Arawinda Adinda

Arawinda Adinda
1



"Ara cepet!!!" teriak seorang gadis berambut sebahu memanggil sang sahabat dari depan rumah di sebelah motor metik.


"iya bawel ah, memangnya kenapa juga gue harus ikut gini sih si?" ucap Ara, yup dia adalah Arawinda Adinda, gadis cantik berbulu mata lentik, hidung mancung dan bibir merah Cherry yang alami..


"ya, karna Lo yg harus boncengin gue hari ini. Lo ingatkan taruhan kita tadi malam pas kita nonton bola" jawab Sisi sambil tertawa mengingat taruhan mereka, yg kalah harus mengikuti kemauan yg menang..


"iya iya Sisi bawel, seharusnya libur semester ini gunain buat istirahat, si..!" kesal Ara


"nanti Lo tunggu aja di ruang sebelah ruangan BEM ya, Ra" ucap Sisi tanpa memperdulikan ucapan kesal Ara


"memangnya kalian mau rapat buat apa sih? perasaan dari kemaren gak kelar-kelar masalah kalian" jawab Ara sambil memasang helm di kepalanya


"nih kita beneran mau pakai motor, gak takut berantakan tuh rambut Lo?" ucapnya lagi pasalnya Sisi datang kemarin kerumahnya menggunakan mobil dan menginap di rumah Ara


"iya, biar cepet sampai Ra" jawab Sisi


"ya udah, tuh pakai helm Lo, gue mau ngebut ini..!" ucap Ara


setelah Sisi selesai memasang helm nya, mereka langsung mengendarai motor menuju kampus.. sekitar 30 menit mereka sampai dan langsung menuju ruang BEM


"si, gue nunggu di ruang musik aja ya, kayaknya ada yg lagi latihan deh.. biar gue gak bosan nunggu Lo rapat" ucap Ara


"oke Ra, nanti kalau udah selesai gue ke ruang musik jemput Lo" jawab Sisi


sesampainya di ruang musik, Ara langsung menuju salah satu bangku buat penonton, ya karna ruang musik kadang digunakan buat penampilan mahasiswa yang membentuk sebuah grup band TheSun, atau penampilan kesenian yg lainnya. ruang yg bergaya anak muda zaman sekarang, tempat nya bisa dikatakan instagramable lah buat anak muda muda yg hobby posting foto di sosial media nya..


setelah mendapatkan tempat duduk yg nyaman, Ara hanya menonton beberapa mahasiswa yg sedang latihan nyanyi yg entah buat acara apa atau hanya sekedar latihan biasa.


"aaagh bosannya" gumam Ara setelah sekitar 1 jam berada di sana


karna hanya mendengarkan nyanyian yg bikin dia ngantuk, main hp juga tidak menghilangkan bosan yg menderanya. kemudian Ara bangkit dari duduknya dan berjalan menuju ke panggung kecil yg ada di depan dan meminjam gitar akustik pada salah satu dari orang yang latihan tadi..


"gue boleh pinjam gitar nya kan?" tanya Ara


"boleh, kita juga mau istirahat dulu ini, nanti baru latihan lagi soalnya buat acara penyambutan mahasiswa baru lusa" jawab Dion.


ya gitar itu adalah milik Dion, anak band yg sering jadi perwakilan kampus mengikuti ajang diberbagai tempat.


"memangnya Lo biasa main gitar,"tanya nya


"gue coba dulu oke "jawab Ara seraya tersenyum


alunan gitar dan merdu suara Ara dapat menghipnotis beberapa orang yang ada di ruang tersebut, salah satunya Dion dan langsung berinisiatif buat merekam aksi dari Ara.


di lain tempat, tepatnya di ruang BEM. suasana hening karna mereka baru saja menyelesaikan rapatnya, karna ruangan musik dan BEM saling berhadapan dan kebetulan pintu ruang BEM dibuka oleh mahasiswa yg izin ke toilet jadi suara dari ruang musik terdengar jelas.


"kayak kenal suara nya"celetuk Sisi dan didengar oleh orang yg ada diruang itu


"Lo kenal si?" tanya teman disampingnya


"iya kayaknya, mending kita lihat aja yuk dari pada penasaran" jawab Sisi sekenanya


mereka yg penasaran itu pun bergegas menuju tempat asal suara merdu tersebut.


setelah sampai di ruang musik, mereka mendapati seorang gadis cantik yg masih menyanyi dan duduk membelakangi pintu masuk


Rayyan Evanza William yg ganteng nya nauzubillah, kaya raya tapi terkenal badboy, dingin, cuek dan mempunyai banyak fans. karna dia adalah vokalis band TheSun yg sama dg Dion, pun ikut ke ruang musik karna penasaran dg siapa pemilik suara indah tersebut


tepat pas lagu selesai, gemuruh tepuk tangan diterima oleh Ara, dan itu semua membuat Ara kaget dan langsung mengalihkan pandangannya ke asal suara.


"gila, suara Lo keren banget Ara!!! " teriak Sisi


"bener banget si, ini sih kalau ikut ajang pencarian bakat pasti bakal menang" jawab yg lain nya


sedangkan Ara hanya senyum manis menanggapi pujian dari mereka,.


"kok Lo gak pernah nyanyi di depan gue si Ra,? dan Lo juga kok gak mau gitu ikut organisasi musik ini?" tanya Sisi karna baru pertama kali nya dia mendengarkan Ara menyanyi selama mereka kenal dan menjadi sahabat


"jawaban nya cuma satu Si. gue MALES" jawab Ara sambil tertawa karna melihat muka Sisi yg di tekuk mendengar jawaban Ara yg tidak masuk akal


Rayyan yg dari tadi terus memperhatikan Ara mengulas senyum di bibirnya


"Manis" batinnya


saking fokus memperhatikan Ara, Rayyan bahkan tidak sadar bahwa Dion dan personil lain memanggilnya dg berteriak dan itu sukses menjadi pusat perhatian dari orang yg ada di ruang musik termasuk Ara dan Sisi.


sepersekian detik mata Ara dan Ray tampak saling menatap, keduanya terhanyut dalam pesona masing-masing hingga tidak sadar para sahabat mereka berteriak memanggil nama mereka,


Sisi yang melihat Ara melamun segera menyadarkan gadis itu dan kemudian mengajaknya bersiap untuk pulang.