
"Baru juga semalam Loo pacaran ama gue, belum bisa di hitung hari, Loo udah berani bentak-bentak gue" Sinis Ara
"Kalo Loo nurut, gue gak mungkin bentak Loo" Tegas Nando
"Gue gak suka ya di atur-atur orang, jadi Loo gak ada hak ngatur-ngatur gue" Jawab Ara dengan intonasi yang naik beberapa oktaf
"Suka gak suka, Loo harus terima" Tegas Nando
"Kalo Loo terus nekan gue, Mending kita sendiri-sendiri aja" Jawab Ara dingin
"Kok aurahnya jadi gini sih, gue jadi ngeri" Batin Nandi sambil bergidik
"Ok,,ok, aku ngalah. Aku nggak akan jemput kamu" Ucap Nando mengalah dengan suara yang mulai melembut
"Kalo dari tadi gini kan gak usah capek-capek debatnya" Ucap Ara sambil memutar bola matanya malas
Tak terasa mereka sampai ke halaman sekolah, 1 menit saja mereka telat sampai sekolah, maka siap-siap ketemu sama guru BK yang super lembut. Hehehehe
Baru kali ini guru BK nya lembut banget, gak kaya guru-guru BK di sekolah lain
Sampainya di parkiran, Ara langsung keluar dari mobil meninggalkan Nando sendri.
Ara melewati koridor sekolah, ada laki-laki yang tinggi lebih dari Nando melihat Ara jalan sendirian.
"Ra" Panggil laki-laki tersebut, tapi Ara tak mendengarnya
"ARABELA" Panggil laki-laki itu lagi, Ara berhenti dan berbalik sambil mengangkat sebelah alisnya pertanda "apa?"
"Sendiri aja?" Tanya laki-laki itu basa basi
"Menurut Loo?" Tanya Ara balik sambil mengangkat sebelah alisnya
"Ya sendiri" Jawab nya sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal
"Tau nanya" Ucap Ara malas dan langsung meninggalkan laki-laki itu
"Eh, tunggu Ra" Ucap laki-laki itu sambil mengejar Ara
"Kok gue baru liat Loo ya Ja, Loo kelas mana?" Tanya Ara kepada laki-laki tersebut yang di panggil Ara Mike
Sedikit cerita tentang Mike ya...
Mike Mahendra, adalah laki-laki yang berperawakan tinggi, berbadan kurus, kulit sawo matang. Dia adalah teman kecilnya Ara, tapi mereka waktu SD gak sekolah bareng. Hanya saja Ara pernah tinggal di rumah Nenek nya, dari situ Ara dan Mike berteman.
"Iya, kemarin aku gak masuk. Soalnya aku sakit, dan aku kalau gak salah sekelas sama kamu lagi" Jawab Mike dengan senyuman yang mengembang, sedangkan Ara hanya menjawab anggukan kepala tanda mengerti. Sejak kecil Mike menyukai Ara, tapi dia takut mengungkapkan nya. Takut di tolak Ara, dan dia juga masih malu. Hehehehe
Tak terasa mereka sampai ke kelas, tak lama guru pun masuk ke dalam kelas dan langsung menjelaskan materi untuk hari ini. Guru nya gak pake basa basi ya...Hehehehe
"Kriiingg....kriiiing" Bel istirahat telah berbunyi, seluruh kelas sudah berhamburan untuk keluar sedangkan kelas nya Ara masih di dalam kelas.
"Ok Anak-anak, materi kita sampai sini dulu. Nanti di lanjutkan di pertemuan akan datang. Ibu permisi dulu" Ujar guru mata pelajaran menutup perjumpaan sekalian pamit
"Kantin yuk Ra" ajak Mike
"Twins, kalian ikut?" Tanya Ara kepada si Twins
"Ikut dong Ra, laper nih. Hehehe" Jawab Vani sambil nyengir
"Ya udah, yuk!" Ajak Ara dan mereka berempat langsung ke kantin untuk mengisi perut, sampainya di kantin mereka langsung memilih tempat yang berada di pojok. Untung lagi ada satu meja yang kosong, jadi Ara DKK bisa nempatin meja tersebut.
"Mau pesan apa? Biar aku sama Vina yang pesenin" Ucap Vani
"Samain aja" Jawab Ara
"Mau kan Mike?" Lanjutnya lagi dengan bertanya, dan pertanyaan tentu saja di tunjukkan untuk Raja
"Mau kok Ra" Jawab Raja sambil tersenyum
"Yang penting yang bisa di makan" Lanjutnya lagi dengan becanda
"Ya udah, tunggu ya" Ucap Vani dan di jawab anggukan kepala oleh mereka
Sedangkan dari kejauhan, ada laki-laki yang melihat keakraban Ara dan Raja rahang nya mengeras. Setelah Twins meninggalkan meja, dia mendekati meja mereka.
"Hai Ra" Sapa laki-laki tersebut dan langsung duduk di dekat Ara
"Boleh gabung?" Tanya laki-laki itu kepada Ara
"Udah duduk juga, pake nanya lagi" Jawab Ara malas
"Hai Ndo" Sapa Mike, sedangkan Nando hanya mengangkat sebelah alisnya
Ya, laki-laki yang menghampiri Mike dan Ara adalah Nando. Laki-laki yang maksa banget buat jadi pacarnya Ara.
"Ya mau nyamperin Pa-" Jawab Nando terputus, karena Ara langsung membungkam mulut Nando dengan tangannya dan dapat pelototan mata dari Ara.
"Kenapa kamu tutup mulutnya Nando Ra?" Tanya Mike heran
"Eh, eng-nggak kok" Jawab Ara terbata-bata sambil tersenyum kiku
"Aneh kalian" Jawab Mike sambil geleng-geleng kepala
"Gue pinjam Ara ya" Ucap Nando sambil berdiri dan menarik tangan Ara
"Eh, lepasin woy" Protes Ara sambil memuluk tangan Nando yang menarik tangannya
"Nando lepasin" Teriak Ara
"Udah, ikut aja" Jawab Nando
"Kita mau kemana sih?" Ketus Ara, tapi tak ada respon dari Nando. Dia hanya menarik terus tangan Ara sampai ke rooftop
Sampainya di rooftop, barulah Nando melepaskan tangan Ara.
"Lo kenapa bawah gue kesini?" Bentak Ara
"Gue cuma mau berdua aja Ama Loo" Jawab Nando santai
"Emang gak boleh ya, kalau gue mau berduaan sama pacar gue?" Tanya Nando sambil tersenyum manis, tapi bagi Ara senyumnya Nando sangat menyebalkan.
"Gak boleh" Jawab Ara ketus
"Boleh aja" Ucap Nando sambil mengajak Ara duduk, sedangkan Ara hanya berdecak sebal.
"Loo makin kesini makin semena-mena ya sama gue" Ujar Ara datar
"Kalo Loo nerima gue, gak munkin gue semena-mena sama Loo" Jawab Nando sambil tersenyum
"Au ah, terserah Loo" Ketus Ara
"Terus kita mau ngapain disini?" Tanya Ara ke Nando
"Ya duduk aja! Siapa tau ada topik nanti, di tunggu aja" Jawab Nando sambil nyengir
"Ra, plisss jangan ketus-ketus sama aku!" Pinta Nando
"Kenapa emang?" Tanya Ara sambil menaikan sebelah alisnya
"Kita kan udah pacaran Ra" Jawab Nando
"Pacaran yang-"
"Stop Ra, aku sayang sama kamu. Aku mau kita baik-baik aja, aka mau jalanin hubungan kita secara normal, kaya pasangan-pasangan lainnya"
Ucapan Ara terputus karena Nando langsung menghela ucapan dengan kata-kata yang lumayan banyak.
"Tapi gue gak menginginkan hubungan ini" Jawab Ara datar
"Coba aja dulu Ra buat jalanin nya, siapa tau kamu bisa buka hati sama aku" Mohon Nando
"Apaa sih yang Loo suka sama gue? Gue tau gak ada yang Loo suka, tapi karena Loo taruhan sama teman-teman Loo, jadi maksa gue" Ucap Ara sini, karena dia sudah tau rencana awal Nando.
"Gak gitu Ra" Elak Nando
"Gak gitu apaan? Gak usah ngelak deh" Ketus Ada
"Benar Ra" Jawab Nando masih mengelak
•
•
•
•
•
To Be Continued
Butuh dukungan nya, dengan cara vot, like, jangan lupa juga tambahkan Favorit ya! Agar kalian gak ketinggal dengan cerita saya. Semoga suka juga dengan ceritanya😍😍😍
Maaf ya kalau cerita nya belum lama udah ada konflik aja, karena cuma itu yang singgah di otak author 😁😁 Kalau mau nambah-nambah adegan atau apa, boleh. Malah author senang dapat masukan dari kalian🥰🥰🥰