Arabela'S Love Story

Arabela'S Love Story
Malam Minggu (Arabela & Mike)



"Mike, kita ke cafe ya" Ajak Vanya sambil bergelayut di tangan Mike


"Paan sih pegang-pegang" Ucap Mike sambil melepaskan tangan Vanya


"Ayo dong Mike" Ucapnya dengan manja


"Gue ada urusan" Jawab Mike datar


"Gue ikut ya, pliss. Gue gak punya teman soalnya" Bujuknya lagi


"Lah Nya, kita loo anggap apa?" Tanya Selena


"Paan sih, nyahut aja loo. Gue kan mau jalan sama pacar gue" Ketus Vanya


"Siapa pacar loo? Gue bukan pacar loo ya" Ucap Mike dengan datar


"mpfuuu....Kasian deh loo Nya. Mana mau Abang gue pacaran sama cabe kaya loo" Ejek Miko sambil menahan tawanya


"Hahahahahah" Tawa mereka pecah, sedangkan yang di tertawaan langsung pergi sambil menghentakkan kakinya dan menarik tangan Selena dan di ikuti ketiga teman-temannya


______________________


Setelah kepergian Vanya DKK, mereka memilih pergi dari ruangan keluarga untuk mencari makan. Kini tinggal Mike dan Airin yang ada di ruangan itu.


"Yank, udah siap?" Tanya Mike


"Emang kita mau kemana sih?" Tanya Ara, karena dia sangat penasaran


"Ada deh, pokoknya suprise" Jawab Mike


"Kok gitu sih? gak seru ah" Ucap Ara dengan cemberut


"Pokoknya, kalau aku kasih tau sekarang. Namanya gak suprise dong" Ucap Mike


"Udah dong, jangan cemberut gitu" Bujuknya


"Yuk jalan" lanjutnya lagi


Setelah itu mereka langsung keluar menuju parkiran mobil, dan langsung menuju ketempat tujuan mereka naik mobil Ara yang memang sudah ada di Vila itu.


20 menit perjalanan, akhirnya mereka sampai ke tempat tujuan.


"Kamu tutup mata ya, aku bantu jalannya" Ucap Mike


"Kok gitu?" tanya Airin sambil mengernyitkan dahinya


"Iya, pokoknya nurut aja" Jawab Mike


Setelah itu mereka jalan, dan Mike menuntun jalan Ara agar gak ketabrak atau jatuh ke lubang


"Sampai" Ucap Mike sambil melepaskan kain hitam yang menutup mata Ara


"Wahh, indah bangat Mike. Kamu tau dari mana tempat seindah ini?" Tanya Ara dengan berbinar, karena Mike mengajak nya ke taman yang ada danau buatan. Di danau itu banyak tanaman teratai dan di atasnya ada lilin.


Bayangin aja ya guys suasananya, maaf author gak punya gambarnya...Heheheh


"Aku tanya sama orang-orang tempat yang indah di sekitar Vila kamu, kata mereka disini, yaudah deh aku ajak kamu kesini" Jelas Mike


"Kamu suka gak?" Lanjutnya lagi


"Suka bangat, makasih ya sayang" Jawab Ara sambil memeluk Mike


"Sama-sama, Yuk duduk" Ajak Mike dan di jawab anggukan oleh Ara


"Duduk di sini aja ya" Ucap Mike


"Iya" Jawab Ara sambil tersenyum


"Kamu tunggu disini ya, aku cari cemilan sama minum dulu" Ucap Mike sambil mengacak-acak rambut Ara


"Iya, hati-hati ya" Jawab Ara


"Eh tunggu, kalau ketemu martabak beliin satu ya" Lanjutnya lagi dan di jawab anggukan oleh Mike, setelah itu Mike pergi mencari makanan dan minuman untuk mereka.


15 menit Ara menunggu Mike, akhirnya yang di tunggu sampai pulang juga.


"Nah, ini martabak sama minumnya" Ucap Mike sambil menyodorkan kresek yang berisikan martabak dan di terima dengan senang hati oleh Ara


"Wah, kok kamu tau sih yang aku suka?" Tanya Ara dengan berbinar, karena Mike membelikan martabak kesukaan Airin yang topingnya Coklat Keju...


"Iya dong, Mike gitu loh" Ucapnya bangga


"Iya'in aja dah, agar kelar" Sinis Ara dan di jawab dengan cengiran oleh Mike


"Kamu mau gak?" tanya Ara


"Mau, suapin tapi" jawabnya sambil tersenyum


"Nih" ucap Ara sambil menyodorkan sepotong martabak kemulut Mike


"Enak ya Yank" Tanya Mike


"Iya, enak bangat sumpah" Jawab Ara


"Ntar kalau aku suka, beli di tempat itu lagi ya" Lanjutnya lagi


"Nah, kalau kita masih disini, kalau kita udah di Jakarta gimana?" Tanya Mike sambil menaik turunkan alisnya


"Hehehehe, iya juga ya" jawab Ara sambil terkekeh dan menggaruk tengkuknya yang tak gatal


"Udah, kamu habisin aja. Aku udah kenyang" Ucap Mike sambil mengelus pipi Ara yang udah mengembung karena martabak


"ab-abi-abis in-ini ki-kita ke-kema-na" tanya Ara terbata-bata, karena mulutnya penuh dengan Martabak. Udah kaya A*is si Ara-nya ya? Hehehehe


Setelah selesai makan, Ara menyandarkan kepalanya di bahu milik Mike.


"Yank, makasih ya untuk malam ini" Ucap Ara sambil mendongakkan kepalanya


"Iya, gak perlu makasih juga. Aku senang kok kalau kamu senang" Jelas Mike, kemudian Mike tiduran di rumput-rumput taman dan di ikuti Ara.


Mereka menikmati malam Minggu yang panjang bersama sambil melihat indahnya bintang di malam hari. Ya kali bintang di pagi hari. Hehehehe


Mike menarik Ara agar mendekat padanya, dan memberikan lengannya untuk di jadikan bantal untuk Airin, agar Ara merasakan nyaman.


Sekarang sudah pukul 22.25 sebagai mana kesepakatan mereka untuk pulang ke Vila.


"Yuk pulang" Ajak Mike dan di balas anggukan kepala oleh Ara.


Setelah itu mereka bangun dan bergegas ke area parkiran yang di sediakan di sekitar taman dan langsung meluncur ke Vila milik keluarga Mateo.


Hanya butuh waktu 15 menit mereka sampai di Vila, karena Mike menambah kecepatannya agar mereka cepat sampai. Karena Mike melihat Ara sudah sangat mengantuk. Dan benar, setibanya di Vila, Mike melihat Ara sudah tertidur pulas.


"Kasian, pasti cape bangat ya" Ucap Mike sambil mengelus lembut pipi Ara sedangkan Ara hanya menggeliat dan melanjutkan tidurnya.


"Uluh uluh, gemes bangat sih" Mike gemes bangat dengan tingkah Ara yang sedang tidur, gak terganggu sama sekali.


"Cup...." setelah itu dia mengecup kening Ara dan keluar dari mobil dan menggendok Ara masuk kedalam.


"Loh, loh, loh. Mike, Ara-nya kenapa tuh? gak papa kan?" Tanya Vita Hawatir


"Gak papa, ketiduran aja di mobil tadi" Jawab Mike


"Oh, yaudah gih bawah ke kamarnya" Ucap Vita dan di balas anggukan oleh Mike setelah itu dia segera naik ke atas.


Sedangkan Vanya yang melihat itu udah kaya kebakaran jenggot aja. Dia belum tau kalau Mike sama Ara udah pacaran, karena dia siswi baru di SMA Trisakti.


"Awas loo ya Ra, loo udah berani dekat-dekat sama Mike. Loo belum tau gue siapa" Ucap Vanya dalam hati setelah itu dia naik ke atas dan masuk kedalam kamarnya.


"Guys, karena Airin sudah tidur. Kalian juga sudah boleh masuk, dan istirahat" Ucap Vita kepada mereka semu


"Tapi udah lengkap kan semua?" Lanjutnya dengan bertanya memastikan


"Iya, lengkap semua" Jawab salah satu dari mereka


"Yaudah, istirahat gih" Ucap Vita dan mereka langsung masuk ke dalam kamar mereka masing-masing. Sedangkan Miko, Vita dan si kembar Vina Vani naik ke atas menuju kamar mereka masing-masing.


**********


2 Minggu telah mereka habiskan berlibur ke puncak dan menikmati suguhan pemandangan yang ada di puncak. Sekarang waktunya mereka untuk pulang ke rumah masing-masing karena besok waktunya untuk mereka masuk sekolah dan memulai aktivitas di sekolah seperti biasanya.


Sebelum pulang mereka sarapan terlebih dahulu, karena Ara DKK sudah menyiapkan makanan untuk mereka agar mereka langsung pulang ke rumah Ara untuk mengambil mobil mereka masing-masing dan gak mampir-mapir ke cafe atau restoran.


"Sarapan dulu ya, abis itu kita pulang" Ucap Ara


"Siap" jawab mereka kompak


Sehabis makan, perempuan yang gak masak tadi dapat bagian membersihkan meja dan mencuci bekas mereka makan. Ara juga membantu mereka, sedangkan Vanya hanya duduk santai.


"Cepat dong, lama bangat sih. Gue udah mau pulang" Ketus Vanya


"Kalau mau cepat, ya loo bantuin kita. Bukan malah duduk-duduk santai" Sinis Vani


"Suka-suka gue lah" Jawab Vanya dengan ketus


"Ya kalau gak mau bantu, diam aja gak usah banya protes. Udah kaya boss aja loo" Ucap Vina gak kalah ketus


"Loo gak tau ya gue orang terkaya nomor 7 di negara ini, jadi gak level bantu-bantu" Sinis Vanya


"Baru juga nomor 7, gak nomor 1" Jawab Vani


"Ya gapapa, dari pada loo loo pada miskin, udah miskin, gak tau diri lagi" Sinis Vanya


"Loo ya" Ucap Vani sambil mengangkat tangannya untuk menyerang Vanya


"Udah-udah" Lerai Ara


"Udah selesai juga kok, yuk kita pulang" Lanjutnya lagi dan di balas anggukan mereka semua.


Setelah itu mereka menaruh barang-barang mereka semua di dalam mobil. Setelah selesai menaruh barang-barang, mereka segera masuk kedalam mobil, sebelum mereka semua pergi Ara menyampaikan kepada mereka untuk mampi dulu ke rumah Ara.


"Mampir dulu ke rumah ya, kita makan siang bareng di rumah" Pesan Ara


"Ogah bangat makan di rumah loo" Ucap Vanya dengan gaya sombongnya


"Emang kenapa kalau makan di rumah gue?" Tanya Ara


"Ya gak level lah, secara kan loo miskin. Gak munkin mampu buat beri kita makan enak. Apalagi kita banyak kaya gini, pasti loo melarat" Jawab Vanya dengan sombongnya


"Ohh gitu? ya gapapa kalo loo gak mau" Ucap Ara


"Yang mau aja ya, yang gak mau gak papa" Lanjutnya lagi dan di balas anggukan kepala mereka semua, setelah itu mereka langsung pulang ke Jakarta.







To Be Continued