Asalamualaikum Jodoh

Asalamualaikum Jodoh
bab 24



 


Kini Zahara , Faiz dan Rosa tengah berada di mobil Faiz . Sebelum pulang memang Zahara mengajak Rosa untuk mengantar kan nya pulang .


Wanita itu tidak tega melihat Rosa panas panas san dan menunggu taksi maka dari itu Zahara lebih memilih mengajak nya dan Faiz pun tidak keberatan akan hal itu.


 


" Sa.... maaf sebelumnya bukan maksudku untuk ikut campur tapi kalau aku gak ikut campur aku pasti kepikiran terus ,jadi sebenarnya kamu ada masalah apa sih sama suami kamu .?" tanya Zahara mengusap pelan tangan Rosa.


" Aku gak ada apa apa kok Za sama mas Rangga . " ucap Rosa gugup sambil meremas tangan nya sendiri.


"Gak usah bohong kamu sama aku sa.... kelihatan kok mata kamu bengkak pasti abis nangis kan.?" ucap Zahara membuat Rosa terdiam .


Ia bingung harus bagaimana, beban yang ia tanggung sangat berat kalau dia tidak cerita kepada Zahara lalu kepada siapa lagi ia harus bercerita. Setelah berfikir lama akhir nya Rosa menghela nafas pasrah.


" Semua ini berawal sejak seminggu yang lalu Za...... mas Rangga berubah tidak seperti dulu lagi . Sering marah bahkan sering kali bentak bentak aku . Awal nya aku mengira ia sedang lelah dengan pekerjaan nya tapi ternyata semua itu tidak benar. ..." ucap Rosa mulai meneteskan air matanya .Rasa sakit hati itu muncul tanpa bisa ditahan terbayang sudah perlakuan Rangga terhadap nya.


" Lalu..." ucap Zahara meminta Rosa untuk melanjutkan ceritanya.


" Ternyata dia terpengaruh oleh omongan wanita lain dia tidak percaya kepada istrinya malah percaya kepada wanita itu. Aku di fitnah Ra... wanita itu memfitnah aku , katanya aku selingkuh dari mas Rangga padahal tidak ada bukti nya tapi mas Rangga percaya saja. Aku yakin wanita itu menyukai suami ku ." ucap Rosa sesenggukan .


Zahara mengusap usap punggung Rosa menenangkan gadis itu sementara Faiz ia merasa iba kepada wanita malang yang bersama istri nya itu.


"Semenjak saat itu mas Rangga selalu pulang larut Ra. Dia tidak peduli dengan ku dan anak yang ada dikandungan ku bahkan dia tidak mengajak ku bicara satu patah kata pun ." ucap Rosa semakin sesenggukan.


Zahara merasa iba dihatinya ikut merasakan sakit ia tak menyangka Rangga seperti itu,ia jadi ingin tahu seperti apa wajah wanita yang di maksud Rosa .


Kalau Zahara ketemu dengan wanita itu pasti Zahara akan menampar nya tidak perduli ia akan di cab sebagai gadis kasar karena wanita itu sudah keterlaluan .


"Apa mas Rangga masih kerja di kantor yang dulu mbk. ?" tanya Zahara .


"Masih Ra ... bahkan posisinya naik saat ini ." ucap Rosa .


" Yang sabar ya sa.... kalau boleh tau yang ganggu hubungan kalian itu apa sekantor sama mas Rangga . Setahu ku sih di kantor gak ada yang berani kayak gitu . " ucap Zahara.


" Bukan sekantor kok Za , tapi beda kantor ." ucap Rosa yang sudah tidak menangis lagi .


" Kalau aku jadi kamu udah ku gampar tuh cewek ." ucap Zahara kesal.


" Dek jangan ngomporin ah ...." ucap Faiz yang tak suka Zahara berbicara seperti itu.


" Kenapa sih mas orang cewek nya salah kok jadi gak salah kan kalau aku gampar dia . Kalau mas sampai kayak gitu pokoknya aku gak akan maafin mas."ucap Zahara sinis .


" Siapa juga yang bakal kayak gitu ra.... cinta mas cuma buat kamu kok jadi tenang aja sayang , selamanya akan seperti itu gak akan berubah. " ucap Faiz .


" Mas ih.... dimana mana gombal Mulu." ucap Zahara malu.


" Ya gapapa kan mas gombal nya cuma sama kamu dek ... gak ke yang lain. kamu wanita pertama yang mas gombalan dan wanita pertama dihati mas . " ucap Faiz Zahara hanya menunduk dan memainkan jari nya malu . Sementara Rosa hanya tersenyum ia ingin keluarga nya harmonis seperti dulu .


..


...


...


" Em ... kak Rangga.." belum sempat Zahara melanjut kan kalimat nya Rangga sudah memotong nya terlebih dahulu .


" Stop sebaik nya kalian pulang ada yang ingin saya bicarakan dengan Rosa . " ucap Rangga tanpa mengalihkan tatap pan pria itu pada istri nya .


" Oke Zahara bakal pulang tapi Zahara mohon jangan marahin kak Rosa dia sedang mengandung , perasaan nya berubah ubah aku harap mas ngerti hal itu ." ucap Zahara .


" Kamu gak tau apa apa Ra jadi diem... jangan ikut campur urusan ku dengan perempuan ini ." ucap Rangga tak terima Zahara membela rosa .


" Aku harus membela nya karena aku juga wanita dan aku gak akan rela mas perlakukan Rosa dengan kasar dia sedang hamil anak mas, dimana otak mas sebenar nya ." bentak Zahara.


" Diem kamu Ra ... dia mengandung anak orang lain bukan anak aku." teriak Rangga .


" Aku gak nyangka mas Rangga seperti itu... lebih percaya perempuan lain dari pada istri nya sendiri ." ucap Zahara .


Rangga terdiam sementara Rosa berlari masuk kedalam rumah .


" Jangan sampai mas menyesal nanti nya telah melukai hati mbk rosa . " peringat Zahara langsung meninggalkan Faiz dan Rangga iya lebih memilih masuk kedalam mobil .


" Mas Rangga bukan maksud saya menasehati mas tapi Se marah apa pun anda kepada istri anda jangan pernah membentak nya apalagi istri anda sedang mengandung . Hati perempuan itu lembut mas sekali terluka akan susah di kembalikan lagi , kalau pun bisa kembali saya yakin belum tentu bisa melupakan rasa sakit itu.Jadi sebaik nya mas selidiki dulu ucapan mas sebelum percaya kepada orang lain ." ucap Faiz menepuk pelan bahu Rangga dia pun menyusul sang istri yang menangis di dalam mobil .


" Lho dek kamu kenapa nangis .?" tanya Faiz ketika telah sampai di dalam mobil .


" Zahara gak kuat lihat penderitaan mbk Rosa mas Rangga jahat banget sama dia. Zahara ngebayangin kalau seandainya mas kayak gitu Zahara pasti gak tau harus gimana ." ucap Zahara menangis . Faiz meraih Zahara kedalam pelukan nya di dekap nya sang istri erat .


" Mas gak akan laku in itu , lihat kamu nangis kayak gini aja mas udah gak tega apalagi mas nyakitin kamu dek gak kebayang deh hancur nya mas ." ucap Faiz ..


" Mas janji ya gak kayak gitu."


" Mas gak bisa janji Ra tapi mas akan berusaha untuk tidak menyakitimu , mas rasa mas sudah jatuh cinta padamu Ra." ucap Faiz .


"Zahara juga cinta sama mas Faiz." jawab Zahara malu malu .


"Ya udah yuk pulang udah mau sore besok mas udah mulai kerja Ra jadi kamu juga harus bangun pagi oke ." ucap Faiz


" Siap bos " jawab Zahara.


keduanya tersenyum dan Faiz mulai melajukan mobil nya sementara Zahara mulai menguap dan memejamkan kan matanya lelah.


.....


....


...


**jangan lupa like dan komen ya biar aku tambah semangat lanjutin ceritanya . ukey


terimakasih 😊😊**