
Di tempat lain masih tetap di area sekolah, ada Ara DKK di tambah dengan Axal mereka kembali lagi ke kantin, sekedar mengademkan hati...
"Sumpah, gue gedek banget sama Vina" Ucap Miko menggebu-gebu
"Jujur gue juga, tapi mau bagaimana pun dia tetap Adek gue" Ucap Vani senduh
"Udah, gak usah di pikirin" Lerai Ara
"Hati Loo terbuat dari apa sih Ra? Kok baik banget? Padahal kan Vina udah khianatin Loo" Tanya Miko gak habis fikir dengan Ara
"Gue sayang sama kalian semua, apalgi Vina udah sahabatan banget sama gue dari SMP, si kembar udah gue anggap ke Adek gue sendiri, meskipun Vina dan Vani lebih tua dari gue" Jelas Ara panjang lebar
"Gue makin tambah kagum ke Loo Ra" Ucap Axal dalam hati tak berhenti menatap Ara dalam sambil tersenyum
"Sssut, sssuut" Miko mengkode mereka semua, sedangkan mereka hanya mengernyitkan dahi pertanda "Apa?"
"Lihat noh si Axal, senyum-senyum sambil ngelihat ke Ara" Jelas Miko sambil berbisik
"Suka nih anak sama Ara" Ucap Vita sambil melihat Axal yang masih saja tersenyum
"Ssssttt" Miko mengkode mereka agar diam
"Woy" Teriak Miko ke telinga Axal
"An*rit" Kaget Axal
"Loo apa-apa sih?" Tanya Axal ketus
"Lagian, dari tadi napa Loo ngelihatin Ara tanpa berkedip, senyum-senyum sendiri lagi" Jelas Miko di barengi kekehan oleh mereka semua
"Mana ada?" Elak Axal
"Ngeles aja Loo kaya bajaj" Ucap Miko sambil memukul bahu Axal
"Eh, kalian gak mau pesan apa gitu? Biar gue traktir" Ucap Axal mengalihkan topik
"Wih, bagus nih. Rezeki anak Soleh" Ucap Miko berbinar
"Kamu Ra, gak mau pesan? Biar aku yang bayar" Tanya Axal ke Ara
"Cieee, aku kamu" Goda Miko, seketika Ara pipinya memerah seperti kepiting rebus
"Wih, blushing anak orang" Ejek Miko
"Buahahahahah" Miko dan Vani tertawa kencang
"Apa sih?" Ucap Ara malu
"Gak usah malu kali Ra" Ucap Vani sambil mencolek dagu Ara.. Colak colek Colak colek (author gesrek)
"Aku yang dingin-dingin dan seger aja deh, buat ngademin hati" Ucap Ara sambil bercanda
"Samain aja lah, kan kita juga lagi panas-panasnya nih" Jawab Miko menimpali
"Ya udah" Jawab yang lain kompak
"Gue aja yang ke belakang ya" Ucap Vina dan berlalu meninggalkan meja mereka
"Eh, kok muka Loo sama Mike mirip ya, Vani sama Vina juga" Ucap Axal baru ngeh kalau Miko Mike dan Vani Vina mirip
"Ya iyalah, orang kita kembar" Jelas Miko
"Tapi kenapa gak bareng?" Tanya Axal penasaran
"Ya gitu deh" Jawab Miko singkat, pasalnya dia malas membahas nya
"Kenapa?" Axal gak berhenti mengorek masalah mereka
"Eh, lagi bahas apa nih?" Tanya Vani sambil meletakkan minuman mereka di atas meja
"Nih si Axal nanya, kenapa kita gak bareng Mike ama Vina" Jelas Miko
"Ohh" Jawab Vani singkat
"Jelasin gih Van" Pinta Miko
"Ogah, males banget gue" Ucap Vani sambil mengangkat bahunya malas
"Kalian kenapa sih?" Tanya Axal heran
"Gina ya Xal" Vita membuka suara
"Awalnya Mike itu sahabatan banget sama kita, kemana-mana bareng, pokoknya bareng terus deh, sama Vina juga gitu. Terus lama-lama Mike nembak Ara, lalu Ara terima, jadi mereka pacaran selama kurang lebih 2 tahun lah. Tapi Mike ama Vina khianatin Ara, mereka pacaran di belakang Ara. Awalnya Ara gak ambil pusing, karena Ara percaya sama Vina dan Mike, tapi makin hari makin jelas kalau mereka tuh pacaran, Ara kecewa banget sama mereka, kita juga apalagi. Gedek banget tuh sama anak dua" Vita menjelaskan panjang kali lebar kali tinggi, kali alas, kali luas, kali diameter persegi...Heheheheh
Axal masih memperhatikan Vita yang sedang menjelaskan duduk permasalahannya, tak sedikit pun dia mencela ucapan Vita.
"Gitu kurang lebih ceritanya kenapa kita kaya gini sekarang" Ucap Vita menutup penjelasan nya
"Terus tadi Vina kenapa?" Tanya Axal lagi
"Gak tau tuh anak, udah bosen hidup kali" Bukan Vita yang menjawab, tapi Miko.
"Eh, Adek gue itu" Ucap Vani tak terima
"Males juga gue" jawab Miko
"Udah-udah" Lerai Ara
"Kamu gak papa Ra?" Tanya Axal khawatir
"Gak kok, aku udah lupain masalah ini" Jawab Ara sambil tersenyum
"Syukur deh" Ucap Axal membalas senyuman Ara
"Nyamuk-nyamuk, Pok-pok-pok" Miko memulai Dramanya seperti orang yang menepuk nyamuk
"Sirik Loo mblo" Ejek Vani sambil menoyor kepala Miko
"Mblo, mblo, sama-sama jomblo juga" Bukan Miko yang menjawab, melainkan Vita. Seketika siswa-siswi yang ada di kantin menertawakan mereka
"Apa Loo?" Kesal Vani Miko kompak
"Cieee, jodoh nih" Goda Ara
"Wih, PJ jan lupa ya" Ara masih saja menggoda mereka berdua
"Udah-udah, kasian anak orang udah memerah tuh" Axal ikut-ikutan menggoda mereka
"Awas ya kalian" Ancam Vani
"Wih, Atut" Ejek Ara dan serempak mereka tertawa, kecuali Miko dan Vani yang sudah malu
"Udah-udah" Lerai Vita
"Eh, kalian gak ada rencana kemana gitu?" Tanya Axal mengalihkan topik, agar anak orang gak malu lagi...Heheheh
"Kemana emang?" Tanya Miko penasaran
"Ya kemana aja, buat refreshing" Jawab Axal memberi ide
"Puncak? Vila? Dah bosen gue" Ucap Miko
"Ho'oh, apalgi Vilanya Ara, disitu mulu. Tempat baru ke" Vani menimpali
"Bali gimana?" Tanya Axal sambil meminta saran
"Terus tinggal di Hotel? Ogah, gak punya duit gue" Jawab Miko tak setuju
"Gak kok, gue punya resort di Bali. Kita kesana aja" Ucap Axal
"Wih, Bos Axal punya resort" Ucap Miko berdecak kagum
"Punya bonyok gue" Jawab Axal sambil tersenyum
"Yang pasti jatuh ke Loo juga kali" Ucap Miko
"Gue masih punya Adek, gak munkin jatuh ke gue" Jawab Axal lagi
"Cewek gak Adek Loo?" Tanya Miko antusias
"Cewek" Jawab Axal singkat
"Kenalin ya" Pinta Miko memohon
"Ogah gue punya Adek ipar kaya Loo" Canda Axal
"Jahat Loo sama gue" Ucap Miko sambil pura-pura menangis
"Gak usah Drama Loo" Ucap Vani sambil memukul bahu Miko
"Woy, sakit ogeb" Ketus Miko
"Lo cemburu ya? Cieee, Vani cemburu. Eh, Ara Vani cemburu sama gue" Miko menggoda Vani sambil memamerkan ke Ara kalau Vani semburu, di mereka menertawakan Vani
"Mana ada?" Elak Vani
"Jujur aja deh Van" Ara ikut-ikutan menggoda Vani
"Ah, gak asik kalian" kesal Vani
"Cup-cup-cup, ayang mbeb" Bujuk Ara
"Gimana nih? Setuju gak?" Tanya Axal memastikan
"Aku ngikut aja" Jawab Ara singkat
"Tapi kapan?" Tanya Vita
"Liburan sekolah" Jawab Axal
"Masih lama dong" Keluh Miko
"Udah, gapapa. Belar dulu yang baik, terus kita liburan" Hibur Axal
"Ya udah deh" Pasra Miko
"Tapi jangan lupa Adek Loo ya" Miko masih mengingat Adiknya Axal, udah bosen jomblo kayaknya babang Miko...Heheheh
"Udah lah Al, di salemin aja. Kasian anak orang tuh udah bosen nge jomblo" Ucap Ara dengan becanda
"Uh, Ayang Ara, tambah sayang deh" Ucap Miko dan ingin memeluk Ara, tapi Vita cepat-cepat menghalangi Miko
"Woy, kondisikan ya tuh tangan" Ucap Vita memuluk lengan Miko
"Sirik Loo" ketus Miko
"Iya, ntar gue bilangin" Putus Axal
"Emang Adek Loo umurnya berapa?" Tanya Vani dan di angguki mereka
"Sama kaya Ara" Jawab Axal singkat
"Ohh" Jawab mereka kompak
"Kriiingg Kriiiiing Kriiiiing Kriiiiing Kriiiiing Kriiiiing" Bell pulang sekolah sudah menggema, itu tandanya seluruh siswa waktunya untuk pulang.
"Uda bell tuh, pulang Kuy" Ajak Vani
"Yuk" Jawab mereka kompak, dan segera meninggalkan kantin menuju ke kelas untuk mengambil tas mereka...
•
•
•
•
•
•
To Be Continued