Arawinda Adinda

Arawinda Adinda
16



"ini bener Ara woi" ucap Dion setengah berteriak mengagetkan teman temannya


"iya gak salah lagi ini Ara, tapi kenapa selama ini dia gak pernah hadir dihadapan kita" tanya Tania dengan mata berkaca-kaca


"eh tapi di sini namanya Dinda ini.. teman temannya juga panggil Dinda." kata Lala


"iya juga ya, mungkin hanya mirip" lirih sisi sedih


setelah itu mereka kembali diam dan hanya berperang dengan pemikiran masing-masing.


lama berada di cafe kemudian mereka memutuskan untuk pulang ke rumah.




kediaman Bagaskara



"bunda" teriak Kevin yang baru sampai dari cafe bersama Tania



"kenapa teriak-teriak Abang" tanya bunda Ira



"eh ada calon mantu bunda, sini sayang" ucap nya lagi



"Bun, Abang ada kabar heboh.. Bun lihat ini" ucap Kevin seraya memberikan ponsel nya yang terdapat akun Ig yang mereka kira Ara itu



"oh, akun ini yang mirip Ara kan" tanya bunda yang memberikan minum ke Tania dan dibalas senyum manis oleh Tania



"bunda tahu" tanya Kevin



"bunda mau jujur sama kalian berdua, tapi janji rahasiakan ini dari teman teman kalian dulu ya.. ini permintaan seseorang" ucap bunda



mereka hanya mengangguk dan tak lama ayah Bagas ikut berkumpul di ruang keluarga bersama istri dan anaknya.



"biar ayah saja Bun"ucap ayah Bagas



"sebenarnya Ara kita masih hidup bang, Ara ada di suatu tempat " ucap ayah Bagas mengagetkan Kevin dan Tania



"ih bercandanya gak lucu yah" ucap Tania dan Kevin hanya terdiam



"ayah gak bercanda sayang, ayah jujur"ucap bunda tersenyum



"kalu tidak percaya biar ayah telpon dia dulu" ucap ayah Bagas



Tut



Tut



Tut



ayah langsung merubah panggilan menjadi panggilan video



^^^"**assalamualaikum ayah**"^^^



"waalaikumsalam nak"



^^^"**kenapa yah, Ara lagi beres-beres ini baru sampai kemarin**"^^^



"ini Abang kamu gak percaya kamu masih hidup"



^^^"**oh, Abang ada di situ gak. biar Ara bicara sama abang**"^^^



"Ara, bener kamu dek, YaAllah kamu kemana aja selama ini" dengan air mata yang mengenang




" dek, kamu di mana aja selama ini, kami semua kangen kamu dek. kami semua ngira kamu meninggal" ucap Tania seraya terisak



^^^"**aku ada disuatu tempat kak, nanti kita ketemu ya. nanti Ara hubungi kalian. tapi tolong jangan kasih tahu yang lain dulu mau bikin kejutan. tapi yang jelas Ara udah ada di Indonesia sekarang" ucap Ara terkikik**^^^



"nanti acara pertunangan kita kamu hadir kan dek"



^^^" **gak bisa kayaknya bang, soalnya pekerjaanku banyak banget. habis pindahan juga ini**"^^^



"reunian bulan depan kamu ikut kan"



^^^"**acara reunian aja baru ini Ara tahu kak, Gimana mau ikut**"^^^



"dek gimana kalau Abang kasih tahu anak anak bahwa kamu masih hidup saja ya dek, kasian mereka selama ini masih sedih dengan kabar kematian itu"



terdengar helaan nafas dari seberang sana



^^^"***ya udah, tapi jangan bilang kita telponan, soalnya kalau Ray tahu, pasti tuh anak ngerahin bawahan dia buat cari keberadaan Ara sekarang dah deh gak jadi kejutan nanti***"^^^



" ya udah, ke Ray gak usah di bilang aja, kenyang lain aja ya dek" ucap Tania



^^^"seterah Kakak ipar saja. ya udah ya, ini Ara lagi ribet banget soalnya"^^^



"*ya udah deh, lain kali hubungi kami lagi ya dek, masih kangen sama kamu" ucap Tania dan Kevin hanya tersenyum bahagia*



"bunda" lirih Tania seara berhambur kepelukan calon mertua nya



"sekarang kalian harus bahagia ya, Minggu depan acara pertunangan kalian jadi kalian harus bahagia"



"iya yah, Alhamdulillah Ara masih hidup dan seperti nya dia juga sangat bahagia"



"kemana selam ini Ara, ayah?" tanya Kevin



"kita juga gak tahu Ara dimana, yang jelas setiap hari Ara pasti ada telpon bunda atau gak ayah, selama empat tahun ini" ucap bunda



"jadi selama ini bunda sama ayah gak kasih tahu Abang"



"maaf bang, tapi ini permintaan Ara"



"katanya biar kalian fokus sama masa depan dan terbukti kan sekarang, kamu sudah bisa memimpin perusahaan ayah, Ray sudah mampu membangun kerajaan bisnis yang sukses dan kalian semua juga mempunyai karir yang bagus kan" ucap ayah bangga



"gak sabar ketemu Ara Bun," ucap Tania



"berarti itu memang Ig nya Ara dong ya, tapi kenapa dia di panggil dinda" sambungnya



"iya itu memang Ig nya Ara. kalian gak tahu ya nama asli nya Ara itu ada Adinda nya" tanya ayah



"eh iya ya, baru ngeh aku yah"ucap Kevin sambil menepuk keningnya.


.


.


.


.


.