Asalamualaikum Jodoh

Asalamualaikum Jodoh
bab 23



 


Sinar mentari menembus melalui celah celah gorden . di saat semua orang sudah memulai aktivitas nya Zahara dan Faiz masih saja berpelukan dan tenang dalam tidur nya Mereka memang baru tertidur setelah melaksanakan solat subuh terlebih dahulu .


 


tok tok tok ...


" Zahara , Faiz ... keluar nak sarapan nya udah siap tuh ." teriak Talita .


Perlahan lahan Zahara mulai menggeliat dalam tidurnya


" Iya Bun bentar lagi Faiz ma Zahara turun . " ucap Faiz yang kebetulan saat ini sudah membuka matanya tapi ia tak kunjung melepaskan pelukan nya di tubuh Zahara.


" Em... mas lepas ih Zahara mau ke kamar mandi bunda dah manggil tuh .." ucap Zahara terbangun dari tidur nya .


" Mas masih pengen Ra..." ucap Faiz sengaja menggoda Zahara .


" Ih ... mas mah semalem udah dikasih juga Sampek 2 kali lagi lagi pula Zahara kan udah keramas sebelum subuh tadi masak harus keramas lagi. ." ucap Zahara membuat Faiz terkekeh.


" Iya iya mas cuma bercanda kok." ucap Faiz melepaskan pelukan nya .


Zahara pun pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka nya sementara Faiz . lelaki itu tengah mengamati laptop nya sambil menunggu istri nya selesai.


Berapa menit kemudian Zahara keluar dengan mengenakan baju santai nya.


"mas Cuci muka dulu sana . Zahara mau kebawah duluan kasian bunda dah nunggu in." ucap Zahara .


" Oke sayang ."ucap Faiz meletakan laptop nya dan bergegas mandi .


Sementara itu di ruang makan keluarga Zahara sudah berkumpul .


" Suami kamu mana Ra ?" tanya sang bunda ketika melihat anak nya berjalan sendiri tanpa di temani sang suami .


" lagi Cuci muka Bun...." ucap Zahara langsung duduk di samping bunda nya.


" Oh.... siang banget bangun nya Ra?" tanya Talita.


" Iya maaf Bun, tadi abis subuh Zahara tidur lagi ." ucap Zahara.


"Bunda kayak gak tau pengantin baru aja pasti bangun nya siang lah kayak kita dulu." ucap Tama membuat pipi Talita memerah .


"Maaf ya yah Bun , gara gara Faiz kalian jadi telat deh makan nya. " ucap Faiz duduk disebelah Zahara .


" Gapapa iz kami paham kok." ucap Talita dan Tama .


" Bang Yaksa mana ?" tanya Faiz .


" Abang kamu pergi pagi pagi ke rumah bela katanya dia mau sarapan di sana ." jawab Talita .


"Oh...."


" Mau lauk apa mas .?" tanya Zahara yang tengah sibuk menyiapkan lauk untuk Faiz .


" Apa aja deh asal yang ngambilin kamu pasti bakal mas makan . " ucap Faiz.


Zahara tersenyum suami nya ini bisa saja membuat pipi nya merah ada saja tingkah nya yang membuat Zahara jadi salah tingkah .


" Mas jangan godain Zahara terus dong kan Zahara malu . " bisik Zahara .


" Faiz... Zahara kalian gak punya rencana gitu buat bulan madu .?" tanya Tama serius .


" Sebenarnya Faiz dah rencana in itu sih yah . tapi pekerjaan Faiz masih numpuk pa lagi proyek rumah sakit nya belum selesai . Mungkin setelah proyek itu selesai baru kami berbulan madu ." ucap Faiz mengusap tangan Zahara.


" Ya kita sih terserah kalian saja , yang penting kalian akur aja bunda dan ayah udah seneng " ucap Talita tersenyum . Semua kembali makan dengan tenang .


.....


....


..


...


" Mas bisa tolong anterin Zahara gak ke supermarket ." ucap Zahara . Saat ini mereka tengah berada di halaman depan rumah nya .


" Mau beli apa emang dek .?" tanya Faiz


" Itu bahan bahan di dapur pada abis besok kan rencana nya Zahara mau masakin mas ." ucap Zahara .


Tak butuh waktu lama kini Faiz telah mengambil kunci mobil nya.


" Ayok dek berangkat . " ajak Faiz keduanya nya pun pergi mengunakan mobil Faiz .


Sesampainya nya di supermarket Zahara mulai berkeliling ditemani oleh Faiz di sampingnya. Sepanjang jalan banyak wanita yang mengagumi ketampanan Faiz dan itu membuat Zahara kesal .


" Mas kamu tampan ya." ucap Zahara yang membuat Faiz heran tumben tumben nan istri nya ini memuji nya ada apakah .


" Maksud kamu .?" tanya Faiz .


" Tampan banget sampai sampai banyak wanita yang lihatin kamu loh , emang kamu gak sadar ya di liatin ." ucap Zahara agak keras membuat para wanita yang menatap Faiz memalingkan muka karena malu .


Sementara Faiz terkekeh melihat tingkah istri nya yang lucu itu , ternyata istri nya tengah cemburu .


" Ih mas kok ketawa mas seneng ya di lihatin ma cewek cewek itu ." sebal Zahara mengomel tiada henti .


cup


Satu kecupan membuat Zahara memegang pipinya . Dia terkejut Faiz mencium nya didepan umum banyak orang yang memperhatikan mereka.


" Mas kenapa cium Zahara kan Zahara malu mas dilihatin orang banyak ." ucap Zahara menunduk malu .


" Abisnya kamu gak bisa diem ya udah mas cium aja , lagian biar semua orang disini tuh tau bahwa Zahara hanya milik Faiz dan Faiz hanya milik Zahara. " ucap Faiz mencolek pipi Zahara .


" Ih mas jangan gitu" ucap Zahara kesal ia menatap sekeliling nya matanya terpaku pada seorang wanita hamil yang tengah mengusap usap perutnya sambil berkeliling.


Zahara semakin menajamkan penglihatan nya dan benar ternyata wanita itu adalah istri Rangga .


" Rosa..." lirih Zahara .


" Kenapa dek .?" tanya Faiz heran melihat istrinya bengong , Tanpa menjawab Zahara pun pergi menghampiri Rosa .


Sementara Faiz ia sudah mengira bahwa mungkin Zahara marah padanya ia pun mengejar Zahara dan menarik tangan Zahara .


" Dek kamu marah ya sama mas maafin mas dong ." ucap Faiz langsung memeluk Zahara .


" Mas lepasin dulu ih , Zahara gak marah kok sama mas Zahara cuma lihat temen Zahara . Zahara pengen nyamperin temen Zahara dulu ." ucap Zahara membuat Faiz melepaskan pelukannya pada sang istri Zahara terus mencari cari di mana keberadaan Rosa .


" Rosa ." panggil Zahara ketika sudah menemukan keberadaan nya.


" Eh Zahara , lagi belanja juga ya .?" tanya Rosa ramah .


" Iya kamu dateng sama siapa ke sini ?" tanya Zahara menatap Rosa dari atas sampai bawah .


" Sendiri Zah ,mas Rangga lagi sibuk ." ucap Rosa tersenyum .


Zahara tau wanita ini berbohong terlihat dari mata Rosa yang seperti nya habis menangis . Rangga begitu tega pada istri nya bagai mana mungkin ia membiarkan Rosa yang tengah hamil besar belanja sendiri an apalagi kalau di lihat lihat kaki wanita itu membengkak . Melihat itu Zahara jadi kasian untung bukan dia yang menikah dengan Rangga.


" Di anterin sopir ya Ros ?" tanya Zahara lagi.


"Enggak kok Ra aku naik taksi tadi . " Ucap rosa masih memilih milih belanjaan nya .


" Sini biar aku bantu ." ucap Zahara yang melihat Rosa kesusahan mengambil barang yang lumayan agak tinggi . Zahara pun berusaha meraih barang itu .


" Dek dek ... kamu ngapain lompat lompat kayak gitu .?" tanya Faiz yang baru datang .


" Itu Zahara mau ngambil itu ." tunjuk Zahara pada susu ibu hamil .


" Buat siapa kamu kan gak lagi hamil.?" tanya Faiz heran .


" Ih ... bukan buat aku tapi buat Rosa dia gak nyampe jadi aku mau bantu in ." ucap Zahara kesal.


" Udah tau pendek bukanya manggil mas juga " ucap Faiz mengambilkan susu itu sementara Zahara mengerucut kan bibir nya kesal . Rosa yang melihat itu sedikit iri andai Rangga bisa bersikap seperti itu mungkin ia tak akan sedih sekarang .


...


....


...


**segini dulu deh nanti di lanjut lagi ...


jangan lupa like dan komen ya ...


terima kasih doa in author juga biar cepet sembuh soalnya author lagi sakit flu** ..