Arabela'S Love Story

Arabela'S Love Story
Pengacau



45 menit perjalanan, akhirnya Ara dan Axal sampai di baseman Mall, Ara yang akan keluar di tahan Axal.


"Kenapa?" Tanya Ara heran


"Greep" Axal langsung menarik Ara kedalam pelukannya


"Emmm, Kak" Ucapan Ara tertahan gara-gara pelukan Axal terlalu erat


"Kakak mau bunuh aku?" Tanya Ara


"Hehehe,,, gak lah sayang" Ucap Axal melonggarkan pelukannya


"Kakak kenapa sih?" Tanya Ara heran, gak ada angin gak mendung tiba-tiba Axal memeluk Ara dengan erat


"Gak papa, pingin aja" Jawab Axal sambil tersenyum lembut


"Yuk ke dalam, ntar kemalaman" Ajak Axal dan di angguki Ara


"ET, jangan turun dulu" Tahan Axal setelah itu dia langsung keluar dan memutar sampai ke pintu sebelah Ara


"Silahkan tuan putri" Ucap Axal setelah membukakan pintu mobil dan mengangkat tangannya meminta Ara menyambut.


"Ada-ada aja" Ucap Axal sambil geleng-geleng kepala


"Biar romantis" Jawab Axal sambil tersenyum manis


**********


Kini Ara dan Axal sudah di dalam Mall terbesar di kota ini, mereka mengelilingi Mall tanpa tau tujuan.


"Kak, dari tadi loh kita muter-muter terus, capek tau" Gerutu Ara manja, karena dia sudah benar-benar capek keliling malam yang besar ini.


"Gimana kalau kita makan dulu?! Setelah itu terserah deh Sayang mau ngapain" Putus Axal akhirnya


"Ya udah ayo" Ajak Ara


"Kita makan dimana Yank?" Tanya Axal meminta pendapat


"Ke restoran Thailand aja ya" Mohon Ara dengan Puppy Eyes


"Ya udah, ayo" Ajak Axal sambil menggenggam tangan Ara


Sampainya di restoran Thailand yang di inginkan Ara, mereka duduk dan langsung memanggil Waiters


"Mau pesan apa Kak?" Tanya Waiters dengan sopan


"Aku pesan ini, ini, sama minumnya ini" Tunjuk Ara


"Kalau aku Ini, minumnya ini" Ucap Axal memberi tahu makanan yang di inginkannya


"Baik, tunggu sebentar ya Kak" Kata Waiters dan pamit kebelakang


15 menit pesanan mereka telah selesai, dan di tata dengan rapi di atas Meja.


...Pesanan Ara...


...Sushi...



...Tokoyaki...



...Melon Soda...


...



...


...Pesanan Axal...


...Ramen...



...Mugicha (Roasted Barley Tea)...


...



...


Sumber Setelah pesanan Ara dan Axal tersusun rapi di atas meja, Waiters pamit undur diri ke belakang.


Tak jauh dari mereka, ada wanita cantik dan seksi duduk di sendirian sambil menikmati makanannya.


"Eh, itu Ara bukan sih?" Dia bertanya ke dirinya sendiri


"Iya, itu Ara. Tapi dia sama siapa? Kayaknya bukan Mike deh, gue yakin" Dia bertanya, dan di jawab sendri. Karena dia hanya duduk sendri


"Gue samperin aja" Ujarnya dan langsung menghampiri Ara dan Axal


"Eh, ada Ara. Apa kabar Ra?" Tanya nya basa-baei setelah sampai di dekat mejanya Ara dan Axal


"Loo, Loo ngapain disini? Bukannya Loo udah pindah?" Tanya Ara kaget


"Bukan urusan Loo" Jawab wanita itu ketus


"Loo sama siapa Ra? Kok Bukan Mike?" Tanya wanita itu sambil tersenyum menyeringai


"Bukan urusan Loo" Jawab Ara datar


"Sepertinya wanita ini mau jatuhin Ara di depan gue" Ucap Axal dalam hati


"Gak ada urusannya sama Loo" Ketus Ara


"Dih, santai Sist" Ucap wanita itu


"Gue kira Loo polos, Good Girl, ternyata Loo **** girl ya. Gak nyangka gue" Ucap Wanita itu sambil tersenyum sinis dan menepuk-nepuk tangannya


"Dasar jal*ng" Lanjutnya sambil menunjuk wajah Ara, Axal yang melihat itu wajahnya sudah merah padam. Tapi dia masih membiarkan nya, dia mau lihat sampai mana dia menjatuhkan Ara dan tanggapan Ara bagaimana.


"Loo ya Nya" Bentak Ara sudah tak tahan


Orang yang di panggil Ara Nya atau Anya adalah siswa pindahan di sekolah SMA Trisakti yang pernah mengganggu hubungan Ara dan Mike. Dia pindah dari sekolah itu karena ada masalah yang memutuskan untuk mengeluarkan Anya dari SMA Trisakti.


"Kenapa? Gak terima? Sekali jal*Ng ya *******. Pake di tutup-tutupi dengan muka polos segala la.."


"Plak" Ucapan Anya putus karena mendapat tamparan yang cukup keras dari Ara


"Auuww" Ringisnya sambil memegang pipinya yang panas karena tamparan


"Loo"


"Loo sentuh Ara, gue patahin tangan Loo" Anya yang akan membalas tamparan Ara langsung di tahan oleh Axal


"Loo juga, Loo gak tau apa kalau Ara itu udah punya pacar" Sinis Anya


"Gue tau" Jawab Axal datar


"Loo tau, terus kenapa Loo mau aja di ajak jalan sama Ara. Loo gak laku ya? Keren tapi ngejar pacar orang" Sindir Anya panjang lebar


"Karena pacar Ara itu gue, bukan Mike yang Loo bilang itu" Ucap Axal dingin, Anya yang mendengar itu tercengang


"Apa?" Kaget Anya melebarkan matanya


"Iya, jadi Loo jangan berani sentuh Ara, kalau Loo berani, Loo berurusan sama Loo" Ancam Axal sambil menekan kata-katanya, Anya yang mendengar ancaman Axal sudah merinding takut.


"Udah Al, biarin aja. Kita pergi aja, aku udah gak napsu" Ucap Ara mengajak Axal.


Mereka baru akan makan tadi, tapi tiba-tiba datang pengganggu merusak suasana dan Mood, akhirnya Ara udah gak napsu lagi buat makan.


Axal yang di ajak pergi oleh Ara hanya mengangguk mengiyakan ajakan Ara, setelah itu mereka pergi meninggalkan Anya yang sudah keringetan dingin...


"Awas Loo Ra, kali ini gue gak akan biarin Loo bahagia" Gumam Anya


"Gue akan ambil Axal dari Loo, kelihatannya Axal lebih segala-galanya ketimbang Mike. Dia lebih keren, dan kelihatannya juga dia lebih tajir" Lanjutnya lagi sambil menyeringai


************


"Itu siapa sih Yank?" Tanya Axal kesal


"Itu Anya" Jawab Ara singkat


"Iya, Kakak tau itu Anya. Kamu kan udah nyebut nama nya tadi. Maksud Kakak itu bukan gitu" Ucap Axal


"Anya itu pernah sekolah di SMA Trisakti, dia pernah suka sama Mike. Tapi waktu itu Mike sama aku, dia berusaha buat pisahin kita, tapi berakibat fatal akhirnya dia di keluarin dari sekolah" Jawab Ara panjang lebar, sedangkan Axal hanya mengangguk kan kepala tanda mengerti


"Kalau dia sampe berani nyakitin kamu, aku gak akan tinggal diam" Ucap Axal dingin


"Udah-udah, gak papa" Ujar Ara menenangkan


"Iya" Singkat Axal


"Kok dingin sih" Ucap Ara cemberut


"Hehehe,,, maaf sayang. Uluh uluh" Kekeh Axal sambil mencubit pipi Ara gemes


"Sakit Kaaak" Manja Ara


"Cup cup cup" Bujuk Axal sambil mengelus pipi Ara yang sedikit memerah, setelah itu dia langsung mendekap erat tubuh Ara


"Kak, malu tau" Ujar Ara manja sambil menyembunyikan wajahnya ke dada bidang Axal


"Kita kemana sekarang?" Tanya Axal memastikan


"Kemana ya?" Ucap Ara sambil pura-pura mikir


"Kamu ya" Ucap Axal gemes sambil menggelitik Ara


"Iiiihh, Kakak geli" Ucap Ara sambil tertawa


"Udah-udah" Lanjutnya lagi


"Iya-iya, kita kemana sekarang"


"Keee"








To Be Continued


Gimana part kali ini? Suka gak? Mudah-mudahan suka ya, Author udah berusaha semaksimal mungkin agar ceritanya bisa buat kalian gak bosan...