menjauh dari tubuh nya .


plak...


Refleks saja tamparan itu mendarat di pipi siska kesabaran Faiz sudah habis sekarang , ia sangat marah sekarang .


" Apa yang kau lakukan." bentak Faiz pada wanita itu.


" Inilah kejutan yang aku maksud sayang apa kau menyukai nya kalau kau menyukai nya mari kita lanjutkan yang tadi ." ucap Siska mulai mendekat lagi pada Faiz .


" Jauhkan badan kotor mu itu dari ku . " ucap Faiz murka ,ia tak pernah Semarah ini dalam hidup nya.


" Dasar kau wanita murahan ****** . kau bagaikan tulang belulang yang tak berguna dan hanya pantas di berikan kepada anjing, selama ini aku membiarkan kan mu karena aku kasian padamu tapi aku tak menyangka kau akan berbuat sehina ini,sekarang keluar dari kamar ku dan mulai hari ini kamu saya pecat . "bentak Faiz. siska terdiam mendengar ucapan kasar Faiz.


" Ini uang untuk pesangon ,jangan dekati aku lagi atau kau akan menyesal nanti . Dan aku tak mau tau bagaimana caranya kau harus pulang karena aku tidak mau satu pesawat dengan wanita rendahan seperti mu . " ucap Faiz meraih amplop di meja nya dan melemparkan amplop itu tepat di wajah Siska. Sekarang Siska merasa terhina,kemudian tanpa berkata apa pun Siska meraih amplop itu dan pergi meninggalkan Faiz sendiri.


Sementara Faiz terduduk di atas kasur sambil meremas rambut nya frustasi , ia sangat marah dan ia pun hanya bisa ber istighfar kepada Allah atas semua yang telah terjadi .


....


....


....


**ayo like yang banyak dong gays....


ikuti terus ya kelanjutan ceritanya jangan lupa like dan komen nya ukey .


terima kasih 😊😊😊**