
Jalanan kota Jakarta tampak lengan tidak seperti biasanya. saat ini Zahara tengah menjalan kan mobil milik ayah nya dengan santai. tidak sengaja matanya menatap seseorang yang sedang menunggu taksi keringat bercucuran di dahi nya . sedangkan tangan nya mengusap usap perut nya yang nampak buncit .
merasa kenal dengan sosok tersebut .Zahara pun langsung menepikan mobil yang ia bawa ke arah wanita itu.
" Rosa ... kamu ngapain ?" tanya Zahara menatap Rosa .
" Aku lagi nunggu taksi Ra... tapi kok taksi nya gak Dateng Dateng ya..." ucap Rosa .
" Ya ampun sa.... ya udah sini masuk biar aku anterin ." ucap Zahara kasihan . Rosa pun masuk kedalam mobil dan duduk di samping Zahara .
"Kamu mau pulang apa kemana nih ?" tanya Zahara menatap rosa tersenyum .
" Aku mau ke mall . belanja kebutuhan buat bayi ku kan sebentar lagi dia lahir ." ucap Rosa senang sambil mengelus perut nya yang Buncit. tiba tiba Zahara melihat ada sebuah benjolan yg muncul dan tiba tiba hilang di perut rosa.
"Itu apa sa?" tanya Zahara tak percaya.
" Itu tadi kaki nya dia yang lagi nendang nendang ." ucap Rosa tersenyum .
Seketika Zahara menepikan mobil nya kembali dan menatap Rosa .
" Eh kok berhenti Ra kenapa.?" tanya Rosa heran .
" Mau pegang perut . boleh ?" tanya Zahara memohon ia ingin tau seperti apa tendangan bayi Rosa itu. Rosa yang melihat ke inginan Zahara pun tak tega untuk tidak mengabulkan nya . lagi pula Zahara sudah terlalu baik padanya padahal dia baru mengenal Rosa.
"Boleh kok Ra ... pegang aja ." ujar Rosa . seketika Zahara meletakan tangan nya ke perut Rosa dan
Duk...
" Wah ....kencang sekali tendangan nya aku yakin dia pasti cowok ." ucap Zahara antusias ia jadi memikirkan jika dirinya mengandung nanti pasti ia akan sangat bahagia .
" Cowek atau cewek yang penting nantinya ia sehat dan jadi anak yang penurut baik hatinya seperti kamu Ra.." ucap Rosa .
" Ah kamu Ros ... bisa aja . udah yuk kita berangkat lagi dari pada nanti kamu kemalaman pulang nya. " ucap Zahara .
" Iya Ra..." jawab Rosa pelan. sebelum melajukan mobil nya kembali, Zahara meraih handphon nya dan mengirim kan pesan kepada Faiz .
" mas zahara izin keluar ya... nemenin Rosa ke mall tadi Zahara ketemu Rosa di jalan . jadi Zahara mau nganterin dia dari pada nanti dia naik taksi . kasihan juga kan ." isi pesan Zahara dalam ponsel nya . tak lama kemudian ada notif pesan dari Faiz.
" *oke tapi pulang nya jangan malem malem ya...." balas Faiz.
" siap* "
balas Zahara pada Faiz kemudian wanita itu meletakan telepon nya kembali dan melajukan mobil nya .
.....
....
...
Tak lama kemudian Zahara dan Rosa telah sampai di sebuah mall besar dikawasan Jakarta . tujuan pertama mereka adalah sebuah toko Beby shop .
Setelah itu mereka mulai mencari cari barang yang akan di beli rosa untuk sang anak dari mulai baju dan tempat tidur sudah di beli nya dan kini mereka tengah melihat lihat troli bayi .
Rosa melangkah ke sebuah troli berwarna coklat yang indah . sepertinya Rosa ingin membeli nya namun ia urungkan saat melihat troli itu sangat mahal .
Zahara yang melihat itu pun menghampiri Rosa.
" Bagus ya sa. tadi troli nya ." ucap Zahara tersenyum .
" Iya bagus Ra. tapi yang lain aja deh ." ucap Rosa .
"Udah ambil aja sa...." bujuk Zahara.
"Tapi uang tabungan ku kurang kalau buat beli troli itu Ra..."seketika Zahara terdiam . ia sedih kemanakah Rangga selama ini apa sebegitu nya ia membenci sang istri sehingga beli perlengkapan bayi pun ia harus menggunakan tabungan nya sendiri .
rasanya Zahara ingin menangis sekarang . namun ia tahan ia tak mau Rosa sedih .
" Udah ambil aja biar aku yang bayar anggap aja sebagai kado dari aku sama mas Faiz . buat si kecil ." ucap Zahara tersenyum.
" Makasih ya Ra.." ucap Rosa tulus . Zahara hanya mengangguk . kemudian mereka membayar belanjaan Rosa .
" baik mbk. " ucap pegawai itu .
Setelah berbelanja Zahara merasa lapar dan kini mereka tengah berada di sebuah cafe di mall tersebut.
" Kamu mau pesan apa sa.." tanya Zahara .namun Rosa tidak menjawab ,gadis itu menatap lurus ke arah depan .
Merasa ada yang tidak beres Zahara pun mengikuti arah pandangan Rosa dan tebak apa yang di dapat Zahra . Seorang lelaki yang sudah beristri sedang jalan bersama perempuan seksi yang bergelayut Maja di lengan lelaki itu .
Amarah Zahara memuncak sudah ,kesabaran nya sudah habis dan kini ia akan membalaskan apa yg telah mereka lakukan dibelakang Rosa .
"Kita samperin mereka berdua."ucap Zahara menatap tajam ke arah Rangga .
" Gak usah Ra kita pulang aja yuk ." ajak Rosa .
" Enggak sa mau sampai kapan kamu terus mengalah . jika kamu gak mau nyamperin mereka biar aku saja yang kesana ." ucap Zahara marah .
Rosa pun mengikuti Zahara yang saat ini tengah menuju ke arah Rangga dan ...
plak ...
sebuah tamparan mengenai pipi perempuan di samping Rangga.
" Dasar wanita murahan . ... berani sekali jalan jalan di tempat umum dengan suami orang ." teriak Zahara . Semua orang mulai berkumpul memperhatikan mereka .
" Zahara.... berani sekali kamu nampar Siska . " teriak Rangga .
" Mas Rangga ..." lirih Rosa membuat Rangga menatap Rosa . wanita itu telah berlinang air mata beberapa kali ia mengusap perut nya sendiri .
" Sa.... aku bisa jelasin semuanya." ucap Rangga gugup ia tak pernah melihat kekecewaan Dimata Rosa meski dia bersikap kasar pun Rosa tetap tersenyum dan ikhlas menerima tapi kini wanita itu menangis membuat hati Rangga sakit .
" Cukup mas ... Rosa udah gak kuat .... Rosa bakal tinggalin mas selamanya.," ucap Rosa menangis pilu .
"Enggak kamu gak boleh tinggalin aku ... maafin aku Ros maafin aku ..."ucap Rangga sedih .
plak .
Zahara menampar Rangga keras lelaki itu kini memegang i pipi nya sendiri dan menatap Zahara tak percaya.
"Maaf mu sudah tidak berlaku lagi tuan Rangga . kamu sungguh keterlaluan tega menelantarkan istri sendiri demi perempuan lain dan lebih percaya dengan omongan perempuan itu dari pada istri mu sendiri. kamu akan menyesal ingat itu mas Rangga karena setiap perbuatan pasti ada akibat nya . " ucap Zahara sinis .
"Ra....Hiks....to long...Ra... sa...kit
..." ucap Rosa memegangi perut nya sambil terbata bata. seketika Zahara pun panik di lihat nya kaki Rosa yang telah mengalir air ketuban .
"Kita kerumah sakit sa... sepertinya kamu mau lahir ran . " ucap Zahara berusaha tenang walau sebenarnya ia gugup setengah mati. bagaimana ia tak gugup ia belum pernah melihat orang yang akan melahirkan .
"Biar ku bantu ." ucap Rangga hendak memegang Rosa namun tangan itu langsung di tepis kasar oleh Zahara.
"Jangan sentuh teman ku ...jika kamu ingin ikut kerumah sakit naik mobil mu sendiri . aku yang akan mengantar Rosa ." ucap Zahara sinis .dengan di bantu petugas mall Zahara pun bergegas membawa Rosa ke dalam mobil .
"Sakit ra....",ucap Rosa menangis tanpa sadar Zahara pun ikut menangis.
"Sabar ya Ros kita kerumah sakit sekarang rumah sakit nya Deket kok." ucap Zahara di tengah tangis nya gadis itu mulai menyetir .....dengan air mata yang tidak berhenti keluar dari matanya.
.
.
.
.
**kasihan ya Rosa . ... Zahara juga baik banget .
tunggu kelanjutan nya ya ... jangan lupa like dan komen
terima kasih 😁😁😁**