Arabela'S Love Story

Arabela'S Love Story
Anggap Aja Ngedet Part 1 (Arabela & Axal)



Sebelum lanjut baca part ini, Author kenalin sama para tokohnya ya🥰🥰


Ini Visual para Tokoh menurut Versi aku ya, maaf kalau gak sesuai dengan imajinasi kalian dan juga maaf kalau menurut kalian pemainnya gak cocok sama pasangan masing-masing. Terserah kita mau imajinasi macam apa, tapi Versi aku ya gini.


......1. Arabela Adisty Mateo




......


...2. Axal Alexander




...


...3. Mike...


...4. Miko...


...



...


...5. Vitra Alberto



...


...6. Vani...


...7. Vina...



...8. Alexa Alexander



...


Selamat menghalu para reader kesayangan 😁😁


________________________________________


Kini sudah seminggu Ara dan Lexa adiknya Axal tak pernah bertemu, mereka juga tak saling kontak, di karenakan tak bertukar kontak.


Sekarang Ara dan Axal sedang duduk berdua di kelas, tak ada seorang pun yang ada di dalam kelas, karena waktunya istirahat. Sahabat-sahabat nya Ara? Mereka berada di kantin, ingin mengisi perut dan tak mau mengganggu Ara dan Axal yang sedang PDKT...Heheheh


"Ra" Axal membuka pembicaraan terlebih dahulu


"Ya?" Jawab Ara singkat


"Lexa nanyain kamu tuh, kapan main ke rumah katanya" Ucap Axal memberi tahu pesan dari Lexa


"Belum ada waktu, aku lagi sibuk belajar, sedikit lagi kita Ujian akhir semester, aku takut gak naik kelas" Jawab Ara menjelaskan


"Emang biasa yang juara kelas disini siapa?" Tanya Axal penasaran


"Starla" Jawab Ara tak sepenuhnya berbohong


"Kamu?" Tanya Axal lagi


"Gak tau..Hehehe" Jawab Ara sambil nyengir


"Gimana kalau kita belajar bareng, ntar aku ajarin yang gak kamu pahami" Ucap Axal memberi saran


"Nanti kita belajar bareng di rumah aku, kaya biasanya. Aku sama sahabat-sahabat ku juga setiap ujian semester nginap di rumah, terus belajar bareng" Ara menjelaskan kebiasaan mereka menjelang ujian semester


"Boleh juga" Jawab Axal menerima


"Terus kamu gak jadi gitu main ke rumah?" Tanya Axal lagi


"Lain kali aja deh" Putus Ara


"Ya udah" pasrah Axal, dia tak mau memaksa Ara.


"Atau gak liburan nanti, kamu ajak Lexa aja ikut kita ke Bali" Ucap Ara memberi saran


"Lihat ntar deh kalau Lexa nya mau, soalnya dia gak terlalu suka liburan, Drama mulu dia tuh" Ucap Axal memberi tahu kebiasaan adiknya yang sering nonton serial drama Korea atau pun Thailand


"Gak papa, dari pada keluyuran, kan gak baik" Ucap Ara memberi pengertian


"Iya juga ya" Jawab Axal membenarkan


"Pulang sekolah gimana kalau kita ke Mall, nonton atau shopping" Ajal Axal ke Ara


"Boleh juga" Jawab Ara setuju


"Ajak yang lain juga?" Tanya Ara ke Axal


"Kita berdua aja" Jawab Axal, dia pingin hanya berdua aja dengan Ara, karena dia pingin dekat banget sama Ara.


"Ya udah deh" Pasrah Ara


"Ngedet nih ceritanya?" Tanya Ara menggoda


"Anggap aja gitu...Heheheh" Jawab Axal sambil terkekeh


"Bolehlah-bolehlah" Jawab Ara menirukan gaya bicara twins botak (Upin & Ipin)


"Gemmes deh" Ucap Axal sambil mencubit pipi Ara dengan gemes


"Ahh Axal, sakit tahu" Gerutu Ara pura-pura kesal, padahal mah aslinya deg-deg ser...Hehehe


"Heheheh, maaf-maaf" Ucap Axal meminta maaf


"Phiss" Lanjutnya lagi sambil mengangkat jarinya berbentuk "V"


"Di maafin gak ya" Ucap Ara pura-pura berfikir


"Di maafin dong" Ucap Axal dengan muka yang di buat-buat memelas


"Iya deh, de maafin" Jawab Ara sambil tersenyum


"Gitu dong" Jawab Axal sambil membalas senyumannya Axal


"Sumpah, OMG senyum nya Axal bikin gue melting (meleleh tingkat tinggi)" Bukan Ara yang bersuara, tapi Vani yang dengan gaya lebay nya melihat Axal yang tersenyum sangat manis, ampe author ikut meleleh juga...Heheheh


"Iri? Bilang boss" Ucap Vani sinis


"Hari-hari aja Loo gitu Xal, agar kita yang di kelas ini mendapatkan pemandangan yang indah secara gratis" Ucap Vani ke Axal


"Emng gue senyum tadi?" Tanya Axal datar


"Mulai deh, dah kambuh lagi datarnya" Ucap Vani


"Iya lah, mata gue nih masih normal ya" Lanjutnya lagi


"Loo salah lihat kali" Ucap Axal


"Ya gak lah" Bantah Vani


"Udah-udah, ketimbang senyum aja di ributin" Lerai Ara


"Ho'oh, gak ada kerjaan apa" Miko menimpali ucapan Ara


"Tumben bell nya belum bunyi, ketiduran kali ya operatornya" Ucap Vita menyadari bell masuk belum berbunyi di bawah dengan becanda


"Iya ju---"


"Kriiiiing..... Kriiiiing.....Kriiiiing..... Kriiiiing...kriiiiing"


Ucapan Vani putus karena bell masuk sudah berbunyi sangat keras


"Selamat pagi menjelang siang anak-anak, hari ini kalian kita pulangin cepat. Karena para guru akan mengadakan rapat menjelang Ujian Akhir semester. Segera tinggalkan lingkungan sekolah ya, jangan ada yang tinggal di dalam" Ucap guru memulangkan seluruh siswa melalui pengeras suara


"Asiikk, pulang. Cafe Kuy" Ucap Miko senang sambil mengajak mereka mampir ke Cafe


"Kalian aja ya, gue sama Axal mau nonton" Ucap Ara ke Sahabat-sahabat nya


"Gak ngajak-ngajak nih" Ucap Miko pura-pura kecewa


"Maaf" Sesal Ara


"Hahahaha...Becanda kok Ra" Ucap Miko sambil tertawa


"Ngedet nih ceritanya?" Goda Miko, sedangkan Ara sudah memerah seperti kepiting rebus, Axal? Jangan ditanya lagi, anak itu diam tanpa ekspresi.


"Udah-udah, yuk ke Parkiran bareng" Lerai Vita sambil mengajak mereka ke parkiran, dan mereka langsung ke parkiran bersama.


"Kak, aku gak pulang bareng ya" Ucap Vina mendekati Ara DKK


"Terus Loo mau pulang ama siapa?" Tanya Vani, karena dia tak melihat Mike.


"Sama Mike lah, siapa lagi" Ucap Vina sambil melirik ke Ara, dia ingin memanas-manasi Ara.


"Mike nya mana?" Tanya Vani


"Emmm, eh itu Mike nya" Vina sempat berpikir mau jawab apa, tapi tak lama Mike datang mendekat, sedangkan Vani hanya menganggukan kepalanya paham.


"Yank, kita jalan-jalan dulu ya" Pinta Vina sambil bergelayut manja di lengan Mike


"Maaf Vin, aku capek" Tolak Mike sambil melepaskan tangan Vina dan langsung masuk mobilnya, sedangkan yang lain hanya menahan tawa agar tak lepas


"Kenapa kalian? Mau ngetawain gue?" Teriak Vina dengan kesal


"Buahahahaha" Tawa Miko dan Vita lepas tak bisa di tahan lagi


"Kasih bangat de Loo" Ejek Miko masih dengan tertawa


"Au ah" Kesal Vina dan langsung masuk ke dalam mobilnya


"Kak, buruan" Teriak Vina dari dalam mobil


"Iya-iya, bentar" Teriak Vani juga


"Gue duluan ya? Nyonya udah ngamuk" Pamit Vani diiringi dengan bercanda dan langsung masuk ke dala. Mobil


"Ya udah gue juga ya Ra, Xal, Vit" Miko juga ikutan pamit ke mereka, dan di angguki mereka


"Gue juga Ra, Xal pamit dulu" Pamit Vita juga


"Iya, hati-hati ya Vit" Pesan Ara dan di angguki Vita


"Yuk kita ke Mall" Ajak Axal riang


"Yuk" Sahut Ara senang, dan mereka langsung masuk ke dalam mobil, tak lupa Axal membukakan pintu untuk Ara terlebih dahulu, setelah itu dia ikut masuk dan duduk di bagian kemudi.


"Makasih ya, udah mau aku ajakin jalan" Ucap Axal setelah mobilnya melintas membelah jalanan ibu kota


"Yang harusnya makasih itu aku, bukan kamu" Jawab Ara sambil tersenyum


"Makasih dua-duanya aja deh" putus Axal


"Heheheh, iya in ajalah, biar cepet" Ucap Ara sambil terkekeh


"Kapan-kapan main kerumah, Bunda penasan loh sama kamu" Ucap Ara ke Axal


"Iya, kapan-kapan ya" Jawab Axal sambil menggenggam tangan Ara lembut, sedangkan Ara sudah membeku dengan tindakan Axal yang tiba-tiba


"Eh, maaf-maaf" Ucap Axal menyadari, seketika suasana menjadi canggung.


"Kamu mau nonton apa Ra?" Tanya Axal memecahkan kecanggungan


"Emm" Ara masih berfikir apa yang akan mereka nonton nanti


"Gimana Film Ajari Aku Islam?" Ucap Ara meminta pendapat


"Boleh" Jawab Axal menerima


"Ya udah, berati kita nonton Ajari Aku Islam ya" Tanya Ara memastikan


"Iya" Jawab Axal singkat


Tak terasa mobil Axal sudar memasuki Baseman Mall, dan mereka segera turun dari Mobil masuk ke dalam Mall.








To Be Continued