Asalamualaikum Jodoh

Asalamualaikum Jodoh
bab 19



" *Aka*n ku jadikan kau milikku melengkapi segala kekurangan ku hingga maut memisahkan kita "


Suasana rumah Zahara nampak ramai padahal matahari belum muncul sama sekali namun azan Subuh baru saja di kumandangkan.


sementara itu Zahara masih tertidur tidak seperti biasanya gadis itu sangat pulas dalam tidur nya .karena memang semalaman ia tidak tidur dan baru tidur jam 2 pagi .


tok tok tok .


bunyi pintu mengusik telinga gadis itu namun Zahara hanya menggeliat saja .


" adik buka pintu nya ini periasnya udah Dateng . " suara sang bunda sangat kencang hingga membangunkan tidur Zahara . gadis itu melotot seketika mengingat ini hari bahagia nya . segera saja gadis itu membuka pintu kamarnya.


" Bunda panggil dari tadi juga akhirnya muncul juga kamu nya ." kesal Talita .


" Maaf Bun tadi Zahara tidur . "ucap Zahara


" Ya ampun jadi kamu baru bangun Ra . kamu mandi dulu sana terus solat subuh nanti baru deh di rias sama mbk nya. " ucap sang bunda .


Tanpa banyak tanya zahara langsung mandi dan setelah itu gadis itu menunaikan solat subuh terlebih dahulu barulah sekarang ia duduk di depan cermin sementara di samping nya ada tata rias yang mulai merias nya.


3 jam Zahara di rias dan kini gadis itu sudah terlihat cantik . Balutan gaun telah menghiasi tubuh nya, tak lupa jilbab sederhana namun terkesan indah itu telah terpasang di kepala nya.


" Ya ampun ini bener kamu dek ." ucap Yaksa yang baru saja memasuki kamar Zahara .


" Ya kakak liat nya gimana ." ucap Zahara tanpa melihat Yaksa.


"Ye.... jangan jutek jutek napa kakak bawa temen kamu nih ." seketika itu Zahara menoleh dan mendapati dua wanita cantik di samping kakak nya .


" Bela . ... Ratna." teriak Zahara .


" Ya ampun Ra loe cantik banget kayak bidadari semoga nantinya anak gue kayak loe ya." ucap Ratna mengusap perut nya yang masih terlihat rata. Ratna memang sudah menikah dan saat ini dia sedang mengandung usia kandungan nya baru beberapa Minggu .


"iya ra kamu cantik banget ,oh iya gimana perasaan kamu gugup ya Ra , pasti semalem kamu gak bisa tidur kan ?" tebak Bela .


" Perasaanku sekarang macem macem bel . Gugup ,gelisah, deg deg kan juga pokok nya susah di jelasin deh .Semalem memang aku gak bisa tidur sangking kepikiran nya. " ucap Zahara .


" Gue udah liat calon loe ganteng banget subhanallah Ra ." ucap Ratna .


"Masak sih na .... emang dia udah Dateng ya .?" tanya Zahara semakin gugup .


"Iya dia udah di bawah ,keluarga nya juga udah Dateng ,kan akad nya jam 8." ucap Yaksa menyahut .


" Kakak maafin Zahara, Zahara harus langkah in kakak. Zahara juga minta maaf selama ini Zahara selalu marahin kakak . Kadang Zahara suka ngerjain kakak tapi sebenarnya di dalam lubuk hati Zahara, Zahara sangat mencintai kakak . " ucap Zahara berlinang air mata seketika itu Yaksa mendekat dan mengusap kepala Zahara dengan sayang.


" Kamu gak perlu minta maaf sayang kamu gak salah apapun. Kakak yang seharusnya minta maaf , kakak sering mengejek kamu , marahin kamu bahkan cuekin kamu tapi sebenarnya kakak sangat menyayangi mu dek kakak bakal lakuin apapun yang membuat mu bahagia . Jadi jangan nangis ya , nanti make up kamu rusak . " ucap Yaksa ikut merasa terharu .


Zahara hanya mengangguk karena ia sudah tak mampu berkata kata lagi sementara Yaksa diam dan lebih memilih mengusap air mata sang adik.


.....


....


....


" Ayah bunda.... Zahara tau selama ini ayah dan bunda sering kerepotan mengurus Zahara dari kecil . Maaf kan Zahara ini yang belum bisa membahagiakan kalian, maafkan Zahara jika terkadang omongan Zahara menyakiti kalian dan maafkan Zahara jika ada perilaku Zahara yang membuat kalian marah . Tapi bunda , ayah Zahara sangat mencintai kalian melebihi apapun di dunia ini. " ucap Zahara menangis sesenggukan.


" Anak bunda dan ayah sudah dewasa sekarang . Padahal bunda dan ayah merasa kamu baru lahir ke dunia ini tapi sekarang kamu sudah mau menikah saja . Zahara bunda dan ayah sangat menyayangi kamu bagi kami kamu adalah anak yang baik selalu menuruti apa kemauan kami . Zahara bunda dan ayah cuma bisa berpesan dalam rumah tangga itu tidak semudah yang di bayang kan ,terkadang kita harus bisa mengontrol emosi kita jadi nak .... apapun yang terjadi tetaplah tegar dan patuhi lah perintah suami mu seperti kamu mematuhi kami ." ucap sang ayah membuat Zahara mengangguk.


" Sudah sudah jangan menangis nanti make up nya luntur . Suami mu telah selesai mengucapkan ijab Ra , sebaiknya kita segera turuna kelihatan nya kamu juga sudah tidak sabar ketemu dengan suami mu kan ." goda sang bunda yang membuat Zahara menunduk malu .


Ketiga orang dewasa itu pun keluar dari kamar Zahara . Suara hak sepatu beradu dengan lantai membuat semua orang menatap ke arah tangga termasuk juga Faiz , sedari tadi jantung nya terus berdetak .


Begitu pula dengan Zahara keduanya ingin segera bertemu dan tepat saat pandangan mereka bertemu . Faiz hanya bisa mengucapkan. " subhanallah cantik sekali istri ku." batin Faiz ia tak menyangka Zahara akan lebih cantik dari pada yang dia bayang kan .


Sementara itu Zahara menatap kagum pada pria yang kini berada di depan nya .mata itu tak berhenti mengagumi wajah tampan serta senyum yang menawan yang terukir di wajah Faiz .


" Ahem .... Zahara ayo Salim sama suami kamu " bisikan mama nya membuyarkan lamunan Zahara dengan yakin di raih nya tangan Faiz dan di cium nya tangan itu .


Setelah tangan itu di cium Zahara pun kembali menatap Faiz . Seakan tak percaya bahwa pria di depan nya ini adalah suami nya .


Faiz yang mengerti akan ke canggung an itu pun semakin mendekat dan mencium kening Zahara dengan lembut seakan meresapi rasa yang tumbuh di hati keduanya nya .


Semua orang menatap Meraka dengan senyum bahagia begitu pula dengan Yaksa tanpa sadar saking bahagianya Yaksa memegang erat tangan Bela.


"Akhirnya apa yang kakak nantikan selama ini terwujud . " ucap Bela memandang ke Dua orang yang baru saja Sah menjadi suami istri tersebut.


"Iya bel dan aku juga sangat bahagia ke inginan ku untuk melihat Zahara menikah terlebih dahulu akhirnya terwujud dan aku juga sangat sangat bahagia karena satu bulan lagi kita akan menyusul mereka . " ucap Yaksa masih memandang Zahara .


" Aku juga sangat bahagia kak melebihi apapun . " ucap Bela tersenyum memandang Yaksa sejenak kemudian menatap Zahara lagi .


Sementara itu Faiz melepaskan cium man nya di kening Zahara dan kemudian lelaki itu berbisik di telinga istri nya itu .


" Assalamualaikum istri ku " bisik Faiz


"Waalaikumsalam suami ku ..." jawab Zahara pelan namun masih bisa di dengar oleh Faiz .


Semua orang bertepuk tangan seakan ikut bahagia dengan kebahagiaan mereka .


....


...


**komen dan like ya tunggu kelanjutan nya .


baca terus jangan bosan bosan


terima kasih .😊😍😊😍**