
Sebelum membaca, Author minta maaf duluan ya. Author udah gak ada ide tentang cerita Nando dan Ara, udah benar-benar buntu nih otaknya Author.
Maaf juga ya, part kali ini hanya sedikit, gak cukup 1000 kata. Munkin juga gak nyampe 500 Kata, soalnya author memng gak punya ide lagi. Jari terpaksa juga, Cerita Nando dan Ara author selesaikan. Tapi kisah Ara belum selesai ya, masih ada kisah Ara dengan pasangan lainnya...Heheheh
Silahkan membaca para leader nya author🥰😘😘
*********
Setelah 1 malam di rawat di Rumah sakit, akhirnya Ara kembali sehat dan melakukan aktifitas nya seperti biasa.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan, hubungan Ara dan Nando sekarang tak ada masalah lagi. Ara menjalin hubungannya dengan Nando mulus-mulus saja, tak ada masalah lagi. Ara sudah menerima Nando, tapi tak merubah hati Ara sedikit pun. Tapi dia memperlakukan Nando seperti orang pacaran pada Umumnya.
Hubungan mereka berdua juga sudah banyak yang tau, tak di sembunyikan lagi. Orang tua Ara juga sudah mengetahui nya, tapi mereka diam saja selagi Anak mereka menjalin hubungan di batas wajar.
"Ra, Nando keluar sama teman-teman ya malam nanti" Ijin Nando
"Iya, hati-hati" Jawab Ara
Ara dan Nando berbicara satu sama lain tak menyebut aku kamu, atau Loo gue, tapi mereka menyebut nama.
"Ara jangan lupa cepat istirahat ya, jangan begadang" Pesan Nando perhatian
"Iya" Jawab Ara singkat
Ara tak banyak memberi perhatian kepada Nando, dan hal itu Nando rasakan, tapi dia masih bertahan dengan Ara. "Pasti suatu saat Ara bakal perhatian ke gue" Kalimat itu yang terus Nando ucapkan untuk menyemangati dirinya dan jawaban untuk teman-teman nya ketika mereka membahas Ara dan Nando
********
Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Sekarang hubungan Ara dan Nando memasuki 10 Bulan, dan Akhirnya Nando mnyerah dengan Ara. Dia tak sanggup lagi bertahan, karena Ara tak ada perubahan. Memang Ara ada untuk dia, tapi hanya raga Ara yang bersamanya, hatinya entah kemana. Tetap di tempatnya, atau sudah berlabuh ke tempat lain.
"Ra, di panggil Nando" Ucap Atika salah satu teman sekelas nya
"Ngapain?" Tanya Ara
"Kagak tau guwa" Jawab Atika sambil mengangkat bahunya
"Dia dimana?" Ucap Ara menanyakan keberadaan Nando
"Katanya ketemuan di belakang sekolah" Jawab Atika
"Ya udah, thanks" Ucapnya dan pergi meninggalkan Atika sendirian
Sesampainya di belakang sekolah, Ara tak menemukan siapa-siapa di sana, yang ada hanya kesunyian. 10 menit Ara menunggu, dia sudah mulai bosan den sesekali memberenggut kesal.
"Ck...Nando mana sih, kata nya mau ketemuan" Kesal Ara
"Gue pergi aja" Putusnya, baru selangkah sudah Ada suara yang sangat familiar di telinga nya
"Tunggu Ra" Ucap Nando menahan Ara
"Maaf Ra, udah buat nunggu" Jawab Nando meminta maaf
"Ada yang mau Nando omongin sama Ara" Lanjutnya lagi
"Apa?" tanya Ara datar
"Gini Ra" Ucapnya menggantung
"Apa sih Nando? Kalau gak mo ngomong, Ara tinggalin" Ucap Ara mengancam
"Iya-iya, maaf" Sesal Nando
"Gini, menurut Nando, sebaiknya hubungan kita sampai sini aja. Soalnya Nando rasa hubungan kita udah gak sehat" Ucapnya meminta mengakhiri hubungan di sertai alasan
"Oh, Ok" Jawab Ara singkat
"Gitu aja Ra?" Tanya Nando heran
"Iya, apa lagi? Mau putus kan? Ya udah" jawab Ara santai
"Gue duluan" Pamitnya dan berlalu pergi meninggalkan Nando yang terpaku.
"Sesimpel itu kita putus Ra?" lirih Nando
"Benar kata teman-teman, kamu emang gak cinta sama aku. Wajar sih, kita pacaran karena aku yang maksa" Ucapnya memprihatinkan
"Udah, gak usah sedih" Ucap wanita yang ada di belakang Nando sambil mengusap punggungnya
"Eh Yul, gak kok. Gue gak sedih" Ucapnya berbohong
Ya, dia Yul. Orang yang di minta Nando untuk membantunya mendapatkan Ara. Nando gak tau Yul menyukainya, wanita itu sudah lama menyimpan perasaan terhadap Nando.
"Gue duluan" Pamit Nando dan berlalu meninggalkan Yul sendiri.
•
•
•
•
•
To Be Continued
Maaf ya, kalau misalnya kalian kecewa dengan cerita aku. Atau kalian gak suka dengan ceritanya yang gak asik, soalnya author masih belajar Nulis, jadi penulis juga susah kalau gak punya ide..Hehehehe