Arabela'S Love Story

Arabela'S Love Story
Maaf



Tidak jauh dari tempat duduknya Ara dan Vita, ada Vina dan juga Mike sedang makan juga.


Mereka makan dengan sedikit-sedikit tertawa. Rupanya hubungan mereka baik-baik saja, malah semakin romantis saja.


Dasar pasangan yang tak berperasaan, bahagia di atas penderitaan orang lain. (Author)


"Yank, itu bukan Ara sama Vita ya?" Tanya Vina sambil menunjuk tempat duduk Ara dan Vita, Mike mengikuti Ara telunjuk Nova. Tapi Mike belum menemukan sosok yang di katakan Nova.


"Mana Yank?" Tanya Mike


"Itu loh" Tunjuknya lagi


"Oh iya, iya" Ucap Mike ketika melihat Ara


"Kita samperin gak?" Tanya Mike


"Aku takut dan malu" Lirih Vina, dia masih takut bertemu dengan Ara. Apalgi di situ ada Vita si cewek tomboi yang selalu melindungi Ara


"Udah, gak papa. Aku kenal banget sama Ara, dia gak akan dendam sama orang" Jelas Mike berusaha meyakinkan Vina agar dia gak takut lagi bertemu Ara. Tapi sayangnya dengan penjelasan Mike, Vina malah salah paham.


"Kok kamu gitu sih? Masa ngebangga-banggain mantan kamu di depan aku, pacar kamu sendiri" Gerutu Vina, dia benar-benar kesal karena Mike bercerita tentang Ara.


"Gak gitu Yank" kilah Mike


"Terus gimana? Tanya Vina, dia ingin penjelasan dari Mike.


"Gini ya" Ucap Mike sambil merai tangan Vina


"Aku ngomong kaya gitu, emang itu kebenaran nya. Dan agar kamu juga gak takut lagi ketemu Ara. Kita kesana cuma minta maaf aja ke dia, setelah itu kita pulang. Dia itu sahabat kamu, masa kamu gak mau minta maaf ke dia udah buat dia terluka? Kamu sama dia kan sahabatan, dan kalian juga punya ikatan sodarah, dan kamu juga udah di anggap kaya adiknya sendiri" Lanjutnya lagi menjelaskan panjang lebar


"Iya-iya, aku minta maaf" Sesal Vina


"Iya, aku gak marah" Ujar Mike sambil mengelus pipi Vina dengan lembut


"Ya udah, ayo kita ke mereka" Ajak Mike sambil menggenggam tangan Vina


Sampainya disana, Mike dan Vina belum membuka suara, mereka ada di belakang Ara. Sedangkan Vita dan Ara gak menyadari keberadaan mereka, karena mereka berdua hanya fokus kemakanan mereka.


Sepersekian detik, Vina dan Mike masih diam mengumpulkan keberanian menghadapi Ara apalagi disitu ada Vita.


"Ra" Panggil Mike, Ara langsung menoleh kebelakang ke asal suara, sedangkan Vita langsung mendongakkan kepalanya.


Vita mengerutkan keningnya, sedang kan Ara mengangkat alisnya pertanda "apa?"


"Aku sama Vina mau ngomong" Ujar Mike takut-takut


"Mau ngomong apa lagi? belum puas kalian berdua nyakitin hati Ara? Hah? belum puas" Vita emosi dengan kedatang mereka berdua, dia muak melihat dua manusia gak punya otak ini.


"Gue mau ngomong sama Ara ya, gak sama loo." Mike gak kalah dengan Vita, dia malas berurusan dengan cewek setengah cowok itu.


"Udah-udah, mau ngomong apa?" Lerai Ara dan langsung menatap ke arah Vina dan Mike


"Kita gak di suru duduk?" Tanya Vina karena dia capek berdiri dari tadi


"Kalau pingin duduk, ya duduk aja kali" Ketus Vita, tapi Vina tak ambil pusing dia malah duduk.


"Yaudah, kalian mau ngomong apa?" Tanya Ara to the point, gak ada basa basinya lagi. Karena dia mau gak mood lagi.


"Aku sama Vina-"


"Udah, santai aja kali. Gak usah terlalu intim. Kita bukan siapa-siapagi" Potong Ara. Sedangkan Mike, laki-laki itu hanya tersenyum getir. Dia gak nyangka perubahan pada Ara cepat sekali. Padahal baru kemarin mereka mengakhiri hubungan, tapi Ara seakan bukan Ara yang Mike kenal.


"Baru kemarin kita putus Ra, kamu udah berubah. Gak kaya Ara yang aku kenal." Ujar Mike heran


"Gue bilang gak usah terlalu intim ngomongnya. To the point aja deh, gak usah basa basi, gue sama Vita masih ada urusan. Gak punya banyak waktu hanya untuk basa basi." Ujar Ara panjang lebar, tapi dengan muka datar + dingin


Vita hanya menyimak saja, dia gak mau ikut campur. Takutnya Ara marah sama dia kalau sampai dia turun tangan. Sedangkan Vina, dia menunggu giliran untuk berbicara.


"Ok, ok" Ucap Mike


"Gu-gue ma-mau" Mike berujar takut-takut


"Huffftt" Sebelum melanjutkan, Mike menghela napas terlebih dahulu


"Gue mau minta maaf atas kejadian kemarin, gue juga minta maaf gue udah khianatin loo. Gue salah udah bermain di belakang loo, sama sahabat loo sendiri. Gue benar-benar minta maaf." Ucap Mike panjang lebar sambil memohon maaf ke Ara


"I-iya, gitu aja." Jawab Mike terbata-bata


"Gue harap Loo bisa maafin gue sama Vina" Mohon Mike


"Udah, gue udah maafin loo. Gue gak marah sama loo, dan Nova juga. Gue sadar kok, gue gak cukup baik untuk loo." Ucap Ara sambil tersenyum ke arah Mike dan Vina, sedangkan Vina hanya menunduk, dia malu dengan Ara. Wanita sebaik Ara, dia tusuk dari belakang.


"Gue juga minta maaf ya Ra" Ucap Vina sambil menggenggam tangan Ara


"Iya, gue udah maafin loo juga. Gue gak pernah marah sama loo. Gue kemarin hanya kecewa aja dan shok." Ujar Ara sambil melepaskan genggaman tangan Vina


"Eh maaf" Ucap Nova setelah tangannya terlepas


"Mmmm" dehem Ara


"Makasih ya Ra" Ucap Vina sambil tersenyum


"Udah, gak usah makasih segala" Jawab Ara dingin


"Yaudah, kalau cuma itu yang kalian berdua mau omongin, gue sama Vita pamit. Soalnya gue masih ada urusan." Ucap Ara dingin dan pamit pulang duluan


Setelah itu Ara dan Vita pergi dari tempat mereka duduk


"Yang sabar ya Ra" Ucap Vita sambil mengusap punggung Ara


"Iya, makasih ya Vit. Loo sahabat gue yang selalu ada buat gue." Ucap Ara dengan syukur


"Santai aja kali Ra, kaya sama siapa aja. Gue sahabat loo, dan udah seharusnya gue ada di samping loo di saat susah maupun senang." Ucap Vita dengan bijak sambil tersenyum


"Udah, gak usah mikirin mereka. Lo harus move'on!" Ucap Vita


"Semangat Ara" Lanjutnya lagi memberi semangat sambil mengangkat kepalan tangannya


"Semangat" Timpal Ara mengangkat kepalan tangan juga


"Kita kemana sekarang?" Tanya Ara


"Ke Time Zone dulu yuk" Ajak Vita antusias


"Yuk" Jawab Ara tak kala antusias juga


"Kita main apa Ra?" Tanya Vita meminta pendapat


"Aku juga gak tau" Jawab Ara sambil menggelengkan kepalanya


"Kita main basket aja yuk" Saran Vita


"Yuk" Jawab Ara sambil menggandeng tangan Vita


Kurang 1 jam mereka bermain basket


"Capek ya Vit" Keluh Ara


"Iya, capek bangat" Jawab Vita sambil ngos-ngosan


"Pulang yuk" Ajak Ara dan di balas anggukan kepala oleh Vita


"Tapi kita beli minum dulu ya Ra, haus bangat nih" Ajak Vita sambil mengelus tenggorokannya. Ada-ada saja Vita nih...Heheheh


"Ok" Jawab Ara sambil mengangkat tangannya yang di bentuk huruf "O"


Setelah membeli minuman, mereka langsung turun ke lantai bawah dan menuju ke Baseman Mall untuk mengambil mobil







To Be Continued