Asalamualaikum Jodoh

Asalamualaikum Jodoh
bab 25



Sunyi hanya suara jangkrik yang membangunkan Zahara dari tidur nya ,masih ada setengah jam sebelum solat subuh dimulai . Dilihat nya sang suami yang masih tertidur pulas di sampingnya.


Tanpa membangunkan Faiz Zahara pun segera mengambil wudhu. setelah itu ia memakai mukena nya , di ambil nya kitab suci Alquran yang diletakan nya di tempat khusus .


Zahara pun duduk diatas sajadah nya dicium nya lembut Al-Qur'an itu setelah itu Zahara pun mulai membacanya.lama kelamaan Zahara jadi terhanyut akan bacaan nya sendiri sehingga ia tidak sadar bahwa Faiz sudah terbangun.


Lelaki itu menatap perempuan yang membelakangi Faiz . Hati Faiz bergetar mendengar suara lantunan kitab suci Al-Qur'an dari mulut Zahara.


"Subhanallah , beruntung sekali aku mendapat kan istri Sholehah seperti dia , terimakasih ya Allah kau berikan wanita yang seperti dia . Memiliki nya adalah anugerah dalam hidup ku ." ucap Faiz dalam hati. Ia masih mendengarkan lantunan ayat suci itu , suara Zahara yang merdu membuat Faiz menikmati nya. Lelaki itu bertopang dagu sambil menatap Zahara.


Suara adzan subuh berkumandang membuat Zahara berhenti mengaji . Dirinya berdiri meletakan Al Qur'an itu kembali , saat ia berbalik Zahara terkejut melihat Faiz yang tersenyum menatap nya sambil menopang tangan nya di atas kasur .


" Mas ngagetin aja .... kenapa juga pasang senyum kayak gitu . Biar Zahara terpesona ya ..." ucap Zahara tersenyum menggoda Faiz.


"Buat apa .... mas gak senyum aja kamu dah terpesona ngapain mas harus tersenyum segala." ucap Faiz membuat Zahara cemberut.


" Mas PD banget sih ."


" Ya emang kenyataan nya begitu kan Ra ...bener gak .?" tanya Faiz kepada Zahara .


" Bener juga sih , ya udah gih mas mandi sana terus kita subuhan bareng . " ucap Zahara memerintah .


" Oke sayang ku cinta ku . " ucap Faiz lalu mencium pipi Zahara membuat Zahara kesal setengah mati.


" Ih ... mas kenapa di cium kan Zahara udah wudhu jadi batal kan wudhu nya Zahara." ucap Zahara kesal .


"Lupa Ra... kita wudhu bareng yuk ."ajak Faiz menarik tangan Zahara lembut.


" Bener lupa atau mas sengaja ya biar Zahara wudhu lagi biar mas bisa wudhu bareng sama aku , iya kan betul kan tebakan ku " ucap Zahara PD .


" Idih PD banget kamu dek dek ,udah yuk kita solat dulu keburu pagi ini .'


"Iya iya bawel" ucap Zahara masuk kedalam kamar mandi . setelah keduanya telah selesai mengerjakan kewajiban mereka Zahara pun turun ke dapur untuk membantu sang ibu memasak .


"Apa yang Zahara bisa kerja kan Bun.?"tanya Zahara yang ingin membantu sang bunda .


" Eh Ra , kebetulan kamu Dateng . Tolong kupas bawang merah nya ya Ra , ibu mau cuci ayamnya dulu . " ucap Talita .


"Iya Bun" ucap Zahara menurut ,sementara Talita mulai mencuci ayam yang telah dibeli nya tadi .


tak berapa lama ayam itu telah beras.


" Aduh Bun Zahara lupa belum nyiapin baju buat mas Faiz . " ucap Zahara menepuk jidat nya kemudian Zahara berlari kedalam kamar untung saja suaminya masih beribadah.


Ia pun langsung mencari kemeja serta jas untuk suami nya itu.


" Ahem istri mas lagi apa nih ." ucap Faiz memeluk Zahara sesaat setelah ia selesai membaca doa nya.


"Ih mas lepasin Zahara mau cari kemeja dulu buat mas ih ..." ucap Zahara yang masih sibuk dengan kemeja milik suami nya .


" Ukey mas lepasin tapi ada syaratnya ." ucap Faiz yang membuat Zahara menatap suami nya bingung .


" Syarat apa mas ?" tanya Zahara menatap suami nya lembut .


" Cium dulu dong kamu belum pernah Lo cium aku ." ucap Faiz membuat Zahara menunduk malu pipi nya sudah memerah karena malu .


" Enggak ah Zahara malu mas . " ucap Zahara membuat Faiz terkekeh .


sementara Faiz terdiam ia tidak menyangka Zahara akan melakukan itu padahal dia kan hanya bercanda. Tapi Faiz pun tersenyum ia senang itu tanda nya sang istri sudah mencintai nya seperti dirinya yang mencintai Zahara .


" Udah ah kan udah dikasih ." ucap Zahara membuyarkan pikiran Faiz . Lelaki itu melepaskan pelukannya dan duduk diatas kasur menunggu sang istri memilihkan pakaian untuk nya .


" Pakai ini aja ya mas kayak nya cocok deh sama mas ." ucap Zahara menyerahkan kemeja berwarna merah marun dan celana hitam serta jas berwarna hitam.


" Apa pun yang kamu pilihkan pasti mas pakai Ra ." ucap Faiz .


Zahara hanya tersenyum dan berjalan ke arah laci lemari , di sana tertata rapi dasi berwarna warni .


" Ra mas hari ini gak pakai jas deh soal nya gak ada acara formal , gak ada meeting juga." ucap Faiz mengingat kan .


Zahara pun menurut membuka laci nomer kedua ,dirinya hendak mengambil kaos kaki panjang berwarna abu abu . namun di cegah oleh Faiz .


" Jangan yang panjang sayang mas nanti turun kelapangan jadi yang pendek aja biar gak gerah ". ucap Faiz sekali lagi Zahara menurut .


" Udah ya mas Zahara kedapur lagi mau nyiapin sarapan buat suami ku . Nanti makan siang nya mau di anterin apa mas pulang dulu .?" tanya Zahara .


" Anterin aja sayang kalau kamu gak capek kalau kamu capek gak usah antar gapapa biar mas makan di luar." ucap Faiz pengertian .


" gapapa mas Zahara anterin aja deh lagian Zahara gak ngapa ngapain kok jadi gak capek . Itu kan tugas Zahara buat kasih makan suami Zahara biar suami Zahara gak jajan diluar ." ucap Zahara membuat Faiz terkekeh sementara Zahara kembali kedapur.


Setelah satu jam mereka sibuk dengan kegiatan nya masing masing kini Faiz telah berada di meja makan .


Zahara melayani suami nya dengan baik dari mengambilkan nasi hingga mengambilkan lauk untuk sang suami . Mereka memang tengah berdua saja di meja makan di karenakan bunda dan ayah nya baru saja keluar ada urusan penting sementara Yaksa . sudah beberapa hari ini kakak nya itu selalu sarapan di rumah bela.


" Gimana mas.?" tanya Zahara menanti jawaban Faiz tentang masakan nya .


" Enak kok masakan kamu , besok masakin lagi ya yang seperti ini ." ucap Faiz tersenyum lembut Zahara hanya mengangguk .


Faiz pun segera menghabiskan makanan nya hingga tidak tersisa .


" Mas berbakat dulu ya sayang mas buru buru nih ." ucap Faiz mencium kening Zahara . Zahara pun meraih tangan Faiz dan mencium nya lembut .


" Iya hati hati ya , nanti Zahara anterin makan nan nya ."


" Iya kamu jangan capek capek ya , assalamualaikum ." ucap Faiz memperingati Zahra . Zahara hanya mengangguk sementara Faiz sudah melangkah kan kaki dan menghilang di balik pintu .


Karena merasa perut nya sudah keroncongan Zahara pun mulai memakan makanan buat Tan nya tapi belum ada 1 menit Zahara sudah memuntahkan makanan nya kembali. makanan itu sangat asin , tapi kenapa Faiz tetap menghabiskan makanan nya mungkin Faiz menghargai usaha Zahara yang bangun pagi hanya untuk membuatkan sarapan untuk nya . mengingat itu Zahara jadi tersenyum bahagia .


.....


..


...


...


...


**bela bela in up untuk kalian padahal mata dah ngantuk . jadi kalian tetep baca cerita ini ya jangan bosen bosen jangan lupa like dan komen nya


terima kasih .😊😊😊**