Arawinda Adinda

Arawinda Adinda
5



sesampainya di ruang musik, disana sudah ada dua orang yg sedang berbicara dan duduk di sofa yang memang seperti nya khusus untuk mereka.


"Ray, Sam" panggil Kevin


"oh, hai.. lama amat, kapan latihannya kita?" kata Sam


"ini bocil banyak drama nya dulu mau kesini" Kevin sambil menarik tangan Ara


"idih bocil, udah gede ini juga" ketus Ara


"ya udah latihan" ucap cuek Rayyan


"makan dulu lah, lapar gue" kata Ara, seraya memegang perutnya


"Lo mah makan Mulu yg difikirin Ra, kesel gue di otak Lo kalo gak artis Bollywood pasti makan" kesal Lala


"badan gemuk tau rasa Lo" sambungnya


Ara hanya mengerucutkan bibirnya mendengar ucapan sahabatnya itu, belum sempat dia menjawab, sudah di sambung omongan Rayyan


"ya udah makan, biar cepet latihan" kata Rayyan seraya memberikan nasi kotak dan disambut dengan senang hati oleh ara karna memang saat ini perutnya ingin segera minta di isi.


setelah itu Ara dkk makan dg tenang hingga selesai, kemudian Ara mulai latihan dengan band yg digawangi oleh Kevin dkk itu..


beberapa lagu dinyanyikan oleh ara, dengan suara yang merdu dan lembut membuat yang mendengar sempat terhipnotis oleh nya. latihan berlanjut dengan berbagai perdebatan antara kevin dan Ara, yang mana ara selalu mengeluhkan lagu yang kurang pas dihatinya.


"lagu India lah sekali sekali" ucap ara dengan puppy eyes nya


"gak ada, udah lagu pop Indonesia aja. disini yang bisa lagu inda cuma Lo doang dek, jadi kita gak bisa" ucao Kevin jengah


"kak Ray bidang dong pastinya ya, akustik aja" ucap ara merayu ke Rayyan


yang dibalas gelengan kepala oleh Rayyan dan itu membuat para sahatnya tertawa terbahak-bahak karna Ara langsung melotot dan mengembangkan pipinya, bukan terlihat menakutkan tapi sangat imut dan lucu bagi mereka.


Rayyan yang jarang tertawa dihadapan orang yang baru dikenalnya pun tertawa lepas dan itu tidak lepas dari pandangan para sahabatnya.




malam harinya, tepatnya acara puncak penyambutan mahasiswa baru. Semua orang yang terlibat nampak sibuk dengan bagian nya masing-masing. bahkan Kevin sebagai ketua pun nampak sibuk dg berbagai persiapan..



acara pembukaan diisi dengan berbagai kata sambutan dan berisi pesan dan kesan dari maba yang di tunjuk, dan juga promosi dari beberapa organisasi yang memang ada di kampus xx agar Maba dapat mengenal dan mendaftar untuk menjadi anggota. Begitu juga dg organisasi musik yang memang disampaikan oleh Rayyan sebagai ketua dan beberapa anggota inti juga hadir.



meski pun Ara bukan anggota dari organisasi musik, tapi kali ini dia memang di tunjuk buat nyanyi karena permintaan abangnya. dan kini tiba giliran penampilan mereka yang memang ditunggu oleh para peserta.



suara tepuk tangan dan teriakan dari mahasiswa dan mahasiswi terdengar begitu meriah, lebih tepatnya para mahasiswi karena mereka dapat menyaksikan most wanted menampilkan band yang ternyata cukup terkenal diluar kampus tersebut.



Ara memang disuruh tunggu sebentar di belakang, karna lagu pertama menampilkan Rayyan dg akustik nya.



![](contribute/fiction/4305110/markdown/29420247/1646297596430.jpg)



lagu yang dinyanyikan oleh Rayyan adalah lagu dari Naff yang berjudul Terendap Laraku



.


*Resah jiwaku menepi*


*Mengingat semua yang terlewati*


*Saat kau masih ada di sisi*


*Mendekapku dalam hangatnya cintamu*


*Lambat sang waktu berganti*


*Endapkan laraku di sini*


*Coba 'tuk lupakan bayangan dirimu*


*Yang selalu saja memaksa 'tuk merindumu*


*Sekian lama aku mencoba*


*Menepikan diriku di redupnya hatiku*


*Letih menahan perih yang kurasakan*


*Walau ku tahu, ku masih mendambamu*


*Lambat sang waktu berganti*


*Endapkan laraku di sini*


*Coba 'tuk lupakan bayangan dirimu*


*Yang selalu saja memaksa 'tuk merindumu*


*Sekian lama aku mencoba*


*Menepikan diriku di redupnya hatiku*


*Letih menahan perih yang kurasakan*


*Walau ku tahu, ku masih mendambamu*


*Lihatlah aku di sini*


*Melawan getirnya takdirku sendiri*


*Tanpamu, aku lemah*


*Dan tiada berarti*


*Sekian lama aku mencoba*


*Menepikan diriku di redupnya hatiku*


*Letih menahan perih yang kurasakan*


*Walau ku tahu, ku masih mendambamu*


*Sekian lama aku mencoba*


*Menepikan diriku di redupnya hatiku*


*Letih menahan perih yang kurasakan*


*Walau ku tahu, ku masih mendambamu*



suara yang merdu dan didukung dengan wajah yang tampan, membuat kaum hawa bagai terhipnotis sehingga banyak dari mereka menjerit keras dan turut menyanyi..



tak terasa lagu yang dinyanyikan oleh Rayyan sudah selesai, dan terdengar suara penonton meminta untuk membawakan lagu lain lagi dan tentunya Rayyan langsung memanggil para personil yang lain untuk naik ke atas panggung..



"baik lah, kali ini kami akan menyanyikan sebuah lagu duet," ucap Sam



"ada yang mau duet sama Rayyan?" tanya nya lagi




"baik lah, untuk lagu selanjutnya kita panggilkan queen nya theSun **Arawinda** " teriaknya lagi



kemudian muncul seorang gadis cantik dari belakang panggung menggunakan dres yang pas dengan tubuhnya, sehingga terlihat anggun.



![](contribute/fiction/4305110/markdown/29420247/1646382661808.jpg)



sesampainya di depan panggung, para penonton kembali heboh dan itu cukup membuat Ara sedikit demam panggung. melihat itu, Rayyan mendekat dan memegang tangan Ara. sontak perlakuan Rayyan mendapat tatapan dari Ara dan para penonton seketika berteriak histeris melihat ke uwwuan dua orang itu. tapi Rayyan cuek saja dan sedikit berbisik ke Ara



"ayo, Lo pasti bisa" katanya



"iya, ini pertama buat gue tampil depan orang banyak" ucap Ara



kemudian Rayyan menginterupsi kan ke Kevin buat mulai memainkan nada musik



Hanya dirimu - Dygta



*Mencintaimu, selama kubernapas*


*Seindah cahaya pagi terangi hidupku*


*Memilikimu, aku pun percaya*


*Kasih yang telah kau beri*


*Membuka mataku*


*Dan 'tuk pertama kali*


*Kusadar kau cintaku*


'*Ku takkan bisa melakukan semua*


*Tanpa dirimu di sisiku*


*Kau yang menggenggam hatiku*


*Takkan sanggup melewati waktu tanpamu*


*Karena hanya dirimu yang mengerti*


*Peluk diriku, hapuskan luka*


'*Ku tak pernah berubah*


*Karena 'ku memilihmu*


'*Ku takkan bisa melakukan semua*


*Tanpa dirimu di sisiku*


*Kau yang menggenggam hatiku*


*Takkan sanggup melewati waktu tanpamu*


*Karena hanya dirimu yang mengerti*


*Tanpa dirimu di sisiku*


*Kau yang menggenggam hatiku*


*Takkan sanggup melewati waktu tanpamu*


*Karena hanya dirimu yang* *mengerti*


.



***prok prok prok***



tepuk tangan bergemuruh menyambut penampilan mereka yang terlihat sangat romantis dengan tangan Ara yang tak terlepas dari genggaman tangan Rayyan sampai turun dari panggung.



"ehemm"



deheman Kevin menyadarkan mereka



sontak genggaman itu terlepas dan mereka saling buang muka karena malu kepergok saling menatap



"Lo kalau suka adek gue bilang bro, gue pasti restuin" celetuk Kevin dg Watdos nya



"iya, nanti gue bilang kalau udah di terima" jawab Rayyan asal sambil menatap Ara kembali



itu membuat Ara bersemu dan temannya ketawa terbahak bahak



"udah selesaikan, ?"ucap Ara tiba tiba



"gue mau pulang dulu sama anak anak" sambungnya lagi



"adek pulang bareng Abang aja, atau mau sama Rayyan pulangnya" goda Kevin semakin menjadi



"sendiri aja bang, dah ya bye" jawab Ara cepat karna malu ditatap Rayyan



dan itu semakin membuat Kevin dkk ketawa terbahak bahak.



"jangan kasih kendor Ray, Ara itu cantik. saingan Lo banyak pasti" kompor Andrea dan Dion


sukses, itu membuat Rayyan semakin gusar.



yup pertemuan pertama mereka memang membuat Rayyan selalu kepikiran dan yang memberi ide buat nyanyi duet juga Rayyan, agar bisa dekat dengan Ara. gadis yang membuat hatinya bergetar.