
" Untuk saat ini, aku akan terfokus kembali kepada apa yang aku rencanakan dan mungkin bersama dengan berlalunya waktu, aku dapat menemukan jawaban mengenai perubahan ini. " tambahnya sembari berjalan menuju sebuah kursi kecil sebelumnya akhirnya duduk dan membaca sebuah buku
Dengan mengambil sebuah pena kecil dan menuliskan berbagai hal yang menimpa dirinya, dia kembali membaca beberapa bagian dari buku itu sembari mengaitkan beberapa hal yang terjadi saat ini
" Jikalau kembali mengingat waktu dimana aku masih berada dalam dungeon, sebuah kejadian dimana aku dan legiun awal bertarung di antara dua bos lantai 140 dan 145. Meskipun aku tidak terlalu mengingat apa yang terjadi, Nisel, Quinn, Akun dan Alin sempat berkata bahwa aku kehilangan kendali atas kekuatanku dan akhirnya membuat beberapa legiun awal tewas. " gumamnya sembari mengingat suatu pertemuan dalam area dungeon
" Walaupun kamu tidak mengetahui apa yang terjadi kala itu, kamu dapat bertanya lebih lengkapnya kepadaku, Ares.. " ucap seorang pria yang membalas ucapan dari Anma yang merenung dalam diamnya.
Melihat kembali sebuah ruangan putih layak dimensi yang pernah Flora tinggali, Anma mulai berdiri dari duduknya sebelum akhirnya bertanya mengenai siap sosok itu dan apa kemauannya.
" Untuk saat ini, kamu bisa memanggilku sebagai Elder dan mengenai apa keperluanku denganmu itu cukup sederhana karena yang aku ingin kamu melakukan sesuatu mengenai jalan hidupmu yang berkaitan dengan masa depan yang masih buram itu." balas suara itu tanpa menunjukkan wujudnya.
Mendengar hal yang tidak asing bagiannya, dia sempat mengira bahwa sosok yang berbicara dengan dirinya adalah sosok GM namun setelah sosok itu menjelaskan sesuatu, dirinya pun menyadari bahwa pemilik suara dari sosok itu merupakan bagian dari dirinya dari masa mendatang.
" Dan sama halnya dengan beberapa eksistensi lain seperti dirimu yang terbangun dengan ingatan terakhir berupa penutupan server dari game seris Ouroboros. Beberapa eksistensi itu memilih satu pilihan berbeda yang mana dalam pilihan itu membawa mereka pada satu akhir yang berbeda dan Paradox maupun aku sendiri pun adalah contohnya. " ucap suara itu menjelaskan
" Seperti yang kamu ingat mengenai ucapan dari Paradox yang mengatakan bahwa kau akan tetap melihat sebuah masa depan yang sama seperti masa yang aku perlihatkan saat ini, masa depan yang digambarkan dari berbagai macam ilusi yang ditunjukkan pun akan terjadi secara cepat ataupun lambat.... " lanjut suara itu menjelaskan
Mengingat ucapan dari suara itu, Anma kembali teringat satu waktu yang mana saat itu menunjukkan sebuah ilusi mengenai sebuah pertempuran yang mana pertempuran itu hampir sama dengan pertempuran yang terjadi di malam sebelumnya
" Meskipun demikian, beberapa jalur kehidupan lain telah hancur berdasarkan satu pilihan yang kamu ambil disaat menolong keberadaan dari Liah, maupun sosok seperti Mirella Noir yang pada dasarnya merupakan satu sosok asing yang menjadi kunci perubahan masa depanmu. " lanjutnya dengan menyinggung keberadaan dari sosok Liah maupun dewi yang dipuja para demi human
" Memang apa yang aku ucapkan nampak seperti sebuah kebohongan karena kamu mungkin menganggap bahwa Liah telah tiada dan dewi kegelapan itu bukalah sosok biasa. Namun jika kamu mengingat kembali satu garis utama dari game Ouroboros sendiri, seharusnya kamu tahu apa yang aku maksudkan. " tambahnya sembari memberikan sebuah sensasi berupa pukulan pelan pada bahunya
" Ouroboros game. Merupakan sebuah game yang mengambil seting dunia abad pertengahan yang dibumbui dengan aksi, fantasi, maupun tambahan sci-fi sebagai ester egg. Namun dari semua game yang berbasis pada hal-hal semacam itu, terdapat satu opsi berbeda yang mana membuat game itu diminati banyak orang untuk waktu yang lama... " ucap suara itu setelah Anma nampak buntu atas apa yang dirinya katakan.
" Opsi Pembalik ? " balas Anma seolah ingatannya telah terpancing oleh ucapan dari suara itu
" Yah, Benar. Opsi Pembalik yang mana dalam satu opsi itu, kita dapat mengulang kembali satu kejadian dari alur kisah utama dan membuat kisah baru yang akan menentukan sebuah akhir berdasarkan apa yang kita inginkan. " ucap suara itu membenarkan
" Namun jika aku ingat kembali, bukankah opsi itu telah dihapuskan di versi B1.2 ? " balas Anma yang kini mulai mengerti arah pembicaraan dari sosok pemilik suara itu.
" Ya, itu memang benar. Sesaat setelah pihak development menambahkan fitur sentuhan dan refleksi pada beberapa npc, beberapa pemain sampah melakukan hal tidak senonoh dan akhirnya opsi itu ditiadakan. " jawab suara itu sembari menjelaskan
" Lalu apa hubungan antara opsi itu dengan kondisi saat ini? " ucap Anma yang merasa bahwa apa yang dibicarakan oleh Elder tidak sesuai dengan apa yang dirinya ingin ketahui
" Apakah kamu bodoh atau semacamnya? Kamu pikir dengan mengubah ingatan dari Liah yang memiliki satu alur kehidupan di masa lampau tidak akan berpengaruh pada alur waktu kehidupannya di masa mendatang? " balas Elder dengan nada kesal
" Jadi maksudmu, menggunakan sebuah opsi dari Astral Memori merupakan hal yang sama seperti saat beberapa player memilih opsi pembalik? dan karena hal itu beberapa twice plot mulai muncul dan beberapa eksistensi lain terlahir dari unsur ketidak pastian? " balas Anma yang pada akhirnya menyadari satu kesalahan kecil yang dirinya lakukan di masa lalu
" Lalu karena hal itu pula beberapa eksistensi lain seperti diriku mulai mengambil jalan yang berbeda sebelum akhirnya mereka tersadar bahwa dengan adanya satu pilihan berbeda, beberapa eksistensi lain mulai hancur dan mereka yang menolak kehancuran menilih untuk kembali menjelajahi waktu untuk mencegah kehancuran mereka sendiri? " lanjutnya setelah memahami maksud dari ucapan Paradox yang mengatakan bahwa pada saat ini dirinya akan kehilangan sosok yang berharga.
" Hm~ yah... aku rasa seperti itulah kebenarannya untuk saat ini. Karena dengan adanya hal ini, pihak editor dapat lebih memahami mengenai latar dunia yang kamu jalani saat ini. Selain dari itu pun, pada dasarnya pertemuan diantara kita termasuk lebih awal dari jadwal yang seharusnya. Maka dari itu setidaknya aku cukupkan dahulu pembahasan diantara kita saat ini dan yah, aku pu akan menantikan pertemuan kita kembali nanti dan bergantung pada apa yang akan terjadi setelah ini, mungkin kamu akan kembali bertemu dengan Liah dan beberapa eksistensi lain yang serupa namun dengan jalan hidup yang berbeda " ucap Elder dengan sangat lirih sebelum akhirnya kesadarannya kembali.