Arawinda Adinda

Arawinda Adinda
2



Rayyan segera tersadar setelah mendengar teriakan dari teman-teman nya pun segera beranjak dan berjalan menuju dimana Dion dkk berada


sesampainya di tempat, Rayyan langsung menduduki sofa kosong yg memang terdapat diruang tersebut..


"kayaknya terpesona banget Ray, sampai segitunya memperhatikan tuh cewek ?" tanya Kevin Bagaskara sang sahabat dan juga menjabat sebagai Presiden Mahasiswa.


ya tadi setelah keluar sebentar dari ruang rapat, Kevin yg penasaran setelah mendengar beberapa mahasiswa yg tadi menyaksikan penampilan seorang gadis cantik. Langsung menuju ruang musik karna mendengar bunyi tepuk tangan dan suara riuh dari penonton..


"Lo tau gak nama nya?" tanya nya lagi dan di jawab dg gelengan kepala oleh Rayyan


"dia tuh namanya Arawinda, Adek angkat gue yg biasa gue ceritain itu loh.." ucap Kevin


flash back `~~~~


yup, Arawinda adalah anak angkat dari keluarga Bagaskara, sejak Ara berusia 13 tahun yg berarti kelas 2 Sekolah menengah pertama, Arawinda adalah seorang Yatim Piatu sejak umurnya 10 tahun dan karna dia adalah anak tunggal dan memang keluarga nya hidup sederhana, jadi Ara memilih hidup di panti asuhan karna dia tidak mau merepotkan orang yang mengajak nya tinggal bersama mereka..


sampai suatu kejadian dimana Ara saat itu baru pulang dari latihan beladiri nya dg berjalan kaki menuju panti, tak sengaja melihat seorang remaja sedang di hadang oleh preman untuk meminta uang dg cara menodongkan pisau..


, Ara sudah mencapai sabuk hitam dari beladiri taekwondo karna dia berlatih sejak usianya 7 tahun. oleh karna itu, Ara jadi tidak takut untuk melawan preman tersebut dan menghajar hingga para preman lari dari hadapannya..


sejak saat itulah Ara di adopsi oleh orang tua dari remaja tersebut yg tidak lain adalah Kevin Bagaskara.. hingga kini, bahkan Ara juga sudah dianggap anak kandung dari tuan dan nyonya Bagaskara. bagaimana tidak, mereka dari dulu selalu menginginkan anak perempuan dan akhirnya kehadiran Ara menjadi jawaban doa mereka..


tak pernah membedakan antara Kevin dan Ara, sampai kuliah pun di tempat yang sama tapi Ara dua tahun di bawah Kevin, berarti saat ini Ara adalah adik tingkat Kevin di kampus mereka..


uang hasil bekerja di butik lah yg di belikan ke rumah oleh Ara, dengan hasil jerih payah sendiri memang menghasilkan kebanggaan tersendiri buat Ara..


dan sudah satu Minggu ini Ara sudah menempati rumah tersebut dg seorang pelayan yg memang di tugaskan oleh sang Bunda yg sebenarnya berat hati buat jauh dari sang Anak gadisnya lagi.. karna baru saja Sebulan lebih Ara tinggal di mansion Bagaskara setelah lama tinggal di apartemen pemberian dari Ayahnya dari dia menginjak sekolah menengah atas .


flash back off ~~~~


"serius lo Vin?" tanya Andrea winata


"iya, itu Ara adek nya Kevin. anak nya tuh baik banget sumpah, udah cantik pandai beladiri pula.. mama gue aja sampai mau mengangkat dia juga" jawab Samuel Aji


"lah, Lo kenal sem? kok kita pada gak kenal ya gak Yon ?" tanya Andrea pada Dion


"iya, Adek dari sahabat sendiri juga.. padahal udh sering kan kita ke rumahnya kevin" jawab Dion Saputro


" karna Ara itu tinggal di apartemen nya sendiri.. baru aja sebulan ini dia tinggal di mansion eh seminggu yang lalu dia udh minta izin pindah ke rumah nya yg dia beli sendiri hasil dari kerja nya di butik bunda" jelas Kevin dg nada sedikit sedih pasalnya adek nya sudah tidak tinggal di mansion Bagaskara lagi


Rayyan hanya diam saja mendengarkan teman-temannya berbicara dan di otaknya terus mengingat senyum manis Ara yg sedang becanda dg temannya tadi.


di tempat Ara dan Sisi saat ini mereka sedang di perjalanan pulang setelah mampir ke minimarket yg tidak jauh dari rumah Ara untuk membeli beberapa keperluan karna malam ini Sisi akan menginap lagi di rumah Ara.


setelah sampai di halaman rumah Ara, mereka kemudian masuk dan meletakkan belanjaan mereka dimeja makan dan kemudian mereka berjalan menuju kamar masing-masing untuk membersihkan diri.